Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/05/2021, 12:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 76 orang warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) berhasil dibebaskan setelah disekap oleh pihak perusahaan di Kamboja.

Mereka disekap di Kota Chrey Thum, Provinsi Kandal, Kamboja.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Minggu (9/5/2021), berdasarkan wawancara yang dilakukan KBRI Phnom Penh, para WNI PMI itu diduga kuat merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Mereka menjadi TPPO melalui cara penipuan, ancaman denda, dan penyekapan.

"Perusahaan tempat PMI bekerja juga tidak merespons positif komunikasi yang dilakukan oleh KBRI Phnom Penh," demikian pernyataan tertulis dalam situs tersebut.

Adapun pembebasan dilakukan setelah KBRI Phnom Penh berkoordinasi dengan Kepolisian Nasional Kamboja.

Para WNI PMI tersebut dievakuasi ke tempat aman yang ada di Pnom Penh dalam dua gelombang.

Pertama pada 3 Mei 2021 sebanyak 17 orang dan pada 8 Mei 2021 sebanyak 59 orang.

"Saat ini para WNI dalam keadaan sehat dan telah menjalani protokol kesehatan berupa tes PCR dan sedang menjalani karantina 14 hari," tulis keterangan tersebut.

Selanjutnya, KBRI Phnom Penh juga berkoordinasi dengan Kepolisian Nasional Kamboja untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai hukum setempat.

Selain itu, Kemlu dan KBRI Phnom Penh akan terus mengawal kasus tersebut, termasuk memenuhi hak-hak para PMI dan memfasilitasi pemulangan mereka ke Indonesia.

"Kemlu juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum Indonesia untuk penindakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggungjawab memberangkatkan para PMI ke Kamboja," tegas pernyataan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Dorong Masyarakat Lebih Sering Pakai Kebaya, tapi Tak Perlu Dipaksa

Jokowi Dorong Masyarakat Lebih Sering Pakai Kebaya, tapi Tak Perlu Dipaksa

Nasional
Pimpin Sidang AIPA Ke-44, Puan Ajak Anggota Kedepankan Semangat ASEAN Solidarity

Pimpin Sidang AIPA Ke-44, Puan Ajak Anggota Kedepankan Semangat ASEAN Solidarity

Nasional
Menlu Pastikan Kontingan Indonesia yang Ikuti Jambore di Korea Selatan Aman

Menlu Pastikan Kontingan Indonesia yang Ikuti Jambore di Korea Selatan Aman

Nasional
UU Ciptaker Dorong Skema Kemitraan bagi UMKM

UU Ciptaker Dorong Skema Kemitraan bagi UMKM

Nasional
Bicara Perubahan, Anies Baswedan Singgung Harga-harga yang Mahal

Bicara Perubahan, Anies Baswedan Singgung Harga-harga yang Mahal

Nasional
Pecahkan Rekor Pergelaran Angklung Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Guinness World Records

Pecahkan Rekor Pergelaran Angklung Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Guinness World Records

Nasional
Menkes Bertemu Elon Musk, Bahas Kerja Sama Akses Internet di Puskesmas Terpencil

Menkes Bertemu Elon Musk, Bahas Kerja Sama Akses Internet di Puskesmas Terpencil

Nasional
Tersangka Pembunuh Mahasiswa UI Diklaim Anak yang Tergolong Pintar

Tersangka Pembunuh Mahasiswa UI Diklaim Anak yang Tergolong Pintar

Nasional
Momen Menkeu Sri Mulyani dan Menlu Retno Jalan di Catwalk 'Istana Berkebaya'

Momen Menkeu Sri Mulyani dan Menlu Retno Jalan di Catwalk "Istana Berkebaya"

Nasional
Hina Jokowi, Rocky Gerung Digugat ke PN Jaksel

Hina Jokowi, Rocky Gerung Digugat ke PN Jaksel

Nasional
KPK Sebut Kongkalikong Bagi-bagi 'Kue' Sudah Dilakukan Sejak Bahas RAPBD

KPK Sebut Kongkalikong Bagi-bagi "Kue" Sudah Dilakukan Sejak Bahas RAPBD

Nasional
Usai Kabasarnas Tersangka, KPK Tagih Fitur E-Audit ke LKPP

Usai Kabasarnas Tersangka, KPK Tagih Fitur E-Audit ke LKPP

Nasional
Buka Acara 'Istana Berkebaya' Iriana Jokowi Sampaikan Pantun

Buka Acara "Istana Berkebaya" Iriana Jokowi Sampaikan Pantun

Nasional
Memilih Pemimpin Indonesia Berpengetahuan Geopolitik Dunia

Memilih Pemimpin Indonesia Berpengetahuan Geopolitik Dunia

Nasional
Hadiri 'Istana Berkebaya', Presiden dan Pejabat Negara Kompak Pakai Baju Sadariah dan Kebaya Encim

Hadiri "Istana Berkebaya", Presiden dan Pejabat Negara Kompak Pakai Baju Sadariah dan Kebaya Encim

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com