Jokowi: Covid-19 Masih Ada dan Nyata, Tetap Ingat dan Waspada

Kompas.com - 19/04/2021, 09:48 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta menyaksikan vaksinasi Covid-19 kepada seniman wayang orang di Galeri Seni Indonesia, Senin (19/4/2021). Kegiatan vaksinasi massal pada Senin menyasar para seniman dan budayawan. IstimewaPresiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta menyaksikan vaksinasi Covid-19 kepada seniman wayang orang di Galeri Seni Indonesia, Senin (19/4/2021). Kegiatan vaksinasi massal pada Senin menyasar para seniman dan budayawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir di Tanah Air.

Untuk itu, ia meminta masyarakat terus waspada dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

"Kita harus menyampaikan apa adanya bahwa pandemi Covid masih ada dan nyata di di negara kita. Oleh sebab itu kita tetap harus ingat dan waspada, eling lan waspodo," kata Jokowi saat meninjau vaksinasi Covid-19 terhadap seniman dan budayawan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Kontroversi Vaksin Nusantara hingga Dukungan untuk BPOM, Menkes Ingatkan Tak Didebatkan secara Politis

Jokowi meminta masyarakat tidak lengah ataupun menyepelekan penularan virus corona.

Ia tidak ingin kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak setelah beberapa waktu terakhir mengalami perlandaian.

"Jangan sampai situasi sekarang yang kurvanya sudah lebih baik, menurun, ini menjadi naik lagi gara-gara kita lengah dan tidak waspada," ujar Jokowi.

Bersamaan dengan itu, kata Jokowi, pemerintah akan terus menjalankan program vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Kunjungi Vaksinasi Seniman, Menkes: Kami Harap Masyarakat Tahu Vaksinasi itu Aman

Ia berharap laju penularan virus corona di Tanah Air dapat semakin ditekan dengan berjalannya vaksinasi dan disiplin ketat masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Kita harapkan semakin banyak yang divaksin akan juga menurunkan penyebaran Covid-19," kata Jokowi.

Untuk diketahui, hingga saat ini vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 16,5 juta suntikan. Pemerintah menargetkan vaksinasi mampu menjangkau 181,5 juta penduduk Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X