Buka Peluang Usung Kader pada Pilpres 2024, PAN Tetap Akan Realistis

Kompas.com - 08/05/2021, 16:34 WIB
Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno, saat ditemui usai memberikan bantuan handphone dan laptop untuk siswa dan guru di wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/8/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSekjen DPP PAN Eddy Soeparno, saat ditemui usai memberikan bantuan handphone dan laptop untuk siswa dan guru di wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/8/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, partainya membuka peluang untuk mengusung kader sendiri pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

"Apakah dalam hal ini PAN akan mengusung kadernya di tahun 2024? Tentu kami tidak mau menutup pintu untuk itu, tetapi kami juga ingin melihat perkembangan yang ada saat ini," kata Eddy dalam sebuah webinar, Sabtu (8/5/2021).

Eddy menjelaskan, mengusung kader sendiri pada pemilihan presiden merupakan sebuah keistimewaan bagi partai politik mana pun.

Baca juga: UPDATE 8 Mei: Kasus Covid-19 RI Capai 1.709.762, Bertambah 6.130

Sebab, kader-kader akan memiliki semangat tinggi untuk memenangkan calon yang diusung sehingga efek elektoralnya pun akan terasa bagi partai pengusung calon presiden/wakil presiden.

PAN sendiri sebetulnya punya pengalaman mengusung kader PAN dalam pilpres, yakni Amien Rais sebagai calon presiden pada 2004 dan Hatta Rajasa pada 2014.

Namun, kata Eddy, PAN juga harus melihat situasi saat ini di mana ada tiga nama yang konsisten masuk daftar tiga tokoh dengan elektabilitas tertinggi berdasarkan hasil sejumlah survei, yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Abraham Samad Duga TWK Bertujuan Singkirkan 75 Pegawai KPK

"Ini kami pantau situasinya ke depan, bagaimana kami, apakah PAN akan mendorong kadernya sendiri? Tentu kami akan melihat situasi dan kondisi," kata Eddy.

Oleh karena itu, Eddy mengaku akan bersikap realistis.

Menurut dia, yang terpenting adalah calon yang diusung dapat memberikan efek elektoral bagi PAN, baik apabila calon tersebut kader PAN, kader partai lain, atau tokoh nonpartai.

"Tentu kami siapkan kader kami terbaik. Tetapi, kami tetap akan realistis nanti di tahun 2024 dan menjelang 2024 bagaimana PAN tetap bisa mendapatkan efek elektoral dari mengusung capres/cawapres," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Pastikan SKB UU ITE Bakal Jadi Pedoman dalam Penanganan Perkara

Polri Pastikan SKB UU ITE Bakal Jadi Pedoman dalam Penanganan Perkara

Nasional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Varian Baru Tersebar di 14 Provinsi

Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Varian Baru Tersebar di 14 Provinsi

Nasional
Perjalanan Kasus Tes Usap RS Ummi yang Libatkan Rizieq Shihab hingga Vonis Menjelang

Perjalanan Kasus Tes Usap RS Ummi yang Libatkan Rizieq Shihab hingga Vonis Menjelang

Nasional
Lonjakan Kasus Covid-19 dan Wanti-wanti Jokowi soal Disiplin Protokol Kesehatan

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Wanti-wanti Jokowi soal Disiplin Protokol Kesehatan

Nasional
Menanti Vonis Rizieq Shihab, Ini Putusan Hakim dalam Dua Perkara Sebelumnya

Menanti Vonis Rizieq Shihab, Ini Putusan Hakim dalam Dua Perkara Sebelumnya

Nasional
[POPULER NASIONAL] Menkes Sebut Pentingnya Kontrol Pandemi | Varian Delta Menular saat Berpapasan?

[POPULER NASIONAL] Menkes Sebut Pentingnya Kontrol Pandemi | Varian Delta Menular saat Berpapasan?

Nasional
Indonesia Desak Negara Anggota Gerakan Non-Blok Cari Solusi untuk Palestina

Indonesia Desak Negara Anggota Gerakan Non-Blok Cari Solusi untuk Palestina

Nasional
Heran Wartawan Terus Beritakan Pengurangan Vonis Pinangki, Jampidsus: Dari Dia Negara Dapat Mobil

Heran Wartawan Terus Beritakan Pengurangan Vonis Pinangki, Jampidsus: Dari Dia Negara Dapat Mobil

Nasional
Sita Tanah terkait Kasus Nurdin Abdullah, KPK: Masjid di Atasnya Tetap Bisa Digunakan

Sita Tanah terkait Kasus Nurdin Abdullah, KPK: Masjid di Atasnya Tetap Bisa Digunakan

Nasional
Kemendikbudristek Sebut PTM Terbatas Disesuaikan dengan Tingkat Penularan Covid-19 di Tiap Daerah

Kemendikbudristek Sebut PTM Terbatas Disesuaikan dengan Tingkat Penularan Covid-19 di Tiap Daerah

Nasional
Pimpinan Komisi III Minta Polisi yang Perkosa Remaja Dihukum Maksimal dan Kapolsek Dipecat

Pimpinan Komisi III Minta Polisi yang Perkosa Remaja Dihukum Maksimal dan Kapolsek Dipecat

Nasional
KPK Setor Uang Denda dan Pengganti dari 4 Terpidana, Salah Satunya Penyuap Juliari Batubara

KPK Setor Uang Denda dan Pengganti dari 4 Terpidana, Salah Satunya Penyuap Juliari Batubara

Nasional
Dengan Berbagai Pertimbangan, Siapa Panglima TNI Mendatang?

Dengan Berbagai Pertimbangan, Siapa Panglima TNI Mendatang?

Nasional
Kemenkumham Ambil Alih Pengelolaan Pasar Babakan Kota Tangerang

Kemenkumham Ambil Alih Pengelolaan Pasar Babakan Kota Tangerang

Nasional
Eks Direktur Teknik Garuda Divonis 8 Tahun Penjara

Eks Direktur Teknik Garuda Divonis 8 Tahun Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X