Kompas.com - 15/04/2021, 16:21 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah suspek terkait Covid-19 pada Kamis (15/4/2021) tercatat 58.328 orang.

Informasi tersebut berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kamis sore.

Seseorang disebut suspek Covid-19 jika mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Istilah suspek juga merujuk pada orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Baca juga: Mendagri Ingatkan Masyarakat Tak Lengah Protokol Kesehatan meski Ada Vaksin Covid-19

Bisa juga, orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Data yang sama juga menunjukkan adanya penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 6.177 orang dalam 24 jam terakhir.

Penambahan tersebut membuat jumlah total kasus Covid-19 di Tanah Air mencapai 1.589.359 orang sejak kasus perdana diumumkan pada 2 Maret 2020.

Baca juga: UPDATE: Tambah 6.177 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.589.359

Dari jumlah itu pula terdapat 1.438.254 orang yang dinyatakan sembuh.

Jumlah tersebut didapatkan setelah pasien sembuh bertambah sebanyak 6.362 orang dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, pasien meninggal dunia kini mencapai 43.073 orang setelah bertambah 167 orang dalam sehari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X