2 Remaja WNI Alami Kekerasan di AS, Menlu: KJRI New York Komunikasi dengan Kantor Wali Kota Philadelphia

Kompas.com - 27/03/2021, 18:02 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Rapat tersebut membahas perkembangan diplomasi vaksin COVID-19 guna program vaksinasi nasional, kebijakan pelindungan WNI di luar negeri dalam menghadapi gelombang kedua COVID-19 dan kebijakan politik luar negeri Indonesia terhadap perkembangan di dunia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Luar Negeri Retno Marsudi bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Rapat tersebut membahas perkembangan diplomasi vaksin COVID-19 guna program vaksinasi nasional, kebijakan pelindungan WNI di luar negeri dalam menghadapi gelombang kedua COVID-19 dan kebijakan politik luar negeri Indonesia terhadap perkembangan di dunia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyatakan, Konsul Jenderal RI (KJRI) New York telah berkomunikasi dengan kantor Wali Kota Philadelphia menyusul insiden kekerasan terhadap dua warga negara Indonesia (WNI) di Philadelphia, Amerika Serikat, pada Minggu (21/3/2021) lalu.

"KJRI New York sudah lakukan komunikasi dengan kantor Wali Kota Philadelphia sampaikan concern, sambil tentunya hormati privacy act," kata Retno dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/3/2021).

Ia menambahkan, hingga kini aparat kepolisian juga tengah menyelidiki rekaman CCTV yang ada di tempat kejadian yaitu di Stasiun City Hall, Philadelphia.

Retno mengatakan, seluruh perwakilan RI di AS secara terus menerus juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di AS untuk waspada dan hati-hati.

Baca juga: Kemlu Terus Upayakan WNI di Myanmar dalam Keadaan Aman

"Serta segera melaporkan ke aparat keamanan atau hotline perwakilan RI jika alami insiden," ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa perwakilan RI juga terus melakukan komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat dan mahasiswa Indonesia di AS.

Tak hanya itu, Retno juga menyebut Direktorat Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Amerika dan Eropa (Dirjen Amerop) Kemenlu juga telah melakukan pembicaraan dengan Acting Assistant Secretary of State for East Asian and Pacific Affairs Kemenlu AS Sung Kim.

"Dirjen Amerop sampaikan concern serta mohon perhatian perlindungan dan keselamatan terhadap WNI di AS," tuturnya.

Sementara itu, kata Retno, Sung Kim juga menegaskan bahwa penegak hukum di AS baik federal maupun lokal akan terus berusaha menangani kasus tersebut dan kasus lain serupa.

Diberitakan, dua remaja WNI mengaku mendapat serangan oleh sekelompok remaja di Stasiun City Hall, Philadelphia.

Baca juga: Menlu Retno dan Menhan Prabowo Akan ke Jepang untuk Pertemuan 2+2

Dikutip dari NBC, kepolisian telah menerima laporan adanya serangan terhadap dua WNI tersebut.

Kepada NBC, dua remaja itu mengatakan bahwa saat menunggu kereta, tiba-tiba mereka didatangi sekelompok remaja dan langsung mengucapkan kata-kata kasar, bahkan menampar wajah mereka.

Salah satu remaja WNI meyakini bahwa serangan yang mereka dapat adalah serangan bermotif rasial.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Nasional
Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Nasional
Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Nasional
Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Nasional
Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Nasional
Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Nasional
Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Nasional
Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Nasional
Haji 2021 Terbatas untuk Warga Saudi dan Ekspatriat, Amphuri: Kita Harus Terima walau Berat

Haji 2021 Terbatas untuk Warga Saudi dan Ekspatriat, Amphuri: Kita Harus Terima walau Berat

Nasional
Kemenlu: WNI yang Bermukim di Arab Saudi Bisa Melakukan Ibadah Haji

Kemenlu: WNI yang Bermukim di Arab Saudi Bisa Melakukan Ibadah Haji

Nasional
Kemenlu Pastikan Ibadah Haji 2021 Hanya untuk Orang-orang yang Tinggal di Arab Saudi

Kemenlu Pastikan Ibadah Haji 2021 Hanya untuk Orang-orang yang Tinggal di Arab Saudi

Nasional
Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Nasional
PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

Nasional
Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Nasional
UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X