Jokowi Berharap Industri Kaca di Batang Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kompas.com - 21/04/2021, 16:08 WIB
Foto tangkapan layar Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/3/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapan layar Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan lokasi yang akan dijadikan pusat industri teknologi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (21/4/2021).

Salah satu yang disinggung Jokowi yakni rencana pembangunan industri kaca yang diperkirakan terbesar di Asia Tenggara. Pembangunan ini akan diawali dengan peletakan batu pertama pada Mei 2021.

"Pada mei, akan ada peletakan batu pertama untuk industri kaca," ujar Jokowi, dikutip dari siaran langsung tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Bakal Kedatangan 7 Perusahaan Asing, Kemenperin: Kawasan Industri Batang Bersaing dengan China

Kawasan industri di Batang memiliki luas 4.300 hektare. Seluas 450 hektare akan digunakan untuk realisasi investasi terkait teknologi

Jokowi berharap industri tersebut dapat menyerap tenaga kerja yang sebanyak-banyaknya. Selain itu, dapat menarik modal masuk ke Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, segera memberikan manfaat untuk masyarakat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

"Jadi ada capital inflow yang masuk ke negara kita dan ini bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional kita," tutur Jokowi.

Baca juga: Industri Kaca Segera Dibangun di Batang, Jokowi: yang Terbesar di Asia Tenggara

Jokowi mengatakan akan secara rutin melakukan pengecekan kawasan industri ini. Ia mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk segera menyelesaikan pembangunan kawasan industri.

Ia menyebut kawasan industri Batang memiliki daya saing tinggi dan layak dijadikan percontohan.

"Akan saya cek secara rutin kawasan industri di Batang ini. Sebab memang ini industri yang sangat besar sekali dan memiliki daya saing yang sangat baik," ucapnya.

Baca juga: Jokowi: Investor Masuk Kawasan Industri Batang Enggak Perlu Urus Apa-apa

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga: Untuk Mencapai Kekebalan Kelompok, Perlu 208 Juta Penduduk Divaksin

Airlangga: Untuk Mencapai Kekebalan Kelompok, Perlu 208 Juta Penduduk Divaksin

Nasional
Menteri PPPA Sebut Dunia Usaha Punya Peran Penting untuk Perluas Jangkauan Vaksinasi Covid-19 Anak-anak

Menteri PPPA Sebut Dunia Usaha Punya Peran Penting untuk Perluas Jangkauan Vaksinasi Covid-19 Anak-anak

Nasional
718.000 Anak Usia 12-17 Tahun Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

718.000 Anak Usia 12-17 Tahun Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
Jokowi: Mahasiswa di Jurusan Sama Tak Berarti Kelak Harus Berprofesi Sama

Jokowi: Mahasiswa di Jurusan Sama Tak Berarti Kelak Harus Berprofesi Sama

Nasional
Dewan Guru Besar UI Desak PP 75/2021 Dicabut, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Dewan Guru Besar UI Desak PP 75/2021 Dicabut, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Nasional
Kasus Suap Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

Kasus Suap Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

Nasional
Menteri PPPA Minta Penyedia Jasa Lindungi Anak dari Dampak Negatif Internet

Menteri PPPA Minta Penyedia Jasa Lindungi Anak dari Dampak Negatif Internet

Nasional
Pemerintah Diminta Jelaskan Aturan Makan 20 Menit, Puan Nilai Agar Tak Jadi Lelucon

Pemerintah Diminta Jelaskan Aturan Makan 20 Menit, Puan Nilai Agar Tak Jadi Lelucon

Nasional
Kasus Aa Umbara, KPK Dalami Aliran Uang dari Kontraktor Proyek Bansos

Kasus Aa Umbara, KPK Dalami Aliran Uang dari Kontraktor Proyek Bansos

Nasional
Polri: Pengawasan Waktu Makan 20 Menit Tugas Satgas Covid-19

Polri: Pengawasan Waktu Makan 20 Menit Tugas Satgas Covid-19

Nasional
Kebijakan Migrasi ke TV Digital di Tengah Pandemi Dinilai Memberatkan

Kebijakan Migrasi ke TV Digital di Tengah Pandemi Dinilai Memberatkan

Nasional
Statuta UI Baru Dianggap Cacat Formil, Dewan Guru Besar Desak Jokowi Cabut

Statuta UI Baru Dianggap Cacat Formil, Dewan Guru Besar Desak Jokowi Cabut

Nasional
PPKM Diperpanjang, Pemerintah Diminta Pastikan Bantuan Tunai Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

PPKM Diperpanjang, Pemerintah Diminta Pastikan Bantuan Tunai Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Nasional
Jokowi Luncurkan Core Values ASN, Gus Halim: Ini Bagus untuk Tingkatkan Kemampuan

Jokowi Luncurkan Core Values ASN, Gus Halim: Ini Bagus untuk Tingkatkan Kemampuan

Nasional
Jokowi: Mahasiswa Bisa Belajar kepada Siapa Saja, di Mana Saja

Jokowi: Mahasiswa Bisa Belajar kepada Siapa Saja, di Mana Saja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X