Anggota Komisi IX: Wajar Kita Larang Masuk WNA, Hal yang Sama Pernah Kita Rasakan

Kompas.com - 23/04/2021, 17:38 WIB
Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani.
 DOK. DPR RIAnggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menilai wajar apabila pemerintah melarang sementara perjalanan orang yang berasal dari India masuk ke wilayah Indonesia akibat tingginya kasus Covid-19 di negara tersebut.

Netty mengatakan, hal serupa juga pernah dirasakan warga negara Indonesia yang tidak bisa masuk ke negara lain karena kasus Covid-19 di Indonesia yang tinggi.

"Wajar kok kalau kita melarang masuk WNA yang kasus Covid-19 di negaranya tinggi dan tidak terkendali. Hal yang sama juga pernah kita rasakan saat di-lockdown oleh negara-negara luar karena kasus Covid-19 di negara kita tinggi," kata Netty saat dihubungi, Jumat (23/4/2021).

Ia menuturkan, pemerintah harus memperketat akses masuk tersebut dan melakukan proses screening menggunakan alat yang lebih canggih sehingga hasilnya akurat.

"Kita harus mengutamakan keselamatan dalam negeri, karena sedang terjadi lonjakan kasus yang mengerikan di negara tersebut," kata dia.

Baca juga: Mengenal Varian Mutasi Ganda yang Memicu Lonjakan Covid-19 di India

Politikus PKS itu menambahkan, pemerintah juga harus memberi perhatian khusus kepada warga negara Indonesia yang berada di negara dengan kasus Covid-19 yang tinggi.

Ia menyebut, screening ketat juga harus diterapkan kepada para WNI yang tiba di Tanah Air, khususnya yang punya riwayat berkunjung ke negara denan kasus Covid-19 tinggi dalam kurun waktu kurang dari 14 hari.

"Saudara-saudara kita yang berada di luar negeri harus juga diprioritaskan pemerintah, berikan perlindungan yang maksimal dengan berkoordinasi dengan lembaga maupun institusi terkait," kata Netty.

Hal ini disampaikan Netty menanggapi masuknya ratusan WN India ke Indonesia saat kasus Covid-19 di India sedang melonjak.

Pemerintah pun telah mengeluarkan kebijakan untuk menutup pintu masuk bagi setiap pelaku perjalanan yang berasal dari India mulai 25 April 2021 mendatang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X