Menlu Retno Dorong Inggris Distribusikan Vaksin Covid-19 Setara dan Adil

Kompas.com - 08/04/2021, 20:34 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Dalam rapat tersebut membahas mengenai perkembangan diplomasi vaksin COVID-19 guna program vaksinasi nasional, kebijakan pelindungan WNI di luar negeri dalam menghadapi gelombang kedua COVID-19 dan kebijakan politik luar negeri Indonesia terhadap perkembangan di dunia dan Kawasan Perkembangan di AS, Palestina, Afghanistan dan stabilitas di kawasan Indo Pasifik. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Luar Negeri Retno Marsudi bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Dalam rapat tersebut membahas mengenai perkembangan diplomasi vaksin COVID-19 guna program vaksinasi nasional, kebijakan pelindungan WNI di luar negeri dalam menghadapi gelombang kedua COVID-19 dan kebijakan politik luar negeri Indonesia terhadap perkembangan di dunia dan Kawasan Perkembangan di AS, Palestina, Afghanistan dan stabilitas di kawasan Indo Pasifik. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mendorong pemerintah Inggris untuk menyediakan akses vaksin Covid-19 yang setara dan adil.

Retno mengatakan Inggris sebagai salah satu negara produsen vaksin Covid-19 memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran dan distribusi vaksin Covid-19.

"Kita harus terus mengamankan akses dan distribusi vaksin yang setara," kata Retno dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Vaksin Gotong Royong Didatangkan dari Rusia dan China, Ini Rincian dan Jadwal Kedatangannya

Hal ini disampaikan Retno usai menghadiri ASEAN-UK Open Ended Troika Dialogue yang dilakukan secara virtual pada tanggal 8 April 2021.

Menurut Retno, saat ini baru tersedia 16,8 juta dosis vaksin untuk 600 juta penduduk ASEAN.

Menlu Retno juga mendorong kerja sama Inggris dan ASEAN di berbagai bidang, termasuk pemulihan ekonomi dan perubahan iklim.

Baca juga: Menkes Sebut Akan Minta Presiden Jokowi Negosiasi ke China Tambah Dosis Vaksin Sinovac

"Guna mencapai hal ini, kita juga harus mengatasi hambatan perdagangan antara negara-negara ASEAN dengan Inggris, misalnya melalui program fasilitasi perdagangan," kata Menlu Retno.

Ia berharap kerja sama bersama negara Inggris dapat semakin diperluas ke aspek lainnya, di antaranya bidang ekonomi digital, layanan keuangan, dan energi baru dan terbarukan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X