Kompas.com - 29/03/2021, 20:11 WIB
Bandara Kertajati saat ini memiliki kapasitas 5 juta penumpang per tahun. Kedepannya akan dilakukan pengembangan, sehingga kapasitas meningkat menjadi sekitar 29,3 juta penumpang per tahun. Dok. Humas Angkasa Pura IIBandara Kertajati saat ini memiliki kapasitas 5 juta penumpang per tahun. Kedepannya akan dilakukan pengembangan, sehingga kapasitas meningkat menjadi sekitar 29,3 juta penumpang per tahun.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Bandara Kertajati akan menjakankan fungsi sebagai lokasi maintenance, repair, and operation (MRO) atau perawatan dan perbaikan pesawat yang ada di Indonesia.

Pesawat milik TNI AU rencananya memanfaatkan fungsi dari bandara yang berada di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat itu.

"Kita tahu bahwa bisnis bandara itu, ada untuk penumpang, ada untuk cargo dan juga ada perawatan (MRO). Tadi dibahas, agar Bandara Kertajati fokus juga kepada bisnis non-penumpang," ujar Emil, sapaan Ridwan Kamil. 

Baca juga: Penerbangan Kargo Bandara Kertajati Resmi Beroperasi

Emi menjelaskan hal itu dalam konferensi pers virtual usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widoddo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan sejumlah menteri lainnya pada Senin (29/3/2021).

"Untuk cargo sudah dimulai. Nah yang akan dikonsolidasikan oleh Pak Menteri Perhubungan adalah fungsi MRO. Sehingga semua pesawat di Indonesia ini bisa difasilitasi di sana, termasuk untuk TNI AU," lanjutnya.

Emil pun mengaku telah menerima penawaran dari salah satu perusahaan penerbangan internasional di Asia.

Perusahaan tersebut menyatakan berminat membuka MRO untuk maskapai penerbangannya di Bandara Kertajati.

"Jadi alhamdulillah sudah satu frekuensi," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Emil juga mengungkapkan, akses dari Bandung menuju Bandara Kertajati akan selesai pada Desember 2021.

Akses tersebut berupa ruas tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau disebut Tol Cisumdawu.

Baca juga: Akses Bandung-Bandara Kertajati Diprediksi Rampung pada Desember

Selama ini, akibat tol tersebut belum selesai dibangun, Bandara Kertajati belum berfungsi optimal.

"Tapi tadi disampaikan Pak Menteri Perhubungan, alhamdulillah insya allah mohon doanya pada desember 2021 akan terhubung (Bandung-Kertajati)," lanjutnya.

Setelah nantinya selesai pada Desember, Emil optimistis bandara dan kawasan di sekitarnya akan berkembang pesat. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Nasional
Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Nasional
Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Nasional
Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Nasional
Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Nasional
Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Nasional
Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Nasional
Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Nasional
MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

Nasional
Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Nasional
MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

Nasional
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Nasional
Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Nasional
Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X