767 WNI Terinfeksi Covid-19 di Singapura, 741 Sembuh, 2 Meninggal

Kompas.com - 19/05/2021, 15:03 WIB
Terowongan atau Underpass Stasiun MRT Orchard yang biasanya ramai dijejali pengunjung pada akhir pekan terlihat lenggang pada hari pertama penerapan lockdown parsial di Singapura (16/5/2021). Lockdown diberlakukan setelah memburuknya penyebaran Covid-19 terutama angka kasus komunal di masyarakat sejak 27 April 2021 KOMPAS.com/ERICSSENTerowongan atau Underpass Stasiun MRT Orchard yang biasanya ramai dijejali pengunjung pada akhir pekan terlihat lenggang pada hari pertama penerapan lockdown parsial di Singapura (16/5/2021). Lockdown diberlakukan setelah memburuknya penyebaran Covid-19 terutama angka kasus komunal di masyarakat sejak 27 April 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengatakan, saat ini, tercatat 767 Warga Negara Indonesia (WNI) terinfeksi Covid-19 di Singapura.

"Sejauh ini hanya 767 kasus WNI yang terinfeksi, di mana 741 itu sembuh, 2 orang meninggal dan 24 dalam perawatan," kata Suryopratomo dalam diskusi secara virtual, Rabu (19/5/2021).

Suryo mengatakan, jumlah WNI yang terinfeksi Covid-19 di Singapura tersebut sedikit, karena masyarakat Indonesia mudah beradaptasi dan mematuhi aturan protokol kesehatan.

"Ini menunjukkan bahwa sebetulnya kalau dikatakan bisa tidak orang Indonesia disiplin, bisa tidak orang Indonesia taat aturan, bisa. Buktinya kalau kita sedang berada di luar negeri ya orang Indonesia mau," ujarnya.

Baca juga: Potret Lockdown Kedua Singapura, Sunyi Senyap pada Hari Pertama

Lebih lanjut, Suryo berharap, selain WNI di Singapura, masyarakat di Tanah Air juga dapat mematuhi protokol kesehatan yang telah disepakati bersama dalam menekan penularan virus Corona.

Ia mencontohkan, perilaku masyarakat Singapura yang menghormati petugas penanganan Covid-19 meski mendapat teguran karena lalai menerapkan protokol kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini yang harus kita bangun, karena kalau kita menjadi masyarakat seperti sekarang, mudah memaki bahkan ketika diingatkan petugas bisa marah-marah kepada petugas, menurut saya kita tidak pernah akan menjadi bangsa yang maju, bangsa yang disiplin, bangsa yang bertanggung jawab," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

Nasional
1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

Nasional
Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Nasional
KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

Nasional
Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Nasional
Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Nasional
KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

Nasional
Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Nasional
Jokowi: Enggak Apa-apa Vaksinasi Pertama Dulu, tapi PTM Terbatas...

Jokowi: Enggak Apa-apa Vaksinasi Pertama Dulu, tapi PTM Terbatas...

Nasional
Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data

Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data

Nasional
Mendagri Harap Penyelenggaraan Pemilu 2024 Berjalan Presisi

Mendagri Harap Penyelenggaraan Pemilu 2024 Berjalan Presisi

Nasional
Kelakar Siswa Saat Bincang Virtual dengan Jokowi: Senang Sampai Terbawa Mimpi, Pak

Kelakar Siswa Saat Bincang Virtual dengan Jokowi: Senang Sampai Terbawa Mimpi, Pak

Nasional
Kemenpan RB Soroti Ada ASN yang Memilih Profesinya Karena Alasan Aman dan PHK Kecil

Kemenpan RB Soroti Ada ASN yang Memilih Profesinya Karena Alasan Aman dan PHK Kecil

Nasional
UPDATE 16 September: Spesimen Covid-19 yang Diperiksa dalam Sehari di Bawah 100.000

UPDATE 16 September: Spesimen Covid-19 yang Diperiksa dalam Sehari di Bawah 100.000

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.