Komisi I DPR Rapat dengan Panglima TNI dan KSAL, Bahas Tenggelamnya KRI Nanggala-402

Kompas.com - 06/05/2021, 14:33 WIB
KRI Nanggala-402 DispenalKRI Nanggala-402
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi I DPR menggelar rapat kerja dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono guna membahas musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402, Kamis (6/5/2021).

"Rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Panglima TNI hari ini dan juga dengan Kepala Staf Angkatan Laut dengan agenda mendengarkan penjelasan yang pertama berkaitan dengan peristiwa KRI Nanggala 402, kami mohon penjelasan secara komprehensif," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari selaku pemimpin rapat.

Selain penjelasan soal tenggelamnya KRI Nanggala-402, rapat juga akan membahas kondisi terkini alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AL dan rencana modernisasi alutsista TNI AL khususnya kapal selam.

Baca juga: Puan Sebut Insiden KRI Nanggala-402 sebagai Introspeksi Siapkan Sistem Pertahanan yang Andal

Panglima dan Komisi I bersepakat agar pembahasan mengenai peristiwa tenggalamnya KRI Nanggala-402 terbuka bagi publik.

Namun, topik lainnya akan dibahas secara tertutup jika dinilai bukan menjadi konsumsi publik.

"Bagian pertama yang bisa disampaikan untuk konsumsi publik. Kemudian nanti akan dilanjutkan dengan bagian kedua yang sifatnya mungkin sudah sangat spesifik, oleh karenanya yang bisa membagi adalah Pak Panglima dan Pak Kasal sendiri," kata Kharis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun sebelum rapat dimulai, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengajak seluruh peserta rapat untuk mendoakan para prajurit yang gugur dalam insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Baca juga: ICW Harap Ada Kejelasan Penanggung Jawab soal KRI Nanggala-402 demi Perbaikan

Seperti diketahui, KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam pada Minggu (25/4/2021) setelah sempat dinyatakan hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/4/2021).

Sebanyak 53 personel KRI Nanggala-402 pun dinyatakan gugur dalam peristiwa tersebut.

Saat ini, TNI AL tengah berupaya untuk mengangkat badan KRI Nanggalan-402 yang tenggelam.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.