Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UPDATE: Sebaran 5.907 Kasus Baru Covid-19, Jawa Barat Catat 1.420 Kasus

Kompas.com - 24/05/2021, 17:28 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali melaporkan informasi perkembangan kasus harian Covid-19, pada Senin (24/5/2021).

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, tercatat ada 5.907 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Sehingga secara akumulatif ada 1.781.127 kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga hari ini.

Baca juga: UPDATE: Tambah 5.907 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.781.127

Penambahan kasus didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 65.469 spesimen dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data satgas, kasus baru Covid-19 tersebar di 31 provinsi.

Terdapat, tiga provinsi yang tidak memiliki penambahan kasus baru Covid-19, yaitu Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Maluku.

Dari data yang sama, tercatat juga lima provinsi dengan penambahan kasus yang tinggi.

Kelima provinsi itu, yakni Jawa Barat 1.420 kasus baru, Jawa Tengah 905 kasus baru, DKI Jakarta 819 kasus baru, Riau 665 kasus baru, dan Kepulauan Riau 247 kasus baru.

Baca juga: UPDATE 24 Mei: Tambah 5.234, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 1.638.279

Per hari ini, pemerintah juga mencatat ada penambahan 5.234 pasien yang dinyatakan sembuh. Dengan demikian, total pasien sembuh dari Covid-19 ada 1.638.279 orang.

Selain itu, ada juga penambahan 127 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Hal ini membuat jumlah kasus kematian akibat Covid-19 menjadi 49.455 orang.

Berikut ini data sebaran kasus baru Covid-19 di Indonesia pada 24 Mei 2021:

1. Jawa Barat: 1.420 kasus baru

2. Jawa Tengah: 905 kasus baru

3. DKI Jakarta: 819 kasus baru

4. Riau: 665 kasus baru

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Beragam Respons Kubu Prabowo-Gibran soal 'Amicus Curiae' Megawati dan Sejumlah Tokoh Lain

Beragam Respons Kubu Prabowo-Gibran soal "Amicus Curiae" Megawati dan Sejumlah Tokoh Lain

Nasional
Yusril Harap Formasi Kabinet Prabowo-Gibran Tak Hanya Pertimbangkan Kekuatan di DPR

Yusril Harap Formasi Kabinet Prabowo-Gibran Tak Hanya Pertimbangkan Kekuatan di DPR

Nasional
Eks Ajudan Ungkap Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan Anak SYL

Eks Ajudan Ungkap Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan Anak SYL

Nasional
Yusril Bilang KIM Belum Pernah Gelar Pertemuan Formal Bahas Kabinet Prabowo

Yusril Bilang KIM Belum Pernah Gelar Pertemuan Formal Bahas Kabinet Prabowo

Nasional
Yusril Nilai Tak Semua Partai Harus Ditarik ke Kabinet Prabowo Kelak

Yusril Nilai Tak Semua Partai Harus Ditarik ke Kabinet Prabowo Kelak

Nasional
Cara Urus Surat Pindah Domisili

Cara Urus Surat Pindah Domisili

Nasional
Tanggal 20 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 20 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi 'Amicus Curiae' di MK

TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi "Amicus Curiae" di MK

Nasional
Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Nasional
Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Nasional
PAN Minta 'Amicus Curiae' Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

PAN Minta "Amicus Curiae" Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

Nasional
KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

Nasional
Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Nasional
Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com