Jokowi: Penciptaan Lapangan Kerja di Masa Pandemi Terus Diupayakan

Kompas.com - 25/03/2021, 15:16 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Rabu (24/3/2021). Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaPresiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Rabu (24/3/2021). Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah terus mempercepat pelaksanaan program kerja meski berada di situasi pandemi Covid-19.

Utamanya, program pemulihan ekonomi yang diupayakan berjalan paralel dengan penanganan kesehatan.

Jokowi mencontohkan, pemberian insentif bagi masyarakat terdampak pandemi akan terus dilakukan.

Baca juga: Mengapa Jokowi Jorjoran Bangun Infrastrukur?

"Pembangunan infrastruktur juga terus tetap dijalankan. Dan tentu saja yang kita inginkan adalah penciptaan lapangan kerja yang akan kita terus upayakan," ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Temu Nasional Relawan Jokowi 2021.

"Serta kita ingin memastikan anak-anak kita tetap memperoleh pendidikan yang layak untuk mempersiapkan peradaban Indonesia yang berbudaya, yang berkarakter yang lebih baik ke depan. Karena anak-anak kita adalah masa depan Indonesia," kata Jokowi.

Kepala Negara pun menyebut dirinya memahami dan merasakan kesulitan kehidupan yang dihadapi masyarakat di masa pandemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pandemi Covid-19 disebutnya betul-betul menguras pikiran dan juga menggugah rasa kemanusiaan bersama.

Baca juga: Jokowi: Kita Patut Bersyukur Indonesia Cepat Dapatkan Vaksin Covid-19

"Namun saat bersamaan saya juga mendengar dan melihat perjuangan Bapak, Ibu, saudara-saudara semuanya bersatu, saling bahu-membahu bersama seluruh elemen masyarakat," tutur Jokowi.

"Untuk itu saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras bapak ibu saudara semua para relawan," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi pun mengungkapkan bahwa pemerintah telah menggunakan segala cara upaya dalam mengendalikan pandemi Covid-19 ini.

Satu hal yang menurutnya patut disyukuri adalah Indonesia menjadi salah satu negara yang bisa mengambil keputusan yang cepat dan tepat untuk mendapatkan vaksin dari berbagai negara di dunia.

Baca juga: Jokowi: Pemerintah Segera Bangun Pelabuhan Baru di Ambon, Dimulai Tahun ini

Sehingga, program vaksinasi nasional Covid-19 sudah bisa terlaksana.

"Namun, upaya ini tidak ada artinya tanpa dukungan masyarakat, tanpa dukungan para relawan, Bapak, Ibu, saudara-saudara," kata Jokowi.

"Tetap jaga protokol kesehatan. Sekali lagi bahwa protokol kesehatan ini tetap diperlukan hingga pandemi ini berakhir," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK-Kemenhan Gelar Diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan untuk Pegawai KPK

KPK-Kemenhan Gelar Diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan untuk Pegawai KPK

Nasional
KPK Setor Uang Pengganti dan Denda 3 Terpidana ke Kas Negara, Salah Satunya dari Eks Anggota DPR

KPK Setor Uang Pengganti dan Denda 3 Terpidana ke Kas Negara, Salah Satunya dari Eks Anggota DPR

Nasional
Bali Jadi 'Pilot Project' Wisata Berbasis Vaksin, Anggota DPR: Ujung-ujungnya Penularan Covid-19 Makin Menggila

Bali Jadi "Pilot Project" Wisata Berbasis Vaksin, Anggota DPR: Ujung-ujungnya Penularan Covid-19 Makin Menggila

Nasional
Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI Dinyatakan Lengkap

Nasional
ASN Juga Tak Boleh ke Luar Daerah di Pekan yang Sama dengan Libur Nasional

ASN Juga Tak Boleh ke Luar Daerah di Pekan yang Sama dengan Libur Nasional

Nasional
IDI: Selama Pandemi, 401 Dokter Wafat akibat Covid-19

IDI: Selama Pandemi, 401 Dokter Wafat akibat Covid-19

Nasional
Harapkan Banyak Testing, Satgas Covid-19 Gunakan Rapid Test Antigen untuk Skrining

Harapkan Banyak Testing, Satgas Covid-19 Gunakan Rapid Test Antigen untuk Skrining

Nasional
ASN Dilarang Ambil Cuti Sesudah dan Sebelum Hari Libur Nasional

ASN Dilarang Ambil Cuti Sesudah dan Sebelum Hari Libur Nasional

Nasional
150 Dokter di Yogyakarta Positif Covid-19, Pasokan Oksigen Menurun

150 Dokter di Yogyakarta Positif Covid-19, Pasokan Oksigen Menurun

Nasional
Pengaktifan Jabatan Wakil Panglima TNI Berpotensi Timbulkan Dualisme Garis Komando

Pengaktifan Jabatan Wakil Panglima TNI Berpotensi Timbulkan Dualisme Garis Komando

Nasional
Pemerintah Diminta Bikin Regulasi Cegah Praktik Penyiksaan dan Penghukuman Kejam

Pemerintah Diminta Bikin Regulasi Cegah Praktik Penyiksaan dan Penghukuman Kejam

Nasional
Kasus Kebocoran 279 Juta Data WNI, Polri Sudah Geledah Kantor BPJS Kesehatan

Kasus Kebocoran 279 Juta Data WNI, Polri Sudah Geledah Kantor BPJS Kesehatan

Nasional
UPDATE: 181.435 Orang, Rekor Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Indonesia

UPDATE: 181.435 Orang, Rekor Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Indonesia

Nasional
Pemerintah Diminta Evaluasi dan Perketat Alat Tes Covid-19 sebagai Syarat Perjalanan

Pemerintah Diminta Evaluasi dan Perketat Alat Tes Covid-19 sebagai Syarat Perjalanan

Nasional
Pukat UGM: Ada 7 Ketentuan dalam UU KPK soal Pemberhentian Komisioner

Pukat UGM: Ada 7 Ketentuan dalam UU KPK soal Pemberhentian Komisioner

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X