Kompas.com - 31/03/2021, 12:49 WIB
Seorang lansia sedang disuntik vaksin Covid-19 oleh seorang petugas medis. Sebelumnya, Pemerintah kota Palembang membuka Vaksinasi massal untuk lansia yang berusia 60 tahun ke atas di mall Palembang Icon (Picon), Selasa (16/3/2021). Vaksinasi ini diikuti oleh ratusan lansia yang telah mendaftar secara online. KOMPAS.com / AJI YK PUTRASeorang lansia sedang disuntik vaksin Covid-19 oleh seorang petugas medis. Sebelumnya, Pemerintah kota Palembang membuka Vaksinasi massal untuk lansia yang berusia 60 tahun ke atas di mall Palembang Icon (Picon), Selasa (16/3/2021). Vaksinasi ini diikuti oleh ratusan lansia yang telah mendaftar secara online.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lanjut usia (lansia) berjalan lambat dibandingkan vaksinasi bagi petugas pelayanan publik.

"Vaksinasi pada lansia pada tahap 2 ini memang masih lambat, karena dari target 21,6 juta, saat ini baru sekitar 1.564.000 lansia yang divaksin. Kalah dari pelayanan publik, jauh angkanya hampir 5 jutaan," kata Maxi dalam diskusi secara virtual bertajuk "Partisipasi Lansia, Tugas Bersama", Rabu (31/3/2021).

Maxi mengatakan, percepatan vaksinasi Covid-19 bagi lansia membutuhkan komitmen dari pemerintah daerah dalam memberikan akses bagi lansia untuk melaksanakan vaksinasi.

Baca juga: Warga Kota Padang Antusias Ikut Vaksinasi, 30.000 PNS, Pelayan Publik, dan Lansia Sudah Suntik vaksin

Ia mengatakan, sejauh ini vaksinasi Covid-19 bagi lansia terkonsentrasi di kota-kota besar dengan dibentuknya sentra-sentra vaksinasi.

Namun, hal tersebut belum menjangkau daerah-daerah di kecamatan.

"Ini yang perlu diperhatikan oleh Pemerintah Daerah, bagaimana memprioritaskan lansia untuk datang ke tempat-tempat ataupun membuka pos-pos pelayanan kesehatan," ujarnya.

Lebih lanjut, Maxi mendorong agar pemerintah daerah mulai membuka pos-pos pelayanan vaksinasi bagi lansia di luar fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dengan menerapkan sistem keamanan yang baik.

"Dengan safety yang bagus ada dokter yang stand by kalau ada KIPI," pungkasnya.

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Akui Vaksinasi Lansia Relatif Lambat, Apa Alasannya?

Adapun hingga Selasa (31/3/2021) jumlah lansia yang divaksin dosis pertama sebanyak 1.546.269 orang.

Kemudian, sebanyak 159.823 orang sudah melaksanakan vaksinasi dosis kedua.

Informasi tersebut ditayangkan www.kemkes.go.id yang dikutip Kompas.com, Selasa.

Sementara itu, jumlah petugas publik yang divaksin dosis kedua sebanyak 4.858.404 orang dan sebanyak 2.119.155 orang sudah menyelesaikan vaksinasi dosis kedua.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesmistis Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Pengamat: Kecuali Ada Keajaiban

Pesmistis Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Pengamat: Kecuali Ada Keajaiban

Nasional
TNI Bakal Amankan Pembangunan 5.000 BTS di Papua dan Natuna

TNI Bakal Amankan Pembangunan 5.000 BTS di Papua dan Natuna

Nasional
Penyuap Edhy Prabowo Sebut Lebih Banyak Rugi Ketika Ekspor Benur

Penyuap Edhy Prabowo Sebut Lebih Banyak Rugi Ketika Ekspor Benur

Nasional
Saat 75 Pegawai KPK Dinyatakan Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan...

Saat 75 Pegawai KPK Dinyatakan Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan...

Nasional
KSP Sebut Tol Becakayu Bisa Beroperasi Penuh Akhir Tahun Ini

KSP Sebut Tol Becakayu Bisa Beroperasi Penuh Akhir Tahun Ini

Nasional
Antsipasi Terpapar Varian Baru Virus Corona, Doni Monardo: Prokes Adalah Kunci

Antsipasi Terpapar Varian Baru Virus Corona, Doni Monardo: Prokes Adalah Kunci

Nasional
Diikuti 1.351 Pegawainya, Ini Rangkaian Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK...

Diikuti 1.351 Pegawainya, Ini Rangkaian Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK...

Nasional
Ada 3 Syarat Pemecatan Pegawai KPK, Tes Wawasan Kebangsaan Disebut Tak Termasuk

Ada 3 Syarat Pemecatan Pegawai KPK, Tes Wawasan Kebangsaan Disebut Tak Termasuk

Nasional
[POPULER NASIONAL] Elektabilitas PDI-P Tertinggi di Survei Indikator | Tes Covid-19 Disarankan Pakai Rapid Antigen, Bukan GeNose

[POPULER NASIONAL] Elektabilitas PDI-P Tertinggi di Survei Indikator | Tes Covid-19 Disarankan Pakai Rapid Antigen, Bukan GeNose

Nasional
Polri Belum Tugaskan Densus 88 untuk Tindak KKB di Papua

Polri Belum Tugaskan Densus 88 untuk Tindak KKB di Papua

Nasional
Anggota Komisi III: Publik Butuh Informasi Utuh soal Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Anggota Komisi III: Publik Butuh Informasi Utuh soal Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Nasional
Arsul Sani: Semestinya Dewas KPK Tak Berwenang Berikan Izin Penyadapan

Arsul Sani: Semestinya Dewas KPK Tak Berwenang Berikan Izin Penyadapan

Nasional
Evaluasi Fungsi Pengawasan, Formappi: Beberapa Rekomendasi DPR Diabaikan Mitra Kerja

Evaluasi Fungsi Pengawasan, Formappi: Beberapa Rekomendasi DPR Diabaikan Mitra Kerja

Nasional
Menag Instruksikan Pengetatan Pengawasan Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah

Menag Instruksikan Pengetatan Pengawasan Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah

Nasional
Jokowi dan Sri Mulyani Disebut Sudah Satu Suara soal THR ASN

Jokowi dan Sri Mulyani Disebut Sudah Satu Suara soal THR ASN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X