Sudah Suntikkan 10,4 Juta Dosis, Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Vaksinasi Covid-19 Tertinggi

Kompas.com - 29/03/2021, 15:28 WIB
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada masyarakat di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (16/3/2021). Kegiatan vaksinasi massal tersebut dilakukan kepada ratusan orang dari berbagai komponen masyarakat untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19 sekaligus sebagai upaya mewujudkan kawasan Ubud sebagai salah satu dari tiga zona hijau COVID-19 yang disiapkan dibuka kembali untuk pariwisata. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFVaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada masyarakat di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (16/3/2021). Kegiatan vaksinasi massal tersebut dilakukan kepada ratusan orang dari berbagai komponen masyarakat untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19 sekaligus sebagai upaya mewujudkan kawasan Ubud sebagai salah satu dari tiga zona hijau COVID-19 yang disiapkan dibuka kembali untuk pariwisata.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basir mengungkapkan, sebanyak 10.428.756 dosis vaksin Covid-19 sudah digunakan di Indonesia hingga Sabtu (27/3/2021) lalu.

Honesti mengatakan, program vaksinasi di Indonesia itu salah satu yang terdepan dan masuk dalam 10 besar dibandingkan negara-negara lainnya.

"Indonesia termasuk negara yang cukup terdepan dari sisi program vaksinasi ini, di mana sampai posisi kemarin 27 Maret, itu ada sekitar 10,4 juta dosis vaksin sudah diberikan ke masyarakat dan kita juga masih masuk 10 besar lah kalau kita bandingkan dengan negara-negara di dunia lainnya," kata Honesti dalam rapat dengan Komisi VI DPR, Senin (29/3/2021).

Dalam data yang dipaparkan oleh Honesti, Indonesia duduk di urutan ke-9 negara dengan jumlah vaksinasi tertinggi di dunia.

Baca juga: Soal Embargo Vaksin AstraZeneca, Bio Farma Minta Kemenlu Berdiplomasi dengan India

Berdasarkan data tersebut, Indonesia tercatat memiliki peringkat lebih tinggi dibanding sejumlah negara seperti Perancis, Italia, dan Kanada.

Adapun negara dengan jumlah vaksinasi tertinggi di dunia adalah Amerika Serikat disusul China, India, Inggris, dan Brasil.

"Posisi kita sedikit lebih bagus dari beberapa negara di Eropa, tentunya ini harus kita pertahankan terus dan terus meningkatkan kecepatan dari vaksinasi," kata Honesti.

Honesti memaparkan, hingga Sabtu lalu, sebanyak 20.549.680 dosis vaksin telah didistribusikan ke 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Baca juga: KSAL: Prajurit Satuan Tempur Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Selanjutnya, sebanyak 14.276.475 dosis atau 69 persen dari jumlah dosis yang telah didistribusikan ke provinsi juga telah didistribusikan ke fasilitas-fasilitas kesehatan di tingkat kabupaten/kota untuk digunakan.

Honesti mengatakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 ini berkejaran dengan perkembangan mutasi dari virus itu sendiri.

"Jadi kecepatan memang sangat menentukan di sini bagaimana Indonesia bisa mendapatkan herd immunity itu dalam waktu lebih kurang 15 bulan mungkin mudah-mudahan kalau bisa lebih cepat," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengingat Kembali Tragedi Trisakti 12 Mei 1998, ketika Mahasiswa di Dalam Kampus Ditembaki

Mengingat Kembali Tragedi Trisakti 12 Mei 1998, ketika Mahasiswa di Dalam Kampus Ditembaki

Nasional
Ada Potensi Kerumunan Usai Shalat Id, Menko PMK Minta Protokol Kesehatan Diperketat

Ada Potensi Kerumunan Usai Shalat Id, Menko PMK Minta Protokol Kesehatan Diperketat

Nasional
Larang Takbir Keliling, Menag: Berpotensi Akibatkan Kerumunan

Larang Takbir Keliling, Menag: Berpotensi Akibatkan Kerumunan

Nasional
Deretan 5 Perwira Tinggi Marinir yang Naik Pangkat

Deretan 5 Perwira Tinggi Marinir yang Naik Pangkat

Nasional
BW Sebut SK Pembebasan Tugas Pegawai KPK Bertentangan dengan Putusan MK

BW Sebut SK Pembebasan Tugas Pegawai KPK Bertentangan dengan Putusan MK

Nasional
75 Pegawai KPK Diperintahkan Lepas Kasus, BW: Akan Terjadi Delay Justice

75 Pegawai KPK Diperintahkan Lepas Kasus, BW: Akan Terjadi Delay Justice

Nasional
'Mereka Bahagia Sekali, Ada yang Terima Rp 15 Juta, Rp 20 Juta...'

"Mereka Bahagia Sekali, Ada yang Terima Rp 15 Juta, Rp 20 Juta..."

Nasional
Pimpinan Komisi III DPR Minta 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Tidak Diberhentikan

Pimpinan Komisi III DPR Minta 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Tidak Diberhentikan

Nasional
75 Pegawainya Dibebastugaskan, KPK Koordinasi dengan BKN dan Kemenpan RB

75 Pegawainya Dibebastugaskan, KPK Koordinasi dengan BKN dan Kemenpan RB

Nasional
75 Pegawai KPK Diperintahkan Lepas Perkara yang Ditanganinya, Hanya Boleh Bekerja Sesuai Arahan Atasan

75 Pegawai KPK Diperintahkan Lepas Perkara yang Ditanganinya, Hanya Boleh Bekerja Sesuai Arahan Atasan

Nasional
Kasus Positif Covid-19 yang Masih Bertambah dan Potensi Lonjakan Usai Libur Lebaran

Kasus Positif Covid-19 yang Masih Bertambah dan Potensi Lonjakan Usai Libur Lebaran

Nasional
NU Imbau Masyarakat Laksanakan Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-masing

NU Imbau Masyarakat Laksanakan Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-masing

Nasional
Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Nganjuk, Makin Tinggi Jabatan, Makin Mahal Setoran

Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Nganjuk, Makin Tinggi Jabatan, Makin Mahal Setoran

Nasional
Cegah Covid-19, Satgas: Jangan Silaturahmi secara Fisik Saat Lebaran

Cegah Covid-19, Satgas: Jangan Silaturahmi secara Fisik Saat Lebaran

Nasional
Kakorlantas Minta Masyarakat Urungkan Niat Mudik jika Tak Ingin Diputarbalikkan

Kakorlantas Minta Masyarakat Urungkan Niat Mudik jika Tak Ingin Diputarbalikkan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X