Saat Jokowi dan Prabowo Jadi Saksi Nikah Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah

Kompas.com - 03/04/2021, 18:12 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana saat menghadiri acara akad nikah YouTuber Atta Halilintar dan penyanyu Aurel Hermansyah di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/4/2021). Dokumentasi/ Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana saat menghadiri acara akad nikah YouTuber Atta Halilintar dan penyanyu Aurel Hermansyah di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/4/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana menghadiri acara akad nikah YouTuber Atta Halilintar dan penyanyi Aurel Hermansyah di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/4/2021).

Dikutip dari rilis resmi Sekretariat Presiden, Presiden hadir sebagai saksi nikah dari pihak mempelai pria dalam akad nikah itu.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto hadir bertindak sebagai saksi nikah dari pihak mempelai wanita.

Baca juga: Presiden Jokowi dan Prabowo Hadir Jadi Saksi Nikah Atta dan Aurel

Kedatangan Jokowi dan Iriana disambut oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo yang dalam resepsi akad ini menjadi perwakilan dari pihak keluarga mempelai.

Jokowi dan Iriana juga memberikan ucapan selamat kepada Atta dan Aurel sebelum meninggalkan lokasi acara.

Adapun Atta Halilintar tak menyangka bahwa Presiden Jokowi bisa hadir karena awalnya surat yang ia kirimkan sempat tak terbaca.

Baca juga: Atta Halilintar: Walau Mendadak, Terima Kasih Pak Jokowi dan Prabowo

Ucapan terima kasih juga disampaikan Aurel Hermansyah kepada Prabowo karena sudah bersedia menjadi saksi dalam pernikahannya.

“Walaupun mendadak, terima kasih banget Pak Jokowi, sama ibu lagi (datang). Pak Prabowo juga (terima kasih),” kata Atta, dikutip dari siaran langsung RCTI+, Sabtu (3/4/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Puan Minta Deteksi Covid-19 Diperketat

Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Puan Minta Deteksi Covid-19 Diperketat

Nasional
UPDATE: Sebaran 4.608 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

UPDATE: Sebaran 4.608 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

Nasional
UPDATE: 8.918.784 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 8.918.784 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Kekerasan Militer Israel, Pemerintah Diminta Dorong KTT OKI Lindungi Warga Palestina

Kekerasan Militer Israel, Pemerintah Diminta Dorong KTT OKI Lindungi Warga Palestina

Nasional
UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 63.258 Sampel dalam Sehari

UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 63.258 Sampel dalam Sehari

Nasional
UPDATE 12 April: Ada 87.034 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 12 April: Ada 87.034 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE: Bertambah 152, Kasus Kematian akibat Covid-19 Mencapai 47.617

UPDATE: Bertambah 152, Kasus Kematian akibat Covid-19 Mencapai 47.617

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.671, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.584.878

UPDATE: Bertambah 4.671, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.584.878

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.608, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1.728.204

UPDATE: Bertambah 4.608, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1.728.204

Nasional
UPDATE 12 Mei: Ada 95.709 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Mei: Ada 95.709 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Soal 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Anggota Komisi III DPR: Ada Kesan Mereka Mau Disingkirkan

Soal 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Anggota Komisi III DPR: Ada Kesan Mereka Mau Disingkirkan

Nasional
Menag: Dari Pandemi Kita Diingatkan, Nyawa Sesama adalah Prioritas Utama

Menag: Dari Pandemi Kita Diingatkan, Nyawa Sesama adalah Prioritas Utama

Nasional
Cegah Covid-19, Masyarakat di Zona Kuning dan Hijau Dilarang Silaturahmi secara Fisik

Cegah Covid-19, Masyarakat di Zona Kuning dan Hijau Dilarang Silaturahmi secara Fisik

Nasional
Satgas Imbau Masyarakat di Zona Merah dan Oranye Tidak Silaturahmi secara Fisik

Satgas Imbau Masyarakat di Zona Merah dan Oranye Tidak Silaturahmi secara Fisik

Nasional
SK Pembebasan Tugas 75 Pegawai KPK Dinilai Cacat Hukum

SK Pembebasan Tugas 75 Pegawai KPK Dinilai Cacat Hukum

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X