Jokowi: Terima Kasih Bapak Ibu Sudah Mau Mengikuti Vaksinasi Covid-19...

Kompas.com - 25/03/2021, 13:46 WIB
Presiden Joko Widodo didampimgi Gubeenur Maluku, Muras Ismail saat memantau vaksinasi massal di rumah sakit dr J Leimena Ambon, Kamis (25/3/2021) Humas Pemprov MalukuPresiden Joko Widodo didampimgi Gubeenur Maluku, Muras Ismail saat memantau vaksinasi massal di rumah sakit dr J Leimena Ambon, Kamis (25/3/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi dan antusiasme masyarakat mengikuti program vaksinasi nasional Covid-19.

Menurut Presiden, dukungan masyarakat akan menentukan keberhasilan program vaksinasi pemerintah.

"Terima kasih atas dukungan dan dorongan Bapak dan Ibu sekalian karena sudah mau mengikuti vaksinasi," ujar Presiden selepas meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kediaman Raja Hitu, Desa Hitu, Kabupaten Maluku Tengah, sebagaimana dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Jokowi: Kalau 70 Persen Sudah Divaksinasi, Covid-19 Mau Datang Bisa Mental

Jokowi berharap dukungan dari masyarakat terus diberikan hingga program vaksinasi Covid-19 selesai.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia nantinya dapat kembali beraktivitas dengan normal dan aman.

Kepala negara juga mengapresiasi pihak pelaksana vaksinasi setempat yang telah mengupayakan jalannya vaksinasi dengan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jokowi menilai, apabila proses vaksinasi yang telah berjalan dengan baik itu terus berjalan, maka target sasaran vaksinasi dan pembentukan kekebalan komunal di tengah masyarakat Indonesia dapat segera tercapai.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Ambon, Jokowi Harap RS Leimena Layani Indonesia Timur

"Pagi hari ini saya melihat proses vaksinasi di sini. Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Saya lihat tata kelola manajemennya sudah rapi dan bagus. Kita harapkan ini terus dilakukan sampai nanti sesuai dengan target yang telah kita berikan," ungkapnya.

Adapun pelaksanaan vaksinasi di Desa Hitu direncanakan menyasar 220 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari warga lanjut usia (lansia), tokoh agama dan masyarakat, serta pelayan publik akan menerima suntikan dosis vaksinasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

Nasional
Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Nasional
Perludem Tegaskan KPU Berwenang Tetapkan Jadwal Pemilu, Ini 3 Aturannya

Perludem Tegaskan KPU Berwenang Tetapkan Jadwal Pemilu, Ini 3 Aturannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.