HUT Ke-75, KSAU Sebut Transformasi Kekuatan Udara Tak Hanya Seputar Kepemilikan Alutsista Generasi Terkini

Kompas.com - 09/04/2021, 13:28 WIB
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin upacara dalam peringatan Hari Bakti TNI AU ke-73 yang berlangsung di Denma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2020). TNI AUKepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin upacara dalam peringatan Hari Bakti TNI AU ke-73 yang berlangsung di Denma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2020).

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo bertekad membawa TNI AU dapat disegani di kawasan.

Hal itu disampaikan KSAU dalam sambutannya pada upacara peringatan HUT ke-75 TNI AU di Markas Besar Angkatan Udara (Mabesau), Cilangkap, Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Untuk mewujudkan target itu, kata dia, TNI AU harus bisa melaksanakan kiat bertransformasi dan senantiasa mampu menyesuaikan diri dalam mewujudkan kekuatan udara atau air power sesuai era yang dihadapi.

"Transformasi air power yang modern membutuhkan lebih dari sekadar kepemilikan pelaporan alutsista generasi terkini, sumber daya manusia, organisasi yang baik, serta kebijakan yang tepat. Namun, perlu juga memiliki peran sentral untuk dapat memaksimalkan peran dan mewujudkan tugas-tugas yang diamanahkan kepada TNI AU," ujar KSAU, dikutip dari Antara, Jumat (9/4/2021).

Melihat perkembangan situasi global dalam kurun waktu satu hingga dua dekade terakhir, KSAU memandang kompleksitas ancaman dan tantangan yang dihadapi ke depan akan terus bergerak semakin tidak menentu dengan kemajuan teknologi dan tidak dapat diprediksi.

Baca juga: Rayakan HUT TNI AU Terakhir sebagai Prajurit Aktif, Ini Pesan KSAU untuk Generasi Penerus

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, TNI AU pun siap menghadapi tantangan dan ancaman yang semakin kompleks dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Apalagi, kata dia, ancaman yang datang kini tidak hanya bersifat linear, tetapi juga bersifat simetris yang bahkan juga semakin berkembang dengan adanya pemanfaatan persenjataan non-kinetik.

"Oleh karena itu, TNI Angkatan Udara harus senantiasa mampu beradaptasi dengan segala perkembangan yang terjadi. Saya bertekad untuk mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan," kata dia.

Dalam kesempatan itu, KSAU juga mengatakan, kehadiran TNI AU memiliki konteks strategis dalam sebuah negara dapat menjadi faktor langsung maupun tidak langsung yang mendorong tercapainya pembangunan nasional yang berkesinambungan.

Kunci keberhasilan dalam mencapai transformasi ini tentu kembali kepada kualitas SDM TNI AU.

"Untuk itu, perbaikan pada sisi pengembangan kualitas SDM harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan berbagai upaya ini membutuhkan dukungan dan seluruh prajurit dan PNS TNI AU," kata dia.

Baca juga: KSAU: Ini adalah HUT TNI AU Terakhir Saya sebagai Prajurit Aktif

Ia menambahkan, sebagai generasi penerus, maka prajurit TNI AU memiliki kewajiban untuk melanjutkan tongkat estafet dengan semangat yang sama dan bahkan lebih tinggi.

"Kita harus optimis dan komitmen serta upaya kuat dari eeluruh unsur, cita-cita TNI AU yang disegani dapat segera terwujud," imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kritikan Polri Diharap seperti Satpam BCA Berbalas Teror, Polisi Diminta Tak Anti-kritik

Kritikan Polri Diharap seperti Satpam BCA Berbalas Teror, Polisi Diminta Tak Anti-kritik

Nasional
Aliansi Dosen Ultimatum UNJ Tolak Gelar Kehormatan Ma’ruf Amin dan Erick Thohir

Aliansi Dosen Ultimatum UNJ Tolak Gelar Kehormatan Ma’ruf Amin dan Erick Thohir

Nasional
Independensi MA Dikhawatirkan Terganggu jika Gugatan Kewenangan KY ke MK Dikabulkan

Independensi MA Dikhawatirkan Terganggu jika Gugatan Kewenangan KY ke MK Dikabulkan

Nasional
Sebaran 747 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Tertinggi

Sebaran 747 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Tertinggi

Nasional
Gus Muhaimin: Indikator Sukses Pembangunan Bukan Cuma Ekonomi, tapi Juga Kebahagiaan Masyarakat

Gus Muhaimin: Indikator Sukses Pembangunan Bukan Cuma Ekonomi, tapi Juga Kebahagiaan Masyarakat

Nasional
UPDATE 17 Oktober: Ada 492.928 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 17 Oktober: Ada 492.928 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE: 223.929 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,93 Persen

UPDATE: 223.929 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,93 Persen

Nasional
Update 17 Oktober: 62.732.568 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Update 17 Oktober: 62.732.568 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Update 17 Oktober: Bertambah 19, Pasien Covid-19 Meninggal Total 142.952 Orang

Update 17 Oktober: Bertambah 19, Pasien Covid-19 Meninggal Total 142.952 Orang

Nasional
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 1.086, Pasien Covid-19 Sembuh Total 4.073.418

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 1.086, Pasien Covid-19 Sembuh Total 4.073.418

Nasional
UPDATE 17 Oktober: Tambah 747, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.758

UPDATE 17 Oktober: Tambah 747, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.758

Nasional
Jokpro Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Prabowo 2024

Jokpro Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Prabowo 2024

Nasional
Pemerintah Ubah Hari Libur Nasional, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah Ubah Hari Libur Nasional, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Ma'ruf: Pemerintah  Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Ma'ruf: Pemerintah Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Nasional
Tampung Aspirasi, Muhaimin Gelar Lomba Video 'Lapor Cak Imin Aja!'

Tampung Aspirasi, Muhaimin Gelar Lomba Video "Lapor Cak Imin Aja!"

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.