Kompas.com - 13/04/2021, 13:15 WIB
Vaksinasi Covid-19 bagi kelompok lanjut usia (lansia) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai dilaksanakan di BBPK Jakarta Kampus Hang Jebat, Jakarta, Senin (22/3/2021). Vaksinasi Covid-19 ini bisa dilakukan bagi lansia yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta dan non-DKI Jakarta. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOVaksinasi Covid-19 bagi kelompok lanjut usia (lansia) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai dilaksanakan di BBPK Jakarta Kampus Hang Jebat, Jakarta, Senin (22/3/2021). Vaksinasi Covid-19 ini bisa dilakukan bagi lansia yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta dan non-DKI Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mendorong generasi muda untuk membantu kelompok lanjut usia (lansia) mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyebut, setidaknya ada tiga hal yang bisa diupayakan untuk membantu kelompok lansia.

"Pertama, berikan informasi yang tepat dan terkini tentang Covid-19 dan vaksinasi Covid-19," kata Reisa melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Anies Targetkan 95 Persen Lansia Jakarta Divaksin Sebelum Idul Fitri

Reisa meminta anak muda membantu lansia untuk memahami bahwa vaksinasi Covid-19 aman dan sudah direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Manfaat vaksin pun besar sekali untuk melindungi lansia dan keluarga mereka.

"Kedua, bantu daftarkan mereka ke faskes atau sentra vaksinasi. Ketiga, dampingi mereka, bantu mereka merasa nyaman ketika mengikuti proses proses di kala melakukan vaksinasi," tuturnya.

Baca juga: Warga Pengantar 2 Lansia yang Divaksinasi Bisa Ikut Disuntik Vaksin Covid-19

Kaum muda diminta untuk membantu lansia melakukan observasi setelah menerima vaksin Covid-19.

Ihwal vaksinasi dapat dipelajari lebih lanjut dan lengkap melalui materi yang bisa diunduh gratis melalui s.id/infovaksin.

Reisa mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk para lansia sangat penting.

Sebab, sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), orang yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta seharusnya menjadi prioritas vaksinasi.

"Mereka kebanyakan sudah tidak produktif. Baik dalam Undang Undang Dasar maupun deklarasi HAM PBB, kesehatan adalah hak dasar bagi semua umat manusia di segala usia. Maka hal kesehatan juga milik orang tua kita senior-senior kita," ujarnya.

Baca juga: Satgas Sarankan Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadhan Dilakukan Pagi Hari

Reisa juga menekankan pentingnya berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan selama Bulan Suci Ramadhan. Berbuat baik, kata dia, salah satunya dapat diwujudkan dengan membantu lansia mendapatkan vaksinasi.

"Ini saat yang tepat untuk berbuat kebaikan sebaik baiknya terhadap para orang tua kita. Ingat, mereka yang membawa kita divaksinasi saat bayi dan kecil dulu wajar kan kalau kita membawa mereka untuk divaksinasi sekarang," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X