Baru Deklarasi, Partai Ummat Targetkan Raih Suara 2 Digit di Pemilu 2024

Kompas.com - 02/05/2021, 11:24 WIB
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais dalam acara deklarasi berdirinya Partai Ummat, Kamis (29/4/2021). YouTube.com/Amien Rais OfficialKetua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais dalam acara deklarasi berdirinya Partai Ummat, Kamis (29/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi mengungkapkan, partainya optimistis untuk ikut dalam Pemilu 2024.

Bahkan, dia menargetkan Partai Ummat mampu mengantongi perolehan suara hingga 2 digit atau lebih dari 10 persen.

"Bismillah dua digit, itu optimisme sekaligus target kami," kata Ridho dalam wawancara dengan Tribun Jogja, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Kehadiran Partai Ummat, Didirikan Amien Rais dan Dipimpin Ketum Termuda

Ridho mengatakan, partainya masih memiliki waktu 2 tahun 6 bulan hingga gelaran Pemilu pada April 2024 mendatang.

Oleh karenanya, saat ini Partai Ummat terus menyelesaikan susunan kepengurusan di 34 provinsi.

Ridho mengaku penyusunan kepengurusan partainya sangat cepat, khususnya di DI Yogyakarta dan Papua. Papua Barat bahkan melaporkan hampir 100 persen kabupaten sudah siap.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ditargetkan, susunan kepengurusan Partai Ummat rampung pada akhir bulan ini atau bulan Juni.

"Jadi kami bergegas untuk submit ke Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM) bulan depan," ujarnya.

Baca juga: Ridho Rahmadi Kaget Ditunjuk Jadi Ketum Partai Ummat, Bermula Urus TI

Meski mengakui bahwa modal utama Partai Ummat saat ini adalah optimisme, namun Ridho menyebut partainya memiliki sejumlah strategi untuk menghadapi Pemilu 2024.

Ridho mengaku akan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk menyasar generasi muda. Misalnya, membuat podcast yang kini populer di kalangan milenial.

"Saya terbayang socmed menjadi media terbesar. Dan paling besar masyarakat Indonesia main di YouTube, ada 80 juta sekian. Saya akan berangkat lewat konten hukum berupa Podcast Rakyat," kata dia.

Jika sudah resmi menjadi badan hukum, kata Ridho, partainya juga akan bergegas untuk menyapa akar rumput tulang punggung partai.

Baca juga: Politikus PAN Singgung Oligarki Partai Ummat, Waketum: Fokus Saja Partai Sendiri

Ridho menyebut safari politik itu kemungkinan akan dimulai dari Papua untuk membahas berbagai isu langsung dari sumbernya.

"Overall optimis," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM Periksa Kepala BKN Bima Haria Wibisana Besok

Komnas HAM Periksa Kepala BKN Bima Haria Wibisana Besok

Nasional
Kemenkumham Telusuri Keabsahan Data Diri Adelin lis

Kemenkumham Telusuri Keabsahan Data Diri Adelin lis

Nasional
Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Percepat Realisasi APBD Tahun 2021

Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Percepat Realisasi APBD Tahun 2021

Nasional
Politisi PDI-P Ikhsan Yunus Bantah Minta Jatah Paket Bansos ke Juliari Batubara

Politisi PDI-P Ikhsan Yunus Bantah Minta Jatah Paket Bansos ke Juliari Batubara

Nasional
Sedang Selidiki Korupsi di Pemprov Aceh, KPK Benarkan Periksa Sejumlah Pejabat

Sedang Selidiki Korupsi di Pemprov Aceh, KPK Benarkan Periksa Sejumlah Pejabat

Nasional
Ingin Populerkan 'Salam Pancasila', Megawati: Untuk Mengingatkan Kita sebagai Nasionalis yang Cinta Negara Ini

Ingin Populerkan 'Salam Pancasila', Megawati: Untuk Mengingatkan Kita sebagai Nasionalis yang Cinta Negara Ini

Nasional
Sidang Juliari, Hotma Sitompul Bantah Terima Fee Rp 3 Miliar dari Kemensos

Sidang Juliari, Hotma Sitompul Bantah Terima Fee Rp 3 Miliar dari Kemensos

Nasional
Megawati: Saya Saja Di-'lockdown' Anak-anak, Tak Boleh ke Mana-mana

Megawati: Saya Saja Di-"lockdown" Anak-anak, Tak Boleh ke Mana-mana

Nasional
Terjadi Penembakan di Dekat Rumah Kepala BIN Budi Gunawan

Terjadi Penembakan di Dekat Rumah Kepala BIN Budi Gunawan

Nasional
Jokowi: Lonjakan Kasus Covid-19 Bikin Kita Harus Bekerja Lebih Keras

Jokowi: Lonjakan Kasus Covid-19 Bikin Kita Harus Bekerja Lebih Keras

Nasional
Mendagri: Pandemi Covid-19 Tidak Bisa Kita Anggap Remeh

Mendagri: Pandemi Covid-19 Tidak Bisa Kita Anggap Remeh

Nasional
Imigrasi: Pengajuan Paspor Adelin Lis dengan Nama Hendro Leonardi Tahun 2008 Tak Terdeteksi

Imigrasi: Pengajuan Paspor Adelin Lis dengan Nama Hendro Leonardi Tahun 2008 Tak Terdeteksi

Nasional
Beri Kesaksian, Anggota DPR Ihsan Yunus Sebut Dirinya Ditanya soal Pengadaan Bansos

Beri Kesaksian, Anggota DPR Ihsan Yunus Sebut Dirinya Ditanya soal Pengadaan Bansos

Nasional
Samin Tan Didakwa Menyuap Rp 5 Miliar Terkait Kontrak Tambang Batubara

Samin Tan Didakwa Menyuap Rp 5 Miliar Terkait Kontrak Tambang Batubara

Nasional
Jokowi: Terima Kasih Doanya untuk Saya, Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Jokowi: Terima Kasih Doanya untuk Saya, Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X