Kompas.com - 22/05/2021, 15:36 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran Metro Jaya dan Kapolres Jakarta Utara, Guru Arif Darmawan mendatangi posko tes swab antigen bagi pemudik di RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (19/5/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITAGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran Metro Jaya dan Kapolres Jakarta Utara, Guru Arif Darmawan mendatangi posko tes swab antigen bagi pemudik di RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (19/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Maman Abdurrahman tidak heran nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto unggul dalam survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Kami dari awal enggak terlalu surprise kalau lihat peta-peta itu,” kata Maman dalam konferensi pers bertajuk “Sumber Kepemimpinan Nasional: Menuju 2024”, Sabtu (22/5/2021).

Hal itu disebabkan, menurut dia, Anies sudah dikenal sejak mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Di sisi lain, DKI Jakarta yang merupakan ibu kota Indonesia selalu mendapat sorotan dari masyarakat.

“Karena DKI epicentrum, jadi pada saat beliau maju sebagai cagub tentu akan menjadi perhatian seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Baca juga: Survei ARSC Capres 2024: Elektabilitas Anies 17,01 Persen, Prabowo 14,31 Persen, Ganjar 11,25 Persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara untuk Prabowo, Maman menambahkan, nama Menteri Pertahanan itu sudah lama diketahui publik karena sudah tiga kali maju dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres).

Ia menilai Prabowo sudah memiliki bekal panjang untuk menggalang elektabiilitas.

“Jadi kami tidak terlalu kaget, begitu juga dengan Pak Prabowo, beliau sudah maju sebagai calon presiden dari 3 periode lalu artinya beliau sudah cukup punya waktu panjang galang kekuatan,” ujarnya.

Hasil survey ARSC juga menyatakan Partai Golkar berada di urutan keempat dengan angka 10,40 persen. Terkait hal ini, Maman mengaku partainya tidak pernah pusing memikirkan hasil survei.

Sebab, ia mengatakan, masih ada faktor figur dari calon legislatif yang akan mempengaruhi perolehan suara menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Ketua MPR: Permasalahan Kesetaraan Gender Harus Segera Diselesaikan

Wakil Ketua MPR: Permasalahan Kesetaraan Gender Harus Segera Diselesaikan

Nasional
Survei Sebut Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Presiden Tiga Periode, Jokpro 2024: Cepat atau Lambat, Partai Lain Akan Bergabung

Survei Sebut Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Presiden Tiga Periode, Jokpro 2024: Cepat atau Lambat, Partai Lain Akan Bergabung

Nasional
Kemenkes: Penurunan Kasus Covid-19 di Indonesia Belum Capai Ketentuan WHO

Kemenkes: Penurunan Kasus Covid-19 di Indonesia Belum Capai Ketentuan WHO

Nasional
Masyarakat yang Tidak Punya NIK Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19 dengan Disdukcapil

Masyarakat yang Tidak Punya NIK Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19 dengan Disdukcapil

Nasional
Tanggapi Arteria soal Pesawat Kepresidenan, Demokrat: Keliru jika Salahkan SBY, Harusnya Berterima Kasih

Tanggapi Arteria soal Pesawat Kepresidenan, Demokrat: Keliru jika Salahkan SBY, Harusnya Berterima Kasih

Nasional
Menko PMK Minta Puskesmas Siapkan Obat Antivirus dan Oksigen untuk Pasien Covid-19

Menko PMK Minta Puskesmas Siapkan Obat Antivirus dan Oksigen untuk Pasien Covid-19

Nasional
Cegah Penurunan Populasi Ikan Selar Bentong, Kementerian KP Lakukan Penelitian

Cegah Penurunan Populasi Ikan Selar Bentong, Kementerian KP Lakukan Penelitian

Nasional
Soal Informasi Bantuan Kuota Internet, Nadiem: Harus Resmi dari Kemendikbud, Bersumber dari Satu Situs

Soal Informasi Bantuan Kuota Internet, Nadiem: Harus Resmi dari Kemendikbud, Bersumber dari Satu Situs

Nasional
Anies Bolehkan Warga yang Sudah Divaksin Pergi ke Mana Saja, Ini Kata Kemenkes

Anies Bolehkan Warga yang Sudah Divaksin Pergi ke Mana Saja, Ini Kata Kemenkes

Nasional
Calon Hakim Agung Ini Nilai Terlalu Banyak OTT KPK Akan Berdampak ke Investasi

Calon Hakim Agung Ini Nilai Terlalu Banyak OTT KPK Akan Berdampak ke Investasi

Nasional
Diperiksa KPK Terkait Kasus Pengaturan Proyek di Indramayu, Dedi Mulyadi: Ada 3 Pertanyaan

Diperiksa KPK Terkait Kasus Pengaturan Proyek di Indramayu, Dedi Mulyadi: Ada 3 Pertanyaan

Nasional
Anies-AHY Paling Dipilih Rakyat Versi Survei, PPP: Biasa Saja, Survei Bukan Cerminan Hasil Pemilu

Anies-AHY Paling Dipilih Rakyat Versi Survei, PPP: Biasa Saja, Survei Bukan Cerminan Hasil Pemilu

Nasional
Kemendikbud Ristek Kembali Beri Bantuan Kuota, Begini Syaratnya

Kemendikbud Ristek Kembali Beri Bantuan Kuota, Begini Syaratnya

Nasional
Calon Hakim Agung Ini Nilai Restorastive Justice Pendekatan Utama Selesaikan Pidana Anak

Calon Hakim Agung Ini Nilai Restorastive Justice Pendekatan Utama Selesaikan Pidana Anak

Nasional
Lonjakan Kasus Covid-19 di NTB, Sumbawa Disebut Kekurangan Dokter

Lonjakan Kasus Covid-19 di NTB, Sumbawa Disebut Kekurangan Dokter

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X