Bentrok Israel-Palestina, PPP Harap Pemerintah Tak Lagi Berniat Jalin Hubungan Diplomatik dengan Israel

Kompas.com - 10/05/2021, 18:46 WIB
Kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021. AFP PHOTO/AHMAD GHARABLIKepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani meminta  pemerintah tidak ada lagi yang berpikir tentang menjalin hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel.

Menurutnya, langkah itu harus dipertegas meskipun hubungan diplomatik tersebut memiliki manfaat ekonomi bagi Indonesia.

"Agar seluruh elemen pemerintah tidak ada lagi yang berpikir tentang menjalin hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel. Meskipun hubungan diplomatik seperti itu bisa jadi ada manfaat ekonomisnya bagi Indonesia," kata Arsul dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Adapun hal tersebut disampaikannya untuk menyikapi tindak kekerasan yang dilakukan aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina, khususnya umat Islam yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Arsul menilai, tindakan kekerasan brutal yang berulang terhadap warga Palestina merupakan watak asli pemerintahan Israel yang tidak peduli terhadap concern di dunia internasional.

"Karenanya, jika masih ada unsur-unsur pemerintahan yang berpikir tentang opsi membuka hubungan diplomatik dengan Israel atau bahkan jika ada yang diam-diam melakukan hubungan-hubungan dengan Israel, maka mereka itu melupakan salah satu cita-cita bernegara yang tercantum dalam UUD 1945," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cita-cita UUD 1945 yang dimaksud yaitu melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi, kemerdekaan dan keadilan sosial.

Baca juga: Polisi Israel Bentrok Lagi dengan Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa, 180 Terluka

Lebih lanjut, Anggota Komisi III DPR itu meminta pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri tidak hanya berhenti pada pernyataan mengecam atau mengutuk keras tindak kekerasan Israel.

Hal itu perlu dilakukan sebagai bentuk konsisten dukungan dan solidaritas terhadap umat Islam di Palestina.

Arsul meminta, pemerintah Indonesia terus melakukan langkah-langkah penggalangan diplomatik untuk menekan Israel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.