UPDATE: 4.213 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah 5 di 3 Negara

Kompas.com - 12/04/2021, 11:08 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 Ilustrasi virus corona, Covid-19
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar Covid-19 di luar negeri bertambah, berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, Senin (12/4/2021).

Kemenlu mencatat, terdapat penambahan lima kasus WNI positif Covid-19.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Bahrain, India dan Taiwan," dikutip dari akun Twitter resmi Kemenlu, Senin.

Baca juga: Optimisme Pemerintah soal Penyelenggaraan Ibadah Haji di tengah Pandemi Covid-19

Dengan penambahan kasus di tiga negara itu, kini ada 4.213 WNI positif Covid-19.

Rincian lima kasus baru tersebut yakni, tiga di India, satu di Bahrain dan satu di Taiwan.

Kemenlu juga melaporkan ada tujuh WNI yang sembuh dari Covid-19, yaitu lima di Kuwait dua di Bahrain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari data tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh kini sebanyak 3.311 orang atau 78,6 persen dari total kasus.

Sementara, total pasien meninggal sebanyak 179 orang dan 723 orang masih dalam perawatan.

Baca juga: Masyarakat Diimbau Shalat Tarawih di Rumah jika Daerahnya Masih Ada Penularan Covid-19

Berikut data sebaran 4.213 WNI yang terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri hingga 12 April 2021:

1. Albania: 1 WNI (stabil)
2. Arab Saudi: 270 WNI (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)
3. Aljazair: 12 WNI (sembuh)
4. Amerika Serikat: 201 WNI (149 sembuh, 26 stabil, 26 meninggal)
5. Argentina : 2 WNI (stabil)

6. Australia: 11 WNI (10 sembuh, 1 stabil)
7. Austria: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
8. Azerbaijan: 17 WNI (sembuh)
9. Bahamas: 1 WNI (sembuh)
10. Bahrain: 44 WNI (40 sembuh, 3 stabil, 1 meninggal)

11. Bangladesh: 16 WNI (14 sembuh, 2 stabil)
12. Belanda: 52 WNI (41 sembuh, 6 stabil, 5 meninggal)
13. Belgia: 19 WNI (16 sembuh, 3 stabil)
14. Bosnia dan Herzegovina: 5 WNI (sembuh)
15. Brunei Darussalam: 8 WNI (7 sembuh, 1 stabil)

16. Ceko: 8 WNI (2 sembuh, 6 stabil)
17. Chile: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
18. Denmark: 5 WNI (2 sembuh, 3 stabil)
19. Ekuador: 2 WNI (sembuh)
20. Filipina: 33 WNI (sembuh)

21. Ethiopia: 6 WNI (sembuh)
22. Finlandia: 22 WNI (sembuh)
23. Ghana: 1 WNI (meninggal)
24. Hongaria: 22 WNI (21 sembuh, 1 stabil)
25. India: 78 WNI (75 sembuh, 3 stabil)

26. Inggris: 111 WNI (101 sembuh, 4 stabil, 6 meninggal)
27. Irlandia: 2 WNI (sembuh)
28. Italia: 30 WNI (29 sembuh, 1 stabil)
29. Jepang : 35 WNI (4 sembuh, 31 stabil)
30. Jerman: 36 WNI (11 sembuh, 22 stabil, 3 meninggal)

31. Kamboja: 19 WNI (16 sembuh, 3 stabil)
32. Kanada: 11 WNI (7 sembuh, 4 stabil)
33. Kazakhstan: 19 WNI (5 sembuh, 14 stabil)
34. Korea Selatan: 231 WNI (214 sembuh, 17 stabil)
35. Kuba: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

36. Kuwait: 229 WNI (214 sembuh, 7 stabil, 8 meninggal)
37. Lebanon: 1 WNI (stabil)
38. Libya: 1 WNI (meninggal)
39. Madagaskar: 3 WNI (stabil)
40. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)

41. Maladewa: 27 WNI (25 sembuh, 2 stabil, 1 meninggal)
42. Meksiko: 3 WNI (sembuh)
43. Mesir: 52 WNI (42 sembuh, 10 stabil)
44. Makedonia Utara: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
45. Mozambik: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

46. Myanmar: 2 WNI (sembuh)
47. Namibia: 1 WNI (sembuh)
48. Nigeria: 2 WNI (sembuh)
49. Oman: 20 WNI (2 sembuh, 18 stabil)
50. Norwegia: 4 WNI (sembuh)

51. Pakistan: 37 WNI (33 sembuh, 4 stabil)
52. UEA: 112 WNI (106 sembuh, 1 stabil, 5 meninggal)
53. Panama: 4 WNI (sembuh)
54. Papua Nugini: 3 WNI (stabil)
55. Peru: 12 WNI (11 sembuh, 1 stabil)

56. Polandia: 2 WNI (sembuh)
57. Portugal: 15 WNI (stabil)
58. Prancis: 5 WNI (3 sembuh, 2 stabil)
59. Qatar: 364 WNI (328 sembuh, 35 stabil, 1 meninggal)
60. RRT (China) : 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

61. RRT (Makau): 3 WNI (sembuh)
62. RRT (Hong Kong): 298 WNI (292 sembuh, 6 stabil)
63. Rusia: 34 WNI (sembuh)
64. Rumania: 12 WNI (sembuh)
65. Singapura: 653 WNI (627 sembuh, 24 stabil, 2 meninggal)

66. Slovenia: 2 WNI (sembuh)
67. Serbia: 2 WNI (stabil)
68. Siprus: 1 WNI (sembuh)
69. Spanyol: 33 WNI (31 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
70. Sri Lanka: 4 WNI (sembuh)

71. Sudan: 22 WNI (21 sembuh, 1 meninggal)
72. Suriah: 37 WNI (35 sembuh, 2 stabil)
73. Swedia: 1 WNI (stabil)
74. Suriname: 3 WNI (sembuh)
75. Swiss: 9 WNI (stabil)

76. Taiwan: 192 WNI (72 sembuh, 120 stabil)
77. Thailand: 12 WNI (9 sembuh, 3 stabil)
78. Timor Leste: 11 WNI (stabil)
79. Tunisia: 14 WNI (stabil)
80. Turki: 133 WNI (90 sembuh, 39 stabil, 4 meninggal)

81. Uzbekistan: 19 WNI (18 sembuh, 1 meninggal)
82. Vatikan: 47 WNI (28 sembuh, 19 stabil)
83. Vietnam: 1 WNI (stabil)
84. Jordania: 69 WNI (60 sembuh, 6 stabil, 3 meninggal)
85. Kapal pesiar: 199 WNI (182 sembuh, 11 stabil, 6 meninggal)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU: Kita Nyaris Tidak Punya Tradisi Persiapkan Pemilu dengan Baik dan Matang

KPU: Kita Nyaris Tidak Punya Tradisi Persiapkan Pemilu dengan Baik dan Matang

Nasional
Nadiem Sebut Banyak Formasi Kosong Seleksi Guru PPPK di Daerah-daerah Terpencil

Nadiem Sebut Banyak Formasi Kosong Seleksi Guru PPPK di Daerah-daerah Terpencil

Nasional
KPK Periksa Saksi di 4 Daerah Terkait Dugaan Korupsi Penanganan Perkara di Lampung Tengah

KPK Periksa Saksi di 4 Daerah Terkait Dugaan Korupsi Penanganan Perkara di Lampung Tengah

Nasional
Pastikan Pemerintah Perkuat 3T dan Vaksinasi, Menkes: 'Insya Allah' Kita Hidup Normal

Pastikan Pemerintah Perkuat 3T dan Vaksinasi, Menkes: "Insya Allah" Kita Hidup Normal

Nasional
Wapres Optimistis Tak Ada Lagi Kemiskinan Ekstrem pada 2024

Wapres Optimistis Tak Ada Lagi Kemiskinan Ekstrem pada 2024

Nasional
KPK Usut Dugaan Korupsi Terkait Penanganan Perkara di Lampung Tengah

KPK Usut Dugaan Korupsi Terkait Penanganan Perkara di Lampung Tengah

Nasional
Penjelasan Kemenkes soal Klaim Vaksin Pfizer Aman untuk Anak 5-11 Tahun

Penjelasan Kemenkes soal Klaim Vaksin Pfizer Aman untuk Anak 5-11 Tahun

Nasional
Ini Penjelasan BPN Bogor soal Sengketa Lahan PT Sentul City Tbk Vs Rocky Gerung

Ini Penjelasan BPN Bogor soal Sengketa Lahan PT Sentul City Tbk Vs Rocky Gerung

Nasional
Kontras Nilai Fatia Maulidiyanti dan Haris Azhar Mestinya Dilindungi, Bukan Dilaporkan

Kontras Nilai Fatia Maulidiyanti dan Haris Azhar Mestinya Dilindungi, Bukan Dilaporkan

Nasional
Anggota Komisi I Prediksi Surpres Calon Panglima TNI Dikirim Usai PON XX

Anggota Komisi I Prediksi Surpres Calon Panglima TNI Dikirim Usai PON XX

Nasional
Indonesia Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Myanmar Bulan Ini

Indonesia Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Myanmar Bulan Ini

Nasional
Jokowi: Rehabilitasi Mangrove Harus Kita Lakukan untuk Antisipasi Perubahan Iklim

Jokowi: Rehabilitasi Mangrove Harus Kita Lakukan untuk Antisipasi Perubahan Iklim

Nasional
Indonesia Bebas Zona Merah Covid-19, Epidemiolog: Krisis Pandemi Belum Berakhir

Indonesia Bebas Zona Merah Covid-19, Epidemiolog: Krisis Pandemi Belum Berakhir

Nasional
Soal Pon XX Papua, Satgas: Penonton Maksimal 25 Persen dan Terapkan Sistem Gelembung

Soal Pon XX Papua, Satgas: Penonton Maksimal 25 Persen dan Terapkan Sistem Gelembung

Nasional
Penanganan Covid-19 Riau Membaik, Panglima TNI: Terus Cermati Perkembangan dan Fakta di Lapangan

Penanganan Covid-19 Riau Membaik, Panglima TNI: Terus Cermati Perkembangan dan Fakta di Lapangan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.