Anggota Komisi IX Sarankan Pemerintah Gandeng Ormas dan Institusi Pendidikan dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 24/03/2021, 16:02 WIB
Sejumlah wartawan di Ambon saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di gedung Sporthall Karang Panjang Ambon, Rabu (17/3/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSejumlah wartawan di Ambon saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di gedung Sporthall Karang Panjang Ambon, Rabu (17/3/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menyarankan pemerintah menggandeng organisasi masyarakat (ormas) dan institusi pendidikan guna mencapai target vaksinasi ke seluruh rakyat Indonesia.

Adapun hal tersebut disampaikannya untuk merespons laju penyuntikan atau vaksinasi per harinya yang masih berada di angka 100.000 sampai 500.000 orang per hari.

"Saya pikir, pemerintah harus membuat kebijakan yang dapat mengakselerasi vaksinasi. Misalnya, dengan melibatkan ormas dan institusi pendidikan," kata Netty kepada Kompas.com, Rabu (24/3/2021).

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pemerintah dapat bekerja sama dengan ormas-ormas seperti ormas keagamaan, ormas kepemudaan, dan ormas lainnya untuk melakukan vaksinasi massal.

Ia menambahkan, ormas dapat dipilih karena memiliki jumlah massa yang terbilang cukup banyak. Hal ini diharapkan dapat semakin memudahkan pemerintah dalam mencapai target vaksinasi yang telah direncanakan.

Baca juga: Jubir Wapres: Pelibatan Berbagai Sektor yang Masih Kurang Jadi Kendala Percepatan Vaksinasi Covid-19

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, ia mengingatkan, pemerintah agar tak lupa melibatkan institusi pendidikan dalam mencapai target vaksinasi.

"Kerja sama dengan institusi pendidikan dan lainnya yang dijadikan sentra vaksinasi dengan jangka waktu tertentu," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, masalah laju penyuntikan vaksin Covid-19 bukan karena tempat pelaksanaan vaksinasi.

Akan tetapi, laju penyuntikan yang bermasalah justru terkait ketersediaan vaksin.

Hal tersebut disampaikan Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/3/2021).

"Banyak pertanyaan soal laju penyuntikan, laju penyuntikan ini masalahnya bukan di tempat penyuntikan, tapi di ketersediaan vaksinnya," kata Budi.

Budi menjelaskan, pada bulan Januari-Februari pihaknya memiliki 10.000.000 dosis vaksin Covid-19 sehingga penyuntikan baru bisa dilakukan 100.000 per hari.

Lalu, pada Maret-April terdapat 30.000.000 dosis vaksin Covid-19 sehingga laju penyuntikan meningkatkan mulai dari 100.000 sampai 500.000 per hari.

"Mei Juni 25 juta per bulan, jadi kita naikkan lagi ke 500.000-1.000.000 suntikan per hari, beratnya di Juli-Desember karena 75% dari vaksin kita baru akan datang di Juli dan Desember sehingga kita perlu meningkatkan kapasitas vaksinasi," ujarnya.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disebut DPO Berisiko Tinggi, Proses Pemulangan Adelin Lis Dijaga Secara Ketat

Disebut DPO Berisiko Tinggi, Proses Pemulangan Adelin Lis Dijaga Secara Ketat

Nasional
Tiba Di Jakarta, Adelin Lis Lakukan Karantina 14 Hari di Rutan Kejagung

Tiba Di Jakarta, Adelin Lis Lakukan Karantina 14 Hari di Rutan Kejagung

Nasional
Kejagung Segera Eksekusi Uang Pengganti Adelin Lis Sebesar Rp 119 Miliar

Kejagung Segera Eksekusi Uang Pengganti Adelin Lis Sebesar Rp 119 Miliar

Nasional
'Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bergabung Lawan Kotak Kosong...'

"Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bergabung Lawan Kotak Kosong..."

Nasional
Adelin Lis Dipulangkan ke Indonesia dengan Pesawat Charter

Adelin Lis Dipulangkan ke Indonesia dengan Pesawat Charter

Nasional
Buron Adelin Lis Akhirnya Ditangkap, Jaksa Agung Berterima Kasih kepada Singapura

Buron Adelin Lis Akhirnya Ditangkap, Jaksa Agung Berterima Kasih kepada Singapura

Nasional
Positif Covid-19, Jubir Satgas Wiku Adisasmito Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol

Positif Covid-19, Jubir Satgas Wiku Adisasmito Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol

Nasional
Buronan Kejagung, Adelin Lis Tiba di Indonesia

Buronan Kejagung, Adelin Lis Tiba di Indonesia

Nasional
Jaksa Agung: Alhamdulillah, Terpidana Adelin Lis Dapat Kita Bawa

Jaksa Agung: Alhamdulillah, Terpidana Adelin Lis Dapat Kita Bawa

Nasional
Demokrat: Indonesia Bukan Hanya Jokowi dan Prabowo Semata

Demokrat: Indonesia Bukan Hanya Jokowi dan Prabowo Semata

Nasional
Sebelum Positif Covid-19, Wiku Adisasmito Berkunjung ke Kudus dan Bangkalan

Sebelum Positif Covid-19, Wiku Adisasmito Berkunjung ke Kudus dan Bangkalan

Nasional
Ditanya Soal Jokowi-Prabowo 2024, PKB: Presiden Sudah Sampaikan Menolak

Ditanya Soal Jokowi-Prabowo 2024, PKB: Presiden Sudah Sampaikan Menolak

Nasional
Positif Covid-19, Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam Kondisi Baik

Positif Covid-19, Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam Kondisi Baik

Nasional
Sepakat dengan Sultan HB X Soal Opsi Lockdown, Epidemiolog Usul Dilakukan Serentak

Sepakat dengan Sultan HB X Soal Opsi Lockdown, Epidemiolog Usul Dilakukan Serentak

Nasional
Jubir Covid-19 Wiku Adisasmito Umumkan Positif Covid-19

Jubir Covid-19 Wiku Adisasmito Umumkan Positif Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X