Kompas.com - 05/05/2021, 14:03 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen (Pol) Istiono bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melepas tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat 2021, Rabu (5/5/2021). Dokumen Divisi Humas PolriKepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen (Pol) Istiono bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melepas tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat 2021, Rabu (5/5/2021).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen (Pol) Istiono bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melepas tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat 2021.

Dalam Operasi Ketupat 2021 ini, Korlantas Polri mengerahkan 166.734 personel.

Ratusan ribu personel itu berasal dari Mabes Polri 834 orang, polda jajaran 93.336 orang, serta instansi terkait 72.564 orang.

Baca juga: Korlantas Polri Luncurkan Aplikasi SINAR, Perpanjang SIM Cukup Lewat Handphone

"Semua tindakan di lapangan, sinergitas ini penting kita kelola sama-sama laksanakan di lapangan dan hari ini kita berangkatkan pengendalian di lapangan dengan Pamatwil bagian masing-masing, dari Kemenhub ada, dari pembina jalan tol jasa marga, dari jasa raharja juga ada, melapis untuk sinergi saling menguatkan pelaksanaan operasi ketupat ini benar-benar terlaksana dengan baik," kata Istiono di halaman NTMC Polri, Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).

Ia betul-betul berharap kebijakan larangan mudik Lebaran yang telah ditetapkan pemerintah dapat berjalan lancar.

Karena itu, Istiono menegaskan pentingnya sinergi antar-kementerian/lembaga.

"Kalau sinergitas dari awal sudah bagus, pengorganisasian sudah bagus saya pikir tinggal komitmen kita laksanakan sama-sama. Saya pikir dengan tekat kebersamaan tadi, mudah-mudahan berjalan dengan aman dan lancar," ujar dia.

Baca juga: Menhub: Perjalanan Logistik Tetap Diperbolehkan Selama Masa Pelarangan Mudik Lebaran 2021

Budi Karya sepakat bahwa sinergi antarinstansi diperlukan dalam mengelola mobilitas masyarakat di masa peniadaan mudik Lebaran.

Ia pun mengingatkan agar Polri-TNI mengutamakan pendekatan humanis, tapi tetap tegas.

"Kami sampaikan bahwa dakam rangka melakukan pengendalian lakukan dengan tegas bahwa wibawa TNI-Polri di lapangan harus tetap dijaga tapi dilakukan dengan humble dan lakukan dengan humanis," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X