Kompas.com - 28/04/2021, 14:22 WIB
Wapres Ma'ruf Amin saat memberi sambutan di acara peringatan Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia 2021 secara virtual, Rabu (24/3/2021). Dok. KIP/SetwapresWapres Ma'ruf Amin saat memberi sambutan di acara peringatan Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia 2021 secara virtual, Rabu (24/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta perguruan tinggi mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Hal ini disampaikan Ma'ruf dalam acara webinar ekonomi syariah yang digelar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Rabu (28/4/2021).

"Perguruan tinggi dan akademisi secara konkret dapat melakukan penguatan kelembagaan pendidikan tinggi sebagai center of excellence di bidang ilmu ekonomi dan keuangan syariah baik mikro maupun makro," kata Ma'ruf.

Baca juga: Wapres Sebut Kontraksi Ekonomi Syariah Indonesia 2020 Lebih Baik Dibanding Ekonomi Nasional

Ma'ruf menuturkan, perguruan tinggi dapat mengembangkan dan mengimplementasikan riset terkait ekonomi syariah.

Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesesuaian antara sektor pendidikan dan sektor industri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemudian bisa juga melakukan penguatan pusat riset ekonomi syariah baik di tingkat domestik maupun internasional," kata dia.

Menurut Ma'ruf, dalam menguatkan ekonomi dan keuangan syariah terdapat beberapa strategi yang difokuskan menjadi empat bidang.

Pertama, penguatan infrastruktur termasuk digitalisasi dengan strategi utama pengembangan ekosistem rantai nilai halal.

Antara lain seperti pembangunan sistem ketelusuran halal, percepatan proses sertifikasi halal, dan perluasan sistem pembayaran digital.

"Kedua, penguatan kelembagaan, seperti pembentukan wadah sinergi dan kolaborasi antar unit ekonomi syariah," ujar Ma'ruf.

Baca juga: Wapres Imbau Masyarakat Berkontribusi Kembangkan Ekonomi Syariah

Kemudian, perluasan implementasi model bisnis kemitraan pesantren dengan usaha syariah, pengembangan instrumen pasar keuangan syariah, termasuk instrumen integrasi keuangan sosial syariah.

Terakhir, meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah melalui berbagai lembaga, khususnya perguruan tinggi untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat termasuk kalangan milenial dan generasi Z.

"Empat bidang tersebut merupakan fokus kerja utama yang saling terkait, yaitu pemberdayaan ekonomi syariah, pendalaman pasar keuangan syariah, serta penguatan riset, edukasi dan sosialisasi sebagai tahapan lebih lanjut dalam implementasi ekonomi dan keuangan syariah yang lebih maju dan berkelanjutan," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Terlibat Perkara Wali Kota Tanjungbalai, MAKI Minta Lili Pintauli Nonaktif Sementara

Diduga Terlibat Perkara Wali Kota Tanjungbalai, MAKI Minta Lili Pintauli Nonaktif Sementara

Nasional
Kemendikbud Ristek: Pelaksanaan Asesmen Nasional Disesuaikan Kondisi Pandemi

Kemendikbud Ristek: Pelaksanaan Asesmen Nasional Disesuaikan Kondisi Pandemi

Nasional
Malaadministrasi Proses TWK, KPK Punya Waktu 30 Hari Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman

Malaadministrasi Proses TWK, KPK Punya Waktu 30 Hari Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman

Nasional
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Segera Beradaptasi Atasi Pandemi Covid-19

Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Segera Beradaptasi Atasi Pandemi Covid-19

Nasional
Panglima TNI: Petugas Tracer Kontak Erat Jadi Garda Terdepan Putus Rantai Penularan Covid-19

Panglima TNI: Petugas Tracer Kontak Erat Jadi Garda Terdepan Putus Rantai Penularan Covid-19

Nasional
Tingkatkan Minat Konsumsi Ikan, Kementerian KP Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan di Kapuas Hulu

Tingkatkan Minat Konsumsi Ikan, Kementerian KP Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan di Kapuas Hulu

Nasional
Sidang Tahunan MPR Tetap Digelar 16 Agustus, Hanya 57 yang Diundang Hadir Fisik

Sidang Tahunan MPR Tetap Digelar 16 Agustus, Hanya 57 yang Diundang Hadir Fisik

Nasional
Ini Fasilitas yang Akan Didapat Anggota DPR jika Isolasi Mandiri di Hotel

Ini Fasilitas yang Akan Didapat Anggota DPR jika Isolasi Mandiri di Hotel

Nasional
Kemenkes: Vaksin AstraZeneca 92 Persen Efektif Cegah Risiko Dirawat di RS Akibat Varian Delta

Kemenkes: Vaksin AstraZeneca 92 Persen Efektif Cegah Risiko Dirawat di RS Akibat Varian Delta

Nasional
Jumlah Penerima Bansos PKH Sama Seperti sebelum Pandemi, Anggota DPR: Format Bansos Kita Tak Ikuti Perubahan Sosial Masyarakat

Jumlah Penerima Bansos PKH Sama Seperti sebelum Pandemi, Anggota DPR: Format Bansos Kita Tak Ikuti Perubahan Sosial Masyarakat

Nasional
Alasan DPR Sediakan Isolasi Mandiri di Hotel: Isolasi Mandiri di Rumah Jabatan Diprotes Tetangga

Alasan DPR Sediakan Isolasi Mandiri di Hotel: Isolasi Mandiri di Rumah Jabatan Diprotes Tetangga

Nasional
Cara Bedakan Pulse Oximeter yang Asli dengan Palsu

Cara Bedakan Pulse Oximeter yang Asli dengan Palsu

Nasional
Megawati Akan Bangun Monumen Kudatuli di Kantor PDI-P Jalan Diponegoro Jakarta

Megawati Akan Bangun Monumen Kudatuli di Kantor PDI-P Jalan Diponegoro Jakarta

Nasional
Angka Kematian Masih Terus Meningkat meski Pemerintah Terapkan PPKM Level 1-4

Angka Kematian Masih Terus Meningkat meski Pemerintah Terapkan PPKM Level 1-4

Nasional
Satgas Klaim Kasus Aktif, Kasus Harian dan Kesembuhan Membaik Selama PPKM Level 1-4

Satgas Klaim Kasus Aktif, Kasus Harian dan Kesembuhan Membaik Selama PPKM Level 1-4

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X