Kompas.com - 07/04/2021, 14:07 WIB
Sebanyak 22 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) dikerahkan guna membantu penanganan banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT). Korps MarinirSebanyak 22 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) dikerahkan guna membantu penanganan banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 22 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) dikerahkan guna membantu penanganan banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan yang dikomandoi Mayor Mar Doni.

Pelepasan operasi kemanusiaan tersebut dipimpin langsung Kapala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayor Jenderal TNI Tugas Ratmono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (7/04/21).

Doni yang sehari-hari menjabat sebagai Pasiops Batalyon Angmor 1 Mar itu memimpin pengecekan terakhir personel dan material yang diberangkatkan.

Baca juga: BNPB Fokuskan Pencarian Korban Bencana NTT di Tiga Wilayah

"Satgas merupakan panggilan tugas dari ibu pertiwi, untuk membantu saudara-saudara sebangsa yang membutuhkan pertolongan. Ini menuntut kesigapan kalian, kesiapan kalian dan keikhlasan kalian untuk melaksanakan tugas," ujar Doni dalam keterangan tertulis, Rabu (7/4/2021).

Seluruh personel berikut perlengkapan diterbangkan dari Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat angkut A-I323 Hercules TNI Angkatan Udara pada Rabu (7/4/2021), pukul 07.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perlengkapan yang dibawa pada Satgas Kemanusiaan meliputi 1 unit ambulance, 3 unit tenda Singapore, 2 unit tenda Malvinas, 22 buah fiellabind, 7 tabung oksigen, 7 set bedah minor, 1 kat dokter, 3 kat rawat, obat-obatan dan alat kesehatan dukungan Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Diskesal).

Hadir dalam kegiatan ini Kadiskes Kormar Kolonel Laut (K) Aryo Bintoro hingga Danmenbanpur I Marinir Kolonel Mar Ervan Dian.

Baca juga: BNPB Bantu Uang Sewa Rp 500.000 Per Bulan untuk Warga Terdampak Bencana NTT

Sebelumnya diketahui, banjir bandang telah menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4/2021) pukul 01.00 WITA.

Berdasarkan laporan BNPB, banjir bandang dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi.

Terdapat beberapa wilayah yang diterjang banjir bandang, NTT, di antaranya Desa Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Desa Oyang Barang dan Pandai di Kecamatan Wotan Ulumado serta Desa Waiwadan dan Duwanur di Kecamatan Adonara Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Kontras Sebut Somasi ke Aktivis HAM Jadi Ancaman Baru

2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Kontras Sebut Somasi ke Aktivis HAM Jadi Ancaman Baru

Nasional
Saksi Sebut Atasannya di KPK Terlibat Kasus Suap, Eks Penyidik Stepanus Robin: Mana Buktinya?

Saksi Sebut Atasannya di KPK Terlibat Kasus Suap, Eks Penyidik Stepanus Robin: Mana Buktinya?

Nasional
Saat Jokowi Disambut Prosesi Adat Tepung Tawar di Tana Tidung...

Saat Jokowi Disambut Prosesi Adat Tepung Tawar di Tana Tidung...

Nasional
Temuan Kontras: 66 Kasus Kekerasan terhadap Pembela HAM dalam 2 Tahun Jokowi-Ma’ruf

Temuan Kontras: 66 Kasus Kekerasan terhadap Pembela HAM dalam 2 Tahun Jokowi-Ma’ruf

Nasional
UPDATE 19 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes hingga Anak-anak

UPDATE 19 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes hingga Anak-anak

Nasional
Survei SMRC: Kondisi Politik dan Penegakan Hukum Cenderung Memburuk

Survei SMRC: Kondisi Politik dan Penegakan Hukum Cenderung Memburuk

Nasional
Jokowi Ingin Lebih dari 70 Persen Penduduk RI Sudah Divaksin di Akhir 2021

Jokowi Ingin Lebih dari 70 Persen Penduduk RI Sudah Divaksin di Akhir 2021

Nasional
Kapolsek Parigi Moutong yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Segera Diberhentikan Tidak Hormat

Kapolsek Parigi Moutong yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Segera Diberhentikan Tidak Hormat

Nasional
Kemenag: Pergeseran Libur Tak Ubah Substansi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kemenag: Pergeseran Libur Tak Ubah Substansi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Nasional
Jokowi: Rehabilitasi Hutan Mangrove Ditargetkan Bisa Capai 600.000 Hektar dalam 3 Tahun

Jokowi: Rehabilitasi Hutan Mangrove Ditargetkan Bisa Capai 600.000 Hektar dalam 3 Tahun

Nasional
Stepanus Robin Bantah Ada 8 'Orang Dalam' Azis Syamsuddin di KPK

Stepanus Robin Bantah Ada 8 "Orang Dalam" Azis Syamsuddin di KPK

Nasional
Survei SMRC: 48,2 Persen Responden Nilai Kondisi Pemberantasan Korupsi Buruk

Survei SMRC: 48,2 Persen Responden Nilai Kondisi Pemberantasan Korupsi Buruk

Nasional
KSAL Sematkan Panglima TNI Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi

KSAL Sematkan Panglima TNI Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi

Nasional
Kontras Nilai Demokrasi Perlahan Mati di Tahun Ke-2 Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf

Kontras Nilai Demokrasi Perlahan Mati di Tahun Ke-2 Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf

Nasional
Kemenkes: Masih Banyak Lansia yang Belum Mau Divaksin karena Terpapar Hoaks

Kemenkes: Masih Banyak Lansia yang Belum Mau Divaksin karena Terpapar Hoaks

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.