Wapres Minta Pengembangan Keahlian Masyarakat Lewat BLK Komunitas Direplikasi ke Daerah Lain

Kompas.com - 22/04/2021, 16:17 WIB
Wapres Ma'ruf Amin resmikan Pasar Pariaman, di Kota Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (6/4/2021) Foto: SerwapresWapres Ma'ruf Amin resmikan Pasar Pariaman, di Kota Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (6/4/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta pengembangan keahlian masyarakat yang memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas terus direplikasi di daerah-daerah lainnya.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf usai menerima laporan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah tentang pembangunan BLK komunitas berbasis pesantren dan gereja serta tempat-tempat ibadah lainnya.

"Wapres menyambut baik program ini dan meminta agar pengembangan keahlian yang bagus-bagus bisa direplikasi," ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Sejak 2017 hingga saat ini, kata dia, sudah ada sebanyak 2.127 BLK komunitas yang dibentuk.

Rencananya, pada tahun ini BLK komunitas tersebut ditargetkan bertambah 1.000 meskipun dilaksanakan di tengah pandemi.

Baca juga: Dorong BLK Komunitas Cetak SDM Siap Kerja, Stafsus Menaker Tekankan Beberapa Hal Ini

"Kemudian Wapres menekankan bahwa kunci sukses program ini ada pada pelatihan dan manajerial skill. Misalnya di pesantren, seperti perbaikan mutu materi pembelajaran dan calon instrukturnya," kata Masduki.

Masduki mengatakan, pembangunan BLK komunitas memiliki dampak yang sangat positif karena melalui perencanaan dan berdasarkan kebutuhan daerah. Baik itu dengan mekanisme bottom-up maupun top-down.

"Dengan demikian, pembangunan BLK komunitas yang rencananya dilakukan selama 4 tahun ini benar-benar sesuai kebutuhan pasar," kata dia.

Adapun di dalam BLK komunitas disediakan beragam pelatihan yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Antara lain teknologi informasi (IT), spa syariah, pariwisata, keahlian calon pekerja migran rumah tangga, dan keahlian lainnya.

Dalam rangka mendukung hal tersebut, kata dia, kerja sama dengan beberapa pihak pun dilakukan.

Baca juga: 50 Lembaga Non-pemerintah Jateng dan DIY Terima Bantuan BLK Komunitas Senilai Rp 1 M

Di antaranya dengan Toyota, Sampoerna, dan berbagai perguruan tinggi.

Saat ini, kata Masduki, program BLK Komunitas saat sudah ada di Banyuwangi, Nusa Tenggara Barat, dan berbagai tempat lain.

"Sebelumnya (BLK) sudah ada dan bantuan-bantuan BLK lain relatif besar, sedangkan BLK komunitas ini kapasitasnya cukup kecil yaitu hanya untuk 16 orang, tetapi ini juga didukung Presiden," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X