Kompas.com - 26/03/2021, 11:24 WIB
Ahmad Yani, di Polda Metro Jaya, Senin (10/6/2019) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGIAhmad Yani, di Polda Metro Jaya, Senin (10/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah benda mencurigakan ditemukan di depan kediaman deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani, di Cipinang pada Jumat (26/3/2021).

Ada dugaan bahwa benda mencurigakan itu diduga bom. Hal ini menyebabkan Tim Gegana dari Kepolisian mendatangi kediaman Ahmad Yani di Cipinang Indah, Jakarta Timur.

Ahmad Yani menjelaskan bahwa benda mencurigakan itu ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB.

"Pembantu saya mau buang sampah, buka pagar rumah, di depan itu ada tas. Karena agak berat, pembantu saya menghubungi sekuriti kompleks, " ucap Ahmad Yani.

Yani mengatakan benda mencurigakan tersebut berupa tas yang berisi tabung yang dilengkapi dengan timer.

"Sebuah tabung yang ada timer-nya, kami duga bom," ujar Yani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ahmad Yani Sebut Tas Mencurigakan di Depan Rumahnya Berisi Tabung dengan Timer

Menurut Ahmad Yani, petugas keamanan melihat dua orang mencurigakan yang diduga meletakkan benda misterius itu.

Namun, belum diketahui siapa dan apa motif dua orang itu, atau apakah mereka terkait benda mencurigakan itu.

Saat ini, benda mencurigakan itu sudah diamankan petugas kepolisian.

Polisi telah memastikan bahwa benda itu bukan bom. Setelah diperiksa Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya, benda itu hanya menyerupai bom.

"Iya betul (temuan benda mencurigakan) sudah selesai hasil cek TKP (tempat kejadian perkara). Hasilnya bom tidak benar atau palsu," kata Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, AKP Esti Budi saat dihubungi, Jumat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waketum Golkar Ajak Mantan Kader yang Belum Beruntung Bikin Partai Baru untuk Bergabung Lagi

Waketum Golkar Ajak Mantan Kader yang Belum Beruntung Bikin Partai Baru untuk Bergabung Lagi

Nasional
Golkar Terbuka Berkoalisi dengan Partai Mana Pun, Termasuk Pecahan Partai Golkar

Golkar Terbuka Berkoalisi dengan Partai Mana Pun, Termasuk Pecahan Partai Golkar

Nasional
Jokowi: BUMN Terlalu Sering Kita Proteksi, Enak Sekali

Jokowi: BUMN Terlalu Sering Kita Proteksi, Enak Sekali

Nasional
Wapres Sebut Laznas Yatim Mandiri Telah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Terdampak Pandemi

Wapres Sebut Laznas Yatim Mandiri Telah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Terdampak Pandemi

Nasional
Akbar Tanjung: Kalau 2004 Golkar Pernah Jadi Pemenang, Insya Allah 20 Tahun Kemudian Juga Bisa

Akbar Tanjung: Kalau 2004 Golkar Pernah Jadi Pemenang, Insya Allah 20 Tahun Kemudian Juga Bisa

Nasional
Minta BUMN yang Tak Berkembang Ditutup, Jokowi: Tidak Ada 'Selamet-selametin'

Minta BUMN yang Tak Berkembang Ditutup, Jokowi: Tidak Ada "Selamet-selametin"

Nasional
Jokowi: Kadang Saya Malu, BUMN Sudah 'Dibukain' Pintu tetapi Enggak Ada Respons

Jokowi: Kadang Saya Malu, BUMN Sudah "Dibukain" Pintu tetapi Enggak Ada Respons

Nasional
Wapres Sebut Jumlah Anak Yatim Piatu Mencapai 28.000 Per September 2021

Wapres Sebut Jumlah Anak Yatim Piatu Mencapai 28.000 Per September 2021

Nasional
Enam Orang yang Terjaring OTT Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Enam Orang yang Terjaring OTT Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Nasional
Jokowi Tekankan soal Transformasi Bisnis dan Adaptasi Teknologi di BUMN

Jokowi Tekankan soal Transformasi Bisnis dan Adaptasi Teknologi di BUMN

Nasional
Anggota DPR Nilai Cara Penagihan Pinjol dengan Teror dan Intimidasi Patut Diberangus

Anggota DPR Nilai Cara Penagihan Pinjol dengan Teror dan Intimidasi Patut Diberangus

Nasional
OTT di Musi Banyuasin, KPK Tangkap Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dan 5 ASN

OTT di Musi Banyuasin, KPK Tangkap Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dan 5 ASN

Nasional
Jokowi Ingatkan Izin Investasi di BUMN Jangan Berbelit-belit

Jokowi Ingatkan Izin Investasi di BUMN Jangan Berbelit-belit

Nasional
Temui Orangtua Korban Penganiayaan di Bogor, Wagub Jabar Minta Pihak Sekolah Menindak Tegas

Temui Orangtua Korban Penganiayaan di Bogor, Wagub Jabar Minta Pihak Sekolah Menindak Tegas

Nasional
6 Tips Bijak Menggunakan Pinjaman Online

6 Tips Bijak Menggunakan Pinjaman Online

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.