Kompas.com - 12/04/2021, 09:10 WIB
Kondisi rumah Sutrisno (63) di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKKondisi rumah Sutrisno (63) di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyalurkan tiga truk bantuan logistik, serta mendirikan posko pengungsi dan dapur umum untuk para korban gempa bumi di Malang, Jawa Timur.

Risma menemui para korban di kawasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang mendampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy pada Minggu (11/4/2021).

"Bantuan logistik sudah dikirimkan, yaitu dua truk di Kabupaten Lumajang dan satu truk di Kabupaten Malang. Kami juga sudah mendirikan posko pengungsi dan dapur umum," kata Risma dikutip dari laman resmi Kemensos RI, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Mensos Risma: Masyarakat Terdampak Bencana di NTT Butuh Makanan, Obat dan Alat Berat

Risma mengatakan, pihaknya juga memberikan perlindungan sosial dan layanan kepada kelompok rentan.

Ia meminta ibu hamil dan lansia mendapatkan lokasi pengungsian yang lebih aman di 13 titik posko pengungsian.

"Sesuai dengan arahan Bapak Menko PMK, nanti akan disatukan menjadi hanya dua lokasi saja. Karena yang ada saat ini pun ada yang tidak aman. Jadi kita sudah menyiapkan tempat yang baik di lapangan dan kita dirikan dapur umum di situ," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun, sebanyak 700 personil Tagana diterjunkan ke lokasi gempa, Tagana yang diterjunkan berasal dari 10 kabupaten/kota se Jawa Timur.

Baca juga: BNPB: 2.848 Unit Rumah dan 179 Unit Fasilitas Umum Rusak Akibat Gempa di Malang

Para personel Tagana ini bertugas membantu evakuasi korban, membangun shelter, dan mendirikan dapur umum. Terakhir, Kemensos juga menyelenggarakan Layanan Dukungan Psikososial. 

Gempa bumi berkekuatan 6,7 mengguncang Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.05 WIB.

Berdasarkan laporan BNPB, hingga Minggu (11/4/2021) pagi tercatat delapan orang meninggal dunia, tiga orang mengalami luka sedang hingga berat, dan 36 orang luka ringan.

Titik episentrum gempa diketahui berada di laut dengan jarak 96 kilometer selatan Kota Kepanjen, Malang, pada kedalaman 80 kilometer.

Selain di selatan Jawa Timur, gempa itu juga dirasakan di Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan sekitarnya.

Baca juga: Jokowi Instruksikan Jajarannya Lakukan Langkah Tanggap Darurat Evakuasi Korban Gempa di Malang



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulau Jawa Catatkan Angka Kematian Pasien Covid-19 Tertinggi Selama Juli, Jateng Teratas

Pulau Jawa Catatkan Angka Kematian Pasien Covid-19 Tertinggi Selama Juli, Jateng Teratas

Nasional
Megawati Nilai Pelatihan Penanganan Bencana di RI Masih Minim

Megawati Nilai Pelatihan Penanganan Bencana di RI Masih Minim

Nasional
Seleksi Calon Hakim Agung, KY Dalami Masalah Kepercayaan Publik pada Lembaga Peradilan

Seleksi Calon Hakim Agung, KY Dalami Masalah Kepercayaan Publik pada Lembaga Peradilan

Nasional
Satgas: Sepanjang Juli, Angka Kematian Covid-19 Mingguan Naik

Satgas: Sepanjang Juli, Angka Kematian Covid-19 Mingguan Naik

Nasional
Satgas: Periode Juni-Juli, Kasus Kematian akibat Covid-19 Naik 348 Persen

Satgas: Periode Juni-Juli, Kasus Kematian akibat Covid-19 Naik 348 Persen

Nasional
Menko PMK Minta Lokasi Isolasi Terpusat dan Puskesmas Sediakan Obat Antivirus

Menko PMK Minta Lokasi Isolasi Terpusat dan Puskesmas Sediakan Obat Antivirus

Nasional
640 Dokter Meninggal akibat Terpapar Covid-19 Selama Pandemi

640 Dokter Meninggal akibat Terpapar Covid-19 Selama Pandemi

Nasional
Calon Hakim Agung Ini Tawarkan Konsep Hukuman Minimal untuk Koruptor, asal...

Calon Hakim Agung Ini Tawarkan Konsep Hukuman Minimal untuk Koruptor, asal...

Nasional
Anggota DPR: Anggaran Pengecatan Pesawat Kepresidenan Seharusnya untuk Program Padat Karya

Anggota DPR: Anggaran Pengecatan Pesawat Kepresidenan Seharusnya untuk Program Padat Karya

Nasional
Kepala BRIN Dorong Integrasi Sumber Daya Riset Siapkan Ibu Kota Baru

Kepala BRIN Dorong Integrasi Sumber Daya Riset Siapkan Ibu Kota Baru

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Gandeng Tokoh Masyarakat untuk Tekan Kasus Covid-19 di Pedesaan

Ketua DPR Minta Pemerintah Gandeng Tokoh Masyarakat untuk Tekan Kasus Covid-19 di Pedesaan

Nasional
Elektabilitas Anies-AHY Ungguli Prabowo-Puan, Apa Kata Demokrat?

Elektabilitas Anies-AHY Ungguli Prabowo-Puan, Apa Kata Demokrat?

Nasional
Pengecatan Pesawat Kepresidenan di Tengah Pandemi Covid-19 yang Tuai Polemik

Pengecatan Pesawat Kepresidenan di Tengah Pandemi Covid-19 yang Tuai Polemik

Nasional
Kemenkes: Risiko Kematian akibat Covid-19 pada Lansia Tinggi, Segera Dapatkan Vaksinasi

Kemenkes: Risiko Kematian akibat Covid-19 pada Lansia Tinggi, Segera Dapatkan Vaksinasi

Nasional
Anies dan Risma Beda Pendapat, Politisi Nasdem: Seharusnya Koordinasi, Jangan Tambahi Drama

Anies dan Risma Beda Pendapat, Politisi Nasdem: Seharusnya Koordinasi, Jangan Tambahi Drama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X