Kompas.com - 26/05/2021, 07:22 WIB
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pekerja dalam vaksinasi Gotong Royong di PT Pan Brothers Tbk. (PBRX), Tangerang Kota, Rabu (19/5/2021). Sebanyak 3.000 karyawan PT Pan Brothers Tbk. (PBRX) akan mendapatkan vaksin Covid-19 Gotong Royong secara bertahap. Pelaksanaan program vaksinasi tahap pertama tersebut merupakan bagian dari kick-off Vaksinasi Gotong Royong COVID-19 untuk pekerja yang diprakarsai Kamar Dagang Indonesia (Kadin) pada 18 perusahaan yang ditinjau secara virtual oleh Presiden Joko Widodo. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pekerja dalam vaksinasi Gotong Royong di PT Pan Brothers Tbk. (PBRX), Tangerang Kota, Rabu (19/5/2021). Sebanyak 3.000 karyawan PT Pan Brothers Tbk. (PBRX) akan mendapatkan vaksin Covid-19 Gotong Royong secara bertahap. Pelaksanaan program vaksinasi tahap pertama tersebut merupakan bagian dari kick-off Vaksinasi Gotong Royong COVID-19 untuk pekerja yang diprakarsai Kamar Dagang Indonesia (Kadin) pada 18 perusahaan yang ditinjau secara virtual oleh Presiden Joko Widodo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, dugaan 27 kasus kematian akibat vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac tidak terbukti.

Berdasarkan hasil investigasi Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), semua kasus kematian itu tidak terkait dengan vaksin.

"Ada 27 kasus kematian yang diduga terkait dengan vaksin Sinovac. Tapi, setelah diinvestigasi, kematian tersebut tidak terkait vaksinasi," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: 30 Orang Meninggal Usai Vaksinasi Covid-19, Komnas KIPI Sebut karena Penyakit Jantung hingga Diabetes

Menurut Wiku, dari 27 kematian, 10 kasus terjadi akibat infeksi Covid-19. Kemudian, 14 kasus akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Sementara satu kasus karena gangguan fungsi ginjal secara mendadak dan dua orang lainnya karena diabetes melitus serta hipertensi yang tidak terkontrol.

Terkait hasil investigasi, Wiku mengatakan, tahapan pra-vaksinasi menjadi penting dan krusial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dalam tahap itu, vaksinator memastikan vaksin diberikan kepada individu yang benar-benar dalam kondisi sehat. Selain memastikan prosedur medis, langkah ini juga untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Ia menekankan, sebelum divaksinasi, penerima vaksin berhak mendapat sejumlah pelayanan, seperti screening riwayat penyakit, kontak erat, perjalanan, dan konsumsi obat. Kemudian, pemeriksaan tanda vital, seperti tekanan darah.

"Komunikasi terkait keamanan vaksin untuk meningkatkan rasa aman pasien dan penyediaan fasilitas untuk memberikan kenyamanan kepada pasien, seperti bilik khusus kepada pasien berhijab dan posisi penyuntikan yang nyaman," ujar Wiku.

Baca juga: 3 Orang Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Ini Penjelasan Komnas KIPI

Wiku menyebutkan, berbagai kejadian ikutan pasca-imunisasi yang ditemukan di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi vaksinasi ke depan.

"Baik untuk peningkatan kualitas pelayanan maupun pengingat bagi masyarakat untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuhnya sebelum menerima vaksin," kata dia.

Adapun jumlah warga yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 10.125.480 orang pada Selasa (25/5/2021).

Masyarakat yang divaksin yakni dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia. Mereka adalah sasaran pada program vaksinasi tahap kedua.

Sedangkan jumlah warga yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 15.330.306 orang. Pada vaksinasi tahap kedua, pemerintah menargetkan 40.349.049 orang sebagai sasaran vaksinasi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Eksekusi Mantan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria ke Lapas Sukamiskin

KPK Eksekusi Mantan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria ke Lapas Sukamiskin

Nasional
Mensos Sebut Bansos Tunai Tak Lagi Dilanjutkan

Mensos Sebut Bansos Tunai Tak Lagi Dilanjutkan

Nasional
Polri Pastikan Kasus Penistaan Agama dengan Tersangka Muhammad Kece Tetap Diproses

Polri Pastikan Kasus Penistaan Agama dengan Tersangka Muhammad Kece Tetap Diproses

Nasional
Menpan RB: Penundaan SKD Diupayakan Tak Ubah Jadwal Tes CPNS Keseluruhan

Menpan RB: Penundaan SKD Diupayakan Tak Ubah Jadwal Tes CPNS Keseluruhan

Nasional
Pasal Integrasi Lembaga Riset dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Pasal Integrasi Lembaga Riset dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Nasional
Kepala LAN: Birokrasi Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama untuk Tingkatkan Efektivitas

Kepala LAN: Birokrasi Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama untuk Tingkatkan Efektivitas

Nasional
Koopgabsus Tricakti TNI Sebut 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Koopgabsus Tricakti TNI Sebut 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Nasional
Propam Tunggu Izin MA untuk Periksa Irjen Napoleon atas Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Propam Tunggu Izin MA untuk Periksa Irjen Napoleon atas Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Nasional
Ombudsman Temukan Masalah Pendataan Terkait Vaksinasi Covid-19

Ombudsman Temukan Masalah Pendataan Terkait Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kemenkes Pastikan Jemaah Umrah Akan Dapat 'Booster' Vaksin Covid-19

Kemenkes Pastikan Jemaah Umrah Akan Dapat "Booster" Vaksin Covid-19

Nasional
Ombudsman Minta Koordinasi Terkait Distribusi Vaksin Covid-19 Dibenahi

Ombudsman Minta Koordinasi Terkait Distribusi Vaksin Covid-19 Dibenahi

Nasional
Pratu Ida Bagus Gugur Ditembak Saat Amankan Pendaratan Heli untuk Angkut Jenazah Nakes

Pratu Ida Bagus Gugur Ditembak Saat Amankan Pendaratan Heli untuk Angkut Jenazah Nakes

Nasional
Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Nasional
Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Nasional
Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.