Bicara Kekerasan Rumah Tangga, Megawati: Kalau Dikampleng Bapak, Laporkan Saja

Kompas.com - 24/03/2021, 20:33 WIB
Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri YouTube/Sekretariat PresidenPresiden RI kelima Megawati Soekarnoputri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri meminta kepada perempuan di Indonesia untuk tak takut membuat laporan ke polisi bila menerima tindak kekerasan.

Pasalnya, ia menilai, tindakan kekerasan terhadap perempuan, khususnya kekerasan dalam rumah tangga justru meningkat selama pandemi Covid-19.

"Kalau dikampleng bapak, laporkan saja. Karena undang-undangnya sudah ada. Saya yang buat Undang-Undang KDRT dan perlindungan anak. Jangan takut dicerai suami," tegas Megawati dalam acara peluncuran buku berjudul "Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam" Rabu (24/3/2021).

Saat menyampaikan hal tersebut, Megawati terlihat geram. Pasalnya, menurut dia, tidak seharusnya tindakan kekerasan dilakukan oleh suami.

Seorang suami, kata dia, berkewajiban mencukupi istrinya dalam hal kesehatan hingga pendidikan anak-anak.

Baca juga: Megawati: Saya Dikatakan Cinta Tanaman, yang Paling Utama Saya Cinta Manusia...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Megawati sendiri mengaku mendapat laporan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga terkait banyaknya kekerasan dalam rumah tangga selama pandemi.

"Saya dapat laporan dari Bu Risma, Bu Bintang, di mana akibat Covid, di mana bapak makin ganas. Bukannya istri dipeluk-peluk," ujarnya.

Berkaca pada laporan tersebut, Megawati pun meminta agar seluruh kader laki-laki dari PDI-P, tidak menjadi pelaku kekerasan rumah tangga.

Sementara itu, untuk kader perempuan PDI-P harus berani bersuara dan melaporkan apabila mendapat kekerasan.

Tak lupa, ia meminta para kader untuk selalu membela apabila menemukan korban kekerasan dalam rumah tangga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.