Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/04/2021, 17:23 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan pesan peringatan dini kesiapsiagaan bencana pada gubernur di 30 wilayah Indonesia.

Peringatan itu disampaikan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang ancaman bibit siklon (angina ribut) tropis 94W yang akan diduga akan mengakibatkan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan mengatakan, informasi peringatan dini disampaikan agar dapat mempercepat penyebarluasan informasi peringatan bencana.

Baca juga: Begini Penampakan Pulau Baru yang Muncul Usai Badai Siklon Tropis Seroja di NTT

Lilik berharap, informasi tersebut dapat membuat para kepala daerah segera menyusun rencana dan pengambilan keputusan terkait upaya mitigasi.

“Selain itu pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca eksterem, seperti puting beliung, hujan lebat, disertai kilat/petir, hujan es dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang serta jalanan licin,” papar Lilik dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021).

Lilik juga meminta pemerintah daerah melakukan koordinasi antar lembaga terkait untuk memberikan informasi pada masyarakat terkait bencana yang mungkin terjadi.

“Koordinasi menyasar pada komunikasi risiko yang ditujukan kepada masyarakat mengenai potensi bahaya untuk menjauh dari lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon tumbang atau tepi pantai, khususnya warga yang bermukim di wilayah risiko bencana tinggi,” kata dia.

Baca juga: BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 94W, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Adapun 30 wilayah yang mendapatkan pesan peringatan dini dari BNPB adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten DKI Jakarta, Jawa Barat, jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.

Selain itu, peringatan diberikan pada Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Adapun BMKG menyebut bahwa bibit siklon tropis 94W di Samudera Pasifik dan Timur Laut Papua berpotensi menjadi siklon tropis dalam waktu seminggu ke depan.

Baca juga: Intensitas Siklon Tropis Seroja Meningkat, BNPB Minta Jateng, Jatim, Bali, dan NTB Waspada

Bibit siklon tropis akan mempengaruhi cuaca di bagian utara Indonesia, seperti Sulawesi, kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua dan sejumlah wilayah lannya.

Akibat bibit siklon tersebut, diperkirakan akan terjadi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angina kencang dan tinggi gelombang pada periode 13-19 April 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Revisi UU Peradilan Militer Dinilai Penting Demi Supremasi Sipil

Revisi UU Peradilan Militer Dinilai Penting Demi Supremasi Sipil

Nasional
Jokowi Diminta Ambil Langkah Konkret Buat Revisi UU Peradilan Militer

Jokowi Diminta Ambil Langkah Konkret Buat Revisi UU Peradilan Militer

Nasional
TNI 'Datangi' Polrestabes Medan Dianggap Intimidasi terhadap Polisi

TNI 'Datangi' Polrestabes Medan Dianggap Intimidasi terhadap Polisi

Nasional
Minta Lukas Enembe Ikuti Petunjuk Dokter, Hakim: Ini untuk Kesehatan Saudara

Minta Lukas Enembe Ikuti Petunjuk Dokter, Hakim: Ini untuk Kesehatan Saudara

Nasional
Caleg PSI Pro Ganjar Mundur Gara-gara Partainya Main Mata dengan Prabowo

Caleg PSI Pro Ganjar Mundur Gara-gara Partainya Main Mata dengan Prabowo

Nasional
Demokrat Anggap Progres Anies dan Koalisi Perubahan Sudah Tertinggal dari PDI-P dan Ganjar

Demokrat Anggap Progres Anies dan Koalisi Perubahan Sudah Tertinggal dari PDI-P dan Ganjar

Nasional
Jubir Kemenperin Sebut 95 Persen Industri Dapat Harga Gas Bumi di Atas 6 Dollar AS per MMBTU

Jubir Kemenperin Sebut 95 Persen Industri Dapat Harga Gas Bumi di Atas 6 Dollar AS per MMBTU

Nasional
Soal Wacana Revisi UU Peradilan Militer, Anggota Komisi I: Baiknya Pemerintah Ajukan Ke DPR

Soal Wacana Revisi UU Peradilan Militer, Anggota Komisi I: Baiknya Pemerintah Ajukan Ke DPR

Nasional
Di Sidang, Lukas Enembe Bantah Terima Gratifikasi

Di Sidang, Lukas Enembe Bantah Terima Gratifikasi

Nasional
Polri Ungkap Ada Buronan KPK Sudah Sudah Ubah Kewarganegaraan

Polri Ungkap Ada Buronan KPK Sudah Sudah Ubah Kewarganegaraan

Nasional
Elektabilitas Anies Kalah di Sumbar, Demokrat Sebut Publik Masih Melihat Apa Benar Bawa Perubahan

Elektabilitas Anies Kalah di Sumbar, Demokrat Sebut Publik Masih Melihat Apa Benar Bawa Perubahan

Nasional
ICW: Harun Masiku di Indonesia, Bukti KPK Lindungi Buronan

ICW: Harun Masiku di Indonesia, Bukti KPK Lindungi Buronan

Nasional
TNI AL, US Navy, dan Marinir Amerika Serikat Rencanakan Latihan Bersama Fokus Pertahanan Pantai

TNI AL, US Navy, dan Marinir Amerika Serikat Rencanakan Latihan Bersama Fokus Pertahanan Pantai

Nasional
Jokowi Tanggapi Kritik Rocky Gerung dengan Fokus Kerja, Said Abdullah Minta Pendukung Jokowi Menirunya

Jokowi Tanggapi Kritik Rocky Gerung dengan Fokus Kerja, Said Abdullah Minta Pendukung Jokowi Menirunya

Nasional
Momen Lukas Enembe 2 Kali Izin ke Toilet Saat Jalanin Sidang

Momen Lukas Enembe 2 Kali Izin ke Toilet Saat Jalanin Sidang

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com