Tindakan Pelanggaran atas Kebebasan Beragama-Berkeyakinan Meningkat pada Periode Kedua Jokowi

Kompas.com - 06/04/2021, 17:30 WIB
Budayawan melakukan aksi dukung Sunda Wiwitan Cigugur di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Senin (27/7/2020).  Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan dan solidaritas budayawan terkait penyegelan pemakaman tokoh masyarakat adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan di situs Curug Goong Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat serta menuntut pemerintah untuk memberi kebebasan mayarakat adat dalam beribadat dab beragama. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/pras. ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBIBudayawan melakukan aksi dukung Sunda Wiwitan Cigugur di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan dan solidaritas budayawan terkait penyegelan pemakaman tokoh masyarakat adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan di situs Curug Goong Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat serta menuntut pemerintah untuk memberi kebebasan mayarakat adat dalam beribadat dab beragama. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/pras.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan hasil riset Setara Institute, tindakan pelanggaran atas kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) meningkat pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Pada 2019, Setara Institute mencatat ada 327 tindakan pelanggaran. Kemudian meningkat pada 2020 menjadi 422 tindakan.

"Sebelumnya itu 327 tindakan ke 422 tindakan," ujar Direktur Riset Setara Institute Halili Hasan, dalam konferensi pers, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Setara: Pelanggaran Kebebasan Beragama-Berkeyakinan Banyak Dilakukan Aktor Negara

Jenis tindakan pelanggaran atas KBB antara lain, pelaporan soal penodaan agama, penolakan pendirian tempat ibadah, pelarangan aktivitas beribadah, perusakan tempat ibadah, hingga kekerasan.

Sementara dari jumlah peristiwa, Setara Institute mencatat penurunan. Tercatat ada 200 peristiwa pelanggaran atas KBB pada 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 2020, jumlahnya menurun menjadi 180 peristiwa pelanggaran.

"Dan peristiwa ada penurunan sedikit, dari 200 ke 180," ujarnya.

Baca juga: Setara: Jabar Terbanyak Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Tahun 2020

Halili menjelaskan, 180 peristiwa dan 422 tindakan pelanggaran atas KBB tersebar di 29 provinsi. Peristiwa pelanggaran paling banyak terjadi di Jawa Barat, yakni 39 peristiwa.

Provinsi tertinggi kedua adalah Jawa Timur dengan 23 peristiwa. Kemudian Aceh dengan 18 persitiwa KBB.

Selanjutnya ada Provinsi DKI Jakarta yang memiliki 13 peristiwa pelanggaran.

Urutan kelima, ada Provinsi Jawa Tengah dengan 12 peristiwa KBB dan Sumatera Utara 9 peristiwa pelanggaran.

Menurut Halili, pemerintah perlu mengintensifkan penguatan program solidaritas antarumat beragama untuk mencegah terjadinya pelanggaran atas KBB.

Ia juga menekankan soal penanganan penyebaran berita bohong dan penanggulangan politisasi Covid-19 berbasis doktrin keagamaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Tabur Bunga Peringati Tragedi 27 Juli 1996, PDI-P: Perjuangan Belum Selesai

Gelar Tabur Bunga Peringati Tragedi 27 Juli 1996, PDI-P: Perjuangan Belum Selesai

Nasional
Airlangga: Untuk Mencapai Kekebalan Kelompok, Perlu 208 Juta Penduduk Divaksin

Airlangga: Untuk Mencapai Kekebalan Kelompok, Perlu 208 Juta Penduduk Divaksin

Nasional
Menteri PPPA Sebut Dunia Usaha Punya Peran Penting untuk Perluas Jangkauan Vaksinasi Covid-19 Anak-anak

Menteri PPPA Sebut Dunia Usaha Punya Peran Penting untuk Perluas Jangkauan Vaksinasi Covid-19 Anak-anak

Nasional
718.000 Anak Usia 12-17 Tahun Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

718.000 Anak Usia 12-17 Tahun Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
Jokowi: Mahasiswa di Jurusan Sama Tak Berarti Kelak Harus Berprofesi Sama

Jokowi: Mahasiswa di Jurusan Sama Tak Berarti Kelak Harus Berprofesi Sama

Nasional
Dewan Guru Besar UI Desak PP 75/2021 Dicabut, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Dewan Guru Besar UI Desak PP 75/2021 Dicabut, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Nasional
Kasus Suap Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

Kasus Suap Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

Nasional
Menteri PPPA Minta Penyedia Jasa Lindungi Anak dari Dampak Negatif Internet

Menteri PPPA Minta Penyedia Jasa Lindungi Anak dari Dampak Negatif Internet

Nasional
Pemerintah Diminta Jelaskan Aturan Makan 20 Menit, Puan Nilai Agar Tak Jadi Lelucon

Pemerintah Diminta Jelaskan Aturan Makan 20 Menit, Puan Nilai Agar Tak Jadi Lelucon

Nasional
Kasus Aa Umbara, KPK Dalami Aliran Uang dari Kontraktor Proyek Bansos

Kasus Aa Umbara, KPK Dalami Aliran Uang dari Kontraktor Proyek Bansos

Nasional
Polri: Pengawasan Waktu Makan 20 Menit Tugas Satgas Covid-19

Polri: Pengawasan Waktu Makan 20 Menit Tugas Satgas Covid-19

Nasional
Kebijakan Migrasi ke TV Digital di Tengah Pandemi Dinilai Memberatkan

Kebijakan Migrasi ke TV Digital di Tengah Pandemi Dinilai Memberatkan

Nasional
Statuta UI Baru Dianggap Cacat Formil, Dewan Guru Besar Desak Jokowi Cabut

Statuta UI Baru Dianggap Cacat Formil, Dewan Guru Besar Desak Jokowi Cabut

Nasional
PPKM Diperpanjang, Pemerintah Diminta Pastikan Bantuan Tunai Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

PPKM Diperpanjang, Pemerintah Diminta Pastikan Bantuan Tunai Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Nasional
Jokowi Luncurkan Core Values ASN, Gus Halim: Ini Bagus untuk Tingkatkan Kemampuan

Jokowi Luncurkan Core Values ASN, Gus Halim: Ini Bagus untuk Tingkatkan Kemampuan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X