Satgas: 264 Pelaku Perjalanan Saat Operasi Ketupat Positif Covid-19

Kompas.com - 18/05/2021, 15:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, hingga saat ini ada 264 pelaku perjalanan yang positif tertular Covid-19.

Jumlah itu setara dengan 0,34 persen dari keseluruhan data pelaku perjalanan yang dipantau Satgas.

"Berdasarkan hasil laporan pelaskanaan operasi ketupat per 15 Mei 2021, telah ada sebanyak 419.969 kendaraan yang diputar balik arah. Sedangkan untuk testing sudah dilaksanakan sebanyak 77.068 kali," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/5/2021).

"Yang mana ditemukan 264 diantaranya positif atau hanya 0,34 persen dari pelaku perjalanan," lanjutnya.

Meski demikian, dia menyebutkan pemerintah terus memperbaharui data di lapangan dan berusaha menginformasikan secara aktual kepada masyarakat.

Baca juga: Sehari Usai Larangan Mudik Berakhir, Terminal Poris Plawad Dipenuhi Penumpang

Wiku melanjutkan, Satgas Covid-19 pusat selalu melakukan koordinasi rutin per minggu dengan setiap satgas daerah terkait perkembangan pengendalian Covid-19.

Dalam koordinasi itu melibatkan pula unsur TNI/Polri yang menjadi petugas di lapangan dalam memantau pelaku perjalanan.

Diberitakan sebelumnya, meski ada larangan, namun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 1,5 juta orang lebih pergi meninggalkan Jabodetabek di masa pendiadaan mudik.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, para pelaku perjalanan tersebut keluar menujuabeberapa wilayah baik yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera.

"Dari posko monitoring, kami mendapat data 1,5 juta orang lebih keluar dari Jabodetabek. Mereka menuju ke beberapa wilayah, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera via Lampung khusus untuk perjalanan darat," ucap Adita dalam Konferensi Pers Antisipasi Mobilitas Penduduk Pasca-Idul Fitri 1442 di Youtube BNPB, Kamis (13/5/2021).

Baca juga: Kelurahan Cipete Selatan Data Penghuni Kos dan Kontrakan yang Kembali dari Mudik

Menurut Adita, dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 di beberapa wilayah, terutama Sumatera, Kemenhub bersama jajaran instansi lainnya telah sepakat untuk mengambil langkah antisipasi di masa arus balik.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, diprediksi akan ada total sekitar 1,5 juta pelaku perjalanan yang kembali ke wilayah Jabodetabek.

"Ini yang perlu dikelola perjalanan balik ke Jabodetabek. Oleh karenanya kami antisipasi mobilisasi kendaraan roda empat dan roda dua di jalur tol maupun arteri,” kata Istiono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Eks Pegawai Tawarkan Bantuan ke KPK untuk Cari Harun Masiku

Ketika Eks Pegawai Tawarkan Bantuan ke KPK untuk Cari Harun Masiku

Nasional
Munculnya Partai Mahasiswa Indonesia yang Kini Dipersoalkan Parkindo 1945

Munculnya Partai Mahasiswa Indonesia yang Kini Dipersoalkan Parkindo 1945

Nasional
KPK-Kejaksaan Disarankan Punya Standar Hukuman Berat Bagi Koruptor

KPK-Kejaksaan Disarankan Punya Standar Hukuman Berat Bagi Koruptor

Nasional
Sederet Aturan Baru Penulisan Nama di Dokumen Kependudukan: Tak Boleh Lebihi 60 Huruf-Dilarang Disingkat

Sederet Aturan Baru Penulisan Nama di Dokumen Kependudukan: Tak Boleh Lebihi 60 Huruf-Dilarang Disingkat

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, 171 Daerah Berstatus Level 1

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, 171 Daerah Berstatus Level 1

Nasional
[POPULER NASIONAL] Aturan Baru Penulisan Nama di E-KTP | 'Basa-basi Politik' Jokowi ke Ganjar

[POPULER NASIONAL] Aturan Baru Penulisan Nama di E-KTP | "Basa-basi Politik" Jokowi ke Ganjar

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, 41 Daerah Berstatus Level 1 Termasuk Jabodetabek

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, 41 Daerah Berstatus Level 1 Termasuk Jabodetabek

Nasional
Ambisi Cak Imin Jadi Capres, Antara Guyon Politik dan Elektabilitas Minim

Ambisi Cak Imin Jadi Capres, Antara Guyon Politik dan Elektabilitas Minim

Nasional
Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Selama 2 Pekan

Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Selama 2 Pekan

Nasional
Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Jawa-Bali Selama 2 Minggu

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Jawa-Bali Selama 2 Minggu

Nasional
Pemerintah Didesak Tegas Copot Aparat yang Loyo dalam Berantas Korupsi

Pemerintah Didesak Tegas Copot Aparat yang Loyo dalam Berantas Korupsi

Nasional
Komnas HAM Harap 10 Prajurit TNI Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia Langkat Diproses Transparan

Komnas HAM Harap 10 Prajurit TNI Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia Langkat Diproses Transparan

Nasional
'Ojo Kesusu' dan Jokowi yang Terburu-buru

"Ojo Kesusu" dan Jokowi yang Terburu-buru

Nasional
Berharap 3 'Peluru' dari Pemerintah untuk Buat Koruptor Kapok

Berharap 3 "Peluru" dari Pemerintah untuk Buat Koruptor Kapok

Nasional
Semangat Kebangkitan Bersama

Semangat Kebangkitan Bersama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.