Survei IPO Sebut Program Bansos Tunai Tak Tepat Sasaran, KSP Sebut Jokowi Langsung Turun Mengecek

Kompas.com - 10/04/2021, 16:26 WIB
Presiden Joko Widodo menghampiri masyaralat yang menunggunya di depan SMP Negeri 2 Ambon usai memberikan kartu indonesia pintar (KIP) kepada ribuan siswa di sekolah tersebut, Rabu (8/2/2017) Kontributor Ambon, Rahmat Rahman PattyPresiden Joko Widodo menghampiri masyaralat yang menunggunya di depan SMP Negeri 2 Ambon usai memberikan kartu indonesia pintar (KIP) kepada ribuan siswa di sekolah tersebut, Rabu (8/2/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan hasil kurang memuaskan dari pelaksanaan program bantuan sosial (bansos) tunai yang dilakukan pemerintah selama masa pandemi Covid-19.

Pasalnya, hanya 29,9 persen responden yang menilai bansos tunai tepat sasaran. Sementara itu, sebanyak 51,3 persen menyatakan tidak tepat sasaran. Adapun 18,8 persen menyatakan tak menjawab.

Menanggapi hal itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Donny Gahral Adian justru menilai Presiden Joko Widodo merupakan presiden yang peduli terhadap detail.

Baca juga: Kemensos Akan Pakai Pemindai Wajah bagi Warga yang Ambil Bansos Tunai

Oleh karena itu, ia mengatakan Jokowi akan meminta menteri-menterinya untuk segera menuntaskan apa yang menjadi kekurangan dalam program bansos.

"Presiden Jokowi adalah presiden yang sangat peduli terhadap detail. Jadi saya kira beliau tidak membiarkan menteri-menterinya jalan begitu saja," kata Donny dalam diskusi virtual Polemik MNC Trijaya "Evaluasi Kabinet dan Peta Politik 2024" Sabtu (10/4/2021).

"Misalnya soal bansos, begitu ada masukan mengenai bansos yang tak tepat sasaran, presiden langsung memerintahkan untuk segera meng-update data," sambung dia.

Menurut Donny, hal ini menunjukkan bahwa Presiden Jokowi bukan hanya presiden yang helicopter view atau memantau kinerja dari atas.

Akan tetapi, Jokowi dinilainya terus memantau penerimaan bantuan secara detail hingga sampai ke penerima manfaat.

Baca juga: Ini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 bagi Warga DKI Jakarta

"Beliau itu tidak hanya helicopter view, tapi juga masuk ke detail berkeliling menemui para penerima manfaat. Dan bila mana ada keluhan langsung akan segera didisposisikan ke menteri yang membawahinya," jelasnya.

Di sisi lain, Donny juga mengakui adanya pendapat yang kurang baik dari masyarakat terhadap kinerja kementerian.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X