Kompas.com - 26/04/2021, 20:42 WIB
Prajurit TNI AL melintas disamping bendera merah putih yang dikibarkan setengah tiang di dek KRI dr Soeharso-990 ketika sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/4/2021). TNI AL mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Bali dan bendera setengah tiang tersebut akan dikibarkan selama 7 hari. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/hp. ANTARA FOTO/Zabur KaruruPrajurit TNI AL melintas disamping bendera merah putih yang dikibarkan setengah tiang di dek KRI dr Soeharso-990 ketika sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/4/2021). TNI AL mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Bali dan bendera setengah tiang tersebut akan dikibarkan selama 7 hari. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut, gugurnya 53 awak kapal KRI Nanggala-402 di perairan Pulau Bali merupakan peristiwa memilukan bagi bangsa Indonesia.

Ia mengatakan, para awak kapal gugur sebagai patriot bangsa.

"Saya yakin perairan Bali menjadi saksi bagaimana para kru berjuang dalam tugasnya dan gugur sebagai patriot bangsa," tulis mantan Panglima TNI ini melalui akun Instagram resminya, @dr_moeldoko, Senin (26/4/2021).

Menurut Moeldoko, gugurnya para patriot ini tidaklah sia-sia. Mereka telah bertugas selama bertahun-tahun menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara di perairan Indonesia.

Baca juga: KRI Nanggala-402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter, Ini Tantangan Evakuasinya

"Adalah kebanggaan bagi setiap prajurit meninggal di saat mereka bertugas," ujarnya

Moeldoko pun menyampaikan dukacita mendalam atas peristiwa ini. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berdoa supaya arwah para prajurit yang gugur diterima di sisi-Nya. Serta, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. 

"Semoga Allah SWT menerima pengabdian dan pahala mereka di bulan suci Ramadhan ini," kata Moeldoko.

Untuk diketahui, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) pagi.

Setelah dilakukan upaya pencarian selama berhari-hari, seluruh awak kapal dinyatakan meninggal dunia. 

"Dengan kesedihan yang mendalam, selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel onboard KRI Nanggala-402 telah gugur," kata Panglima TNI Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Kakak Kru KRI Nanggala-402: Adik Saya Itu Satu-satunya yang Saya Sayangi...

Hadi menyampaikan, telah diperoleh citra yang dikonfirmasi sebagai bagian KRI Nanggala 402 meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, dan bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal.

Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur. 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Salim Kancil, Aktivis yang Dibunuh karena Menolak Tambang Pasir

Mengenang Salim Kancil, Aktivis yang Dibunuh karena Menolak Tambang Pasir

Nasional
[POPULER NASIONAL] KPK Tahan Azis Syamsuddin | Profil Azis Syamsuddin

[POPULER NASIONAL] KPK Tahan Azis Syamsuddin | Profil Azis Syamsuddin

Nasional
Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Nasional
Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Nasional
Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Nasional
Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Nasional
Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Nasional
Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Nasional
UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

Nasional
Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Nasional
Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Nasional
 UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

Nasional
Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.