Polisi Masih Buru 3 DPO Terduga Teroris di Jakarta dan Sekitarnya

Kompas.com - 16/04/2021, 16:44 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Dok. Divisi Humas PolriKepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan mengatakan, polisi masih memburu tiga terduga teroris yang masuk daftar pencarian orang (DPO) di Jakarta dan sekitarnya.

Ia menyebutkan, ketiganya adalah ARH, YI, dan SN.

"Tinggal tiga DPO yang masih dalam pengejaran Densus 88," kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Polri: Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Makassar Adalah Eks Napi Teroris

Ramadhan mengatakan, penyidik Densus 88 Antiteror Polri terus mendalami jaringan teroris di Jakarta dan sekitarnya.

Menurut keterangan polisi sebelumnya, terduga teroris yang ditangkap di Jakarta dan sekitarnya saling terkait satu sama lain.

"Terkait seberapa besar jaringan teroris masih didalami oleh penyidik Densus 88," ujarnya.

Baca juga: Polri: DPO Teroris di Jakarta Serahkan Diri karena Identitasnya Tersebar di Medsos

Pada Kamis (15/4/2021), satu terduga teroris bernama Saiful Basri yang masuk DPO menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Saiful menyerahkan diri karena identitasnya sudah tersebar di media sosial.

"Menyerahkan diri dengan alasan identitas dirinya telah diketahui oleh banyak orang melalui media sosial sebagai DPO," ucap Ramadhan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X