PBNU Imbau Umat Islam Patuhi Protokol Kesehatan jika Beribadah di Masjid

Kompas.com - 12/04/2021, 16:49 WIB
Jamaah melaksanakan ibadah shalat Ashar di dalam masjid raya Sumatera Barat, Padang, Sabtu (10/4/2021). 
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak melarang pelaksanaan shalat tarawih dan ibadah lainnya pada bulan suci Ramadhan tahun 2021 mendatang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19.  ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/Lmo/aww. ANTARA FOTO/Muhammad Arif PribadiJamaah melaksanakan ibadah shalat Ashar di dalam masjid raya Sumatera Barat, Padang, Sabtu (10/4/2021). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak melarang pelaksanaan shalat tarawih dan ibadah lainnya pada bulan suci Ramadhan tahun 2021 mendatang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/Lmo/aww.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau umat Islam, khususnya warga Nahdliyin yang berada di zona hijau dan kuning Covid-19, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan ibadah di masjid.

Imbauan tersebut dalam panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi yang ditandatangani Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirajd dan Sekretaris Jenderal Helmy Faishal Zaini.

"Memakmurkan masjid dan mushala dengan melaksanakan shalat fardu berjemaah, shalat tarawih berjemaah, tadarrus Alquran, i'tikaf dan memperbanyak amalan sunah lainnya dengan tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah," demikian salah satu kutipan dalam panduan tersebut.

Baca juga: PP Muhammadiyah: Patuhi Protokol Kesehatan Saat Shalat Tarawih

PBNU juga meminta umat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Umat Islam juga diharapkan mematuhi keputusan, kebijakan, dan imbauan pemerintah pusat dan daerah untuk melaksanakan silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri secara daring dengan tanpa mengurangi esensi dan nilai silaturahmi.

"Berbagai kegiatan dengan kelentuan protokol kesehatan selama Bulan Ramadhan dan Idul Fltri 1442 Hijriah sebagaimana di atas. Dapat dilaksanakan di daerah-daerah dengan status pandemi hijau dan kuning," lanjut kutipan tersebut.

PBNU juga mengimbau seluruh umat Islam senantiasa berdoa agar bangsa Indonesia aman, maslahat, terhindar dari musibah, bencana, dan mampu mengatasi pandemi Covid-19.

Baca juga: Jelang Ramadhan Ada Bencana Alam, Wapres Minta Masyarakat Bersabar

Adapun Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1442 Hijriah/2021 pada Senin (12/4/2021).

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin, sidang isbat akan digelar secara daring dan luring mengingat Indonesia masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Isbat awal Ramadhan dilaksanakan 12 April, bertepatan 29 Sya'ban 1442 Hijriah," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin kepada Kompas.com, Senin (12/4/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X