KILAS

Tingkatkan Mutu SDM, KKP Gelar Pelatihan Pengolahan Ikan di 7 Kabupaten di Bali

Kompas.com - 30/04/2021, 16:22 WIB
Dokumentasi Pelatihan Pengolahan Ikan di Bali pada 27 ? 28 April 2021. Dok. Humas Kementerian Perikanan dan KelautanDokumentasi Pelatihan Pengolahan Ikan di Bali pada 27 ? 28 April 2021.

KOMPAS.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Diversifikasi Olahan Ikan bagi 300 peserta di tujuh kabupaten di Bali pada 27–28 April 2021.

Ketujuh kabupaten tersebut adalah Tabanan, Buleleng, Jembrana, Gianyar, Karangasem, Bangli, dan Badung.

Program pelatihan itu merupakan wujud upaya KKP yang ingin terus meningkatkan kompetensi dan mutu sumber daya manusia (SDM) di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam Pelatihan Pengembangan Diversifikasi Olahan Ikan, para peserta mendapatkan materi tentang cara pembuatan berbagai jenis inovasi olahan ikan yang menarik, antara lain mini crispy ikan, sotel ikan, cordon blue ikan, dan martabak ikan.

Baca juga: Petugas Loka POM Temukan Ikan Teri Berformalin di Pasar Manis Purwokerto

Kepala BRSDM Sjarief Widjaja mengatakan, olahan ikan akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam pengembangan kampung perikanan budi daya.

Untuk itu, kampung perikanan budidaya diharapkan dapat menyatukan proses perikanan dari hulu ke hilir.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Contohnya di Bali itu akan jadi Kampung Kerapu di Jembrana. Jadi, bukan hanya bagaimana nanti kita bisa menyiapkan bibit dan membesarkannya, tetapi juga bagaimana kita mengolah hasil budidaya (ikan) kerapu itu sehingga memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sjarief pun mendorong agar sejumlah kampung perikanan yang sudah ada di Bali terus diperkuat.

Baca juga: Sektor Perikanan Dinilai Menguntungkan, Pemprov Jabar Luncurkan Petani Ikan Milenial

Salah satu caranya, lanjut Sjarief, adalah dengan mengajak pemerintah daerah (pemda) setempat untuk bekerja sama meningkatkan kampung-kampung perikanan dan mendukung pengembangan kampung perikanan baru di masa depan.

“Kami berharap sinergi dari pemerintah pusat (pempus), pemda, dan tentunya penyuluh di lapangan, bisa mendorong kampung-kampung perikanan budidaya ini agar masyarakat bisa merasakan bagaimana pemerintah mendukung kegiatan usaha yang dilakukannya untuk mendukung kesejahteraan mereka,” tuturnya.

Menurut Sjarief, pelatihan pengolahan ikan tersebut tidak hanya dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat saja, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan konsumsi makan ikan.

Dokumentasi hasil masalakan dari pelatihan pengolahan ikan di Bali pada 27 ? 28 April 2021.Dok. Humas Kementerian Perikanan dan Kelautan Dokumentasi hasil masalakan dari pelatihan pengolahan ikan di Bali pada 27 ? 28 April 2021.

Hal itu sesuai dengan target angka konsumsi ikan (AKI), yaitu 62,5 kilogram per orang per tahun.

Baca juga: Menteri KKP Wahyu Sakti Ajak Milenial Menjadi Pembudidaya Udang

“Kita tahu bahwa Bali ini juga tempat wisata. Olahan ikan ini bisa dimanfaatkan sehingga turut membangkitkan ekonomi nasional. Mudah-mudahan akan muncul start-up baru di bidang kelautan dan perikanan,” ungkap Sjarief.

Ia menjelaskan, nantinya para penyuluh akan terus mendampingi peserta pelatihan, mulai dari tahap packaging, perizinan, hingga pemasaran, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui e-commerce.

Sebagai informasi, Pelatihan Pengembangan Diversifikasi Olahan Ikan tersebut dilaksanakan secara blended training, yaitu menyatukan sistem online dan offline.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Toeti Heraty, Pendiri Jurnal Perempuan Sekaligus Guru Besar UI Meninggal Dunia

Toeti Heraty, Pendiri Jurnal Perempuan Sekaligus Guru Besar UI Meninggal Dunia

Nasional
YLBHI: TWK Pegawai KPK Itu Litsus di Pemerintahan Saat Ini

YLBHI: TWK Pegawai KPK Itu Litsus di Pemerintahan Saat Ini

Nasional
Marak Pekerja Anak di Indonesia, Ini Langkah Kemenaker Mengatasinya

Marak Pekerja Anak di Indonesia, Ini Langkah Kemenaker Mengatasinya

Nasional
Panglima TNI Ingatkan Pangdam Jaya hingga Kepala RSD Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

Panglima TNI Ingatkan Pangdam Jaya hingga Kepala RSD Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

Nasional
Penambahan Covid-19 dan Tingginya Lonjakan Kasus di Pulau Jawa

Penambahan Covid-19 dan Tingginya Lonjakan Kasus di Pulau Jawa

Nasional
Ini Kata Novel Baswedan soal TWK KPK yang Dikaitkan dengan Pilpres 2024

Ini Kata Novel Baswedan soal TWK KPK yang Dikaitkan dengan Pilpres 2024

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sidang Etik Lili Pintauli jika Cukup Bukti | Megawati Dicap Komunis

[POPULER NASIONAL] Sidang Etik Lili Pintauli jika Cukup Bukti | Megawati Dicap Komunis

Nasional
 Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Nasional
Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Nasional
Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Nasional
Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Nasional
Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Nasional
Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Nasional
Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Nasional
Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X