Kompas.com - 04/05/2021, 21:59 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada pers usai pertemuan di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Selasa (4/5/2021). Dokumentasi/PKSPresiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada pers usai pertemuan di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra menerima kunjungan silaturahim DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima langsung Presiden PKS Ahmad Syaikhu beserta jajarannya.

Prabowo mengatakan, dalam pertemuan, kedua pimpinan partai saling bernostalgia mengenang saat bekerja sama dalam pemilihan presiden (pilpres) dan sejumlah pemilihan kepala daerah (pilkada).

Saat ini kedua partai memiliki sikap politik yang berbeda, Gerindra masuk partai koalisi pemerintah, sementara PKS di luar pemerintahan. Prabowo memastikan Gerindra dan PKS tetap berkawan dan saling menghormati. 

Baca juga: Prabowo Terima Kunjungan PKS, Bahas Komitmen Menjaga NKRI

"Kami saling menghormati, saling menegur kadang-kadang sebagai kawan, boleh koreksi dan boleh saling mengingatkan," kata Prabowo di Kantor DPP Gerindra, Selasa (4/5/2021) seperti dikutip Antara.

Selain itu, Menteri Pertahanan ini menerangkan isi pertemuan antara dirinya dan Ahmad Syaikhu.

Pertemuan tertutup tersebut membahas mengenai berbagai persoalan kebangsaan, antara lain komitmen dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Jadi PKS menyatakan komitmen terhadap Bhinneka Tunggal Ika, terhadap kebangsaan, dan akan mengutamakan keharmonisan dalam membangun negara. PKS berkomitmen untuk menjaga keutuhan negara, bersama-sama membangun negara. Saya kira itu," ucap Prabowo.

Sementara itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan bahwa salah satu tujuan kunjungan PKS ke Gerindra adalah memperkenalkan pengurus yang baru, desain logo atau lambang partai, dan mars baru PKS.

Baca juga: Pertemuan PKS dan Gerindra Singgung RUU Perlindungan Tokoh Agama

"Tadi juga Alhamdulillah (mars dan hymne) diperdengarkan (dalam pertemuan) dan Alhamdulillah, tadi responsnya luar biasa dari Pak Prabowo," tutur Syaikhu.

Sebelumnya, DPP PKS melakukan kunjungan silaturahim ke sejumlah partai politik dan organisasi massa. Seperti Partai Demokrat, PDI-P, Partai Golkar, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kakorlantas: Puncak Arus Balik Libur Lebaran Akhir Pekan, 1,5 Juta Pemudik Kembali

Kakorlantas: Puncak Arus Balik Libur Lebaran Akhir Pekan, 1,5 Juta Pemudik Kembali

Nasional
Ini Alasan Pemerintah Tak Tambah Provinsi yang Berlakukan PPKM Mikro Usai Larangan Mudik

Ini Alasan Pemerintah Tak Tambah Provinsi yang Berlakukan PPKM Mikro Usai Larangan Mudik

Nasional
Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Nasional
Pimpinan DPR Kritik Pemprov DKI soal Kerumunan di Ancol

Pimpinan DPR Kritik Pemprov DKI soal Kerumunan di Ancol

Nasional
Tempat Wisata Ramai Pengunjung, Menko Perekonomian: Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Tempat Wisata Ramai Pengunjung, Menko Perekonomian: Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Nasional
Antisipasi Arus Balik, Kemenhub Siapkan Pos Tes Swab Antigen di Pelabuhan Bakauheni dan Gilimanuk

Antisipasi Arus Balik, Kemenhub Siapkan Pos Tes Swab Antigen di Pelabuhan Bakauheni dan Gilimanuk

Nasional
Meski Dilarang Mudik, Masyarakat Menyeberang dari Merak ke Lampung 440.014 Orang

Meski Dilarang Mudik, Masyarakat Menyeberang dari Merak ke Lampung 440.014 Orang

Nasional
UPDATE: 4.596 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 8 di Singapura

UPDATE: 4.596 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 8 di Singapura

Nasional
Kakorlantas: 600.000 Kendaraan Diputarbalikkan, 600 Travel Gelap Ditindak

Kakorlantas: 600.000 Kendaraan Diputarbalikkan, 600 Travel Gelap Ditindak

Nasional
Tahun 2021, Kemensos Targetkan Berdayakan 2.500 KK Warga Komunitas Adat Terpencil

Tahun 2021, Kemensos Targetkan Berdayakan 2.500 KK Warga Komunitas Adat Terpencil

Nasional
Kakorlantas Klaim Penyekatan Efektif, Jumlah Pemudik Turun Drastis

Kakorlantas Klaim Penyekatan Efektif, Jumlah Pemudik Turun Drastis

Nasional
BMKG: Gempa Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Getaran Dirasakan hingga Aceh

BMKG: Gempa Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Getaran Dirasakan hingga Aceh

Nasional
KM Bandar Nelayan 118 Kecelakaan di Samudera Hindia, 26 Awak Belum Diketahui Nasibnya

KM Bandar Nelayan 118 Kecelakaan di Samudera Hindia, 26 Awak Belum Diketahui Nasibnya

Nasional
Banjir Bandang di Parapat, Pimpinan Komisi II Minta Menteri LHK Evaluasi Izin Pinjam Pakai Hutan

Banjir Bandang di Parapat, Pimpinan Komisi II Minta Menteri LHK Evaluasi Izin Pinjam Pakai Hutan

Nasional
Pesan Ketum PPP Saat Halalbihalal Virtual: Terapkan Prokes agar Tak Terjadi Tsunami Covid-19

Pesan Ketum PPP Saat Halalbihalal Virtual: Terapkan Prokes agar Tak Terjadi Tsunami Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X