Kompas.com - 19/03/2021, 19:16 WIB
Rizieq Shihab tiba di Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12/2020). Kompas.com/Sonya TeresaRizieq Shihab tiba di Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks pimpinan Fornt Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan sengaja memilih dirawat di RS Ummi Bogor saat dinyatakan positif Covid-19 lantaran pernah dirawat di sana sebelumnya.

Hal itu terungkap dalam berkas dakwaan atas nama terdakwa Hanif Alatas yang juga menantu Rizieq dalam kasus tes usap (swab test) di RS Ummi Bogor, jawa Barat.

"Rizieq Shihab setuju untuk dirawat di RS Ummi dengan alasan pernah dirawat di sana," ucap jaksa saat membacakan berkas dakwaan menantu Rizieq.

Baca juga: Penjelasan Kapolres soal Perdebatan Polisi dengan Tim Kuasa Hukum Rizieq Shihab

Adapun Rizieq memutuskan untuk dirawat di RS Ummi setelah menjalani tes usap (swab) antigen dalam rangka pemeriksaan Covid-19 pada 23 November 2020.

Pemeriksaan itu dilakukan lantaran Hanif mengatakan kepada dr. Hadiki Habib selaku dokter dari MER-C bahwa kondisi kesehatan mertuanya menurun.

Dr. Hadiki lantas memeriksa Rizieq dan istrinya, Fadlun, dan ternyata hasilnya mereka berdua positif mengidap Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada tanggal 24 November 2020 Rizieq dan istri kemudian bergegas menuju RS Ummi di Bogor, Jawa Barat.

Rizieq dan istrinya masu ke RS Ummi tanpa melewati IGD karena dianggap pasien yang memiliki privilese. Rizieq dan istri lalu dirawat kamar president suite lantai 5 dengan nomor kamar 502.

Baca juga: Jaksa Sebut Rizieq Shihab Tak Hormati dan Hina Persidangan, Ini Alasannya

Adapun Rizieq beserta Hanif dan Dirut RS Ummi Andi Tatat kini berstatus terdakwa dalam kasus tes usap di RS Ummi. Ketiganya diduga memalsukan informas soal hasil tes usap Rizieq yang ternyata diketahui pernah berstatus pasien positif Covid-19.

Padahal sebelumnya pihak Rizieq mengatakan pimpinan FPI itu dalam keadaan sehat dan tidak mengidap Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko PMK Minta Pemda Catat Warga Butuh Bansos tetapi Tak Terdata

Menko PMK Minta Pemda Catat Warga Butuh Bansos tetapi Tak Terdata

Nasional
2.191 Orang Mengikuti Kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang Diselenggarakan TNI AL di Cariu

2.191 Orang Mengikuti Kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang Diselenggarakan TNI AL di Cariu

Nasional
Wawancara Integritas Calon Hakim Agung Tertutup, Busyro Muqoddas: KY Harus Diposisikan Milik Publik

Wawancara Integritas Calon Hakim Agung Tertutup, Busyro Muqoddas: KY Harus Diposisikan Milik Publik

Nasional
UNESCO Minta Proyek TN Komodo Disetop, Pembangunan Harus Perhatikan Masyarakat dan Alam

UNESCO Minta Proyek TN Komodo Disetop, Pembangunan Harus Perhatikan Masyarakat dan Alam

Nasional
Pesawat Kepresidenan Dicat di Tengah Pandemi, Anggota DPR: Tidak Bijak, Mestinya Ditunda

Pesawat Kepresidenan Dicat di Tengah Pandemi, Anggota DPR: Tidak Bijak, Mestinya Ditunda

Nasional
Kemenkes: Pemeriksaan Antibodi Setelah Divaksinasi Covid-19 Tak Perlu Dilakukan

Kemenkes: Pemeriksaan Antibodi Setelah Divaksinasi Covid-19 Tak Perlu Dilakukan

Nasional
Pemerintah Diminta Tunda Migrasi TV Digital, Komisi I: Jangan Tambah Beban Rakyat

Pemerintah Diminta Tunda Migrasi TV Digital, Komisi I: Jangan Tambah Beban Rakyat

Nasional
Beri Jempol untuk Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo 2020, Wapres: Kalian Luar Biasa

Beri Jempol untuk Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo 2020, Wapres: Kalian Luar Biasa

Nasional
Warga di Bekasi Gagal Divaksin karena NIK-nya Dipakai WNA, Ini Kata Kemendagri

Warga di Bekasi Gagal Divaksin karena NIK-nya Dipakai WNA, Ini Kata Kemendagri

Nasional
Pusako Nilai Sidang Etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Harusnya Terbuka untuk Umum

Pusako Nilai Sidang Etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Harusnya Terbuka untuk Umum

Nasional
Istilah Berubah-ubah, Penanganan Pandemi Dinilai Membingungkan dan Tanpa Arah

Istilah Berubah-ubah, Penanganan Pandemi Dinilai Membingungkan dan Tanpa Arah

Nasional
Kemenkes Rencanakan Vaksin Dosis Ketiga untuk Umum Tahun Depan

Kemenkes Rencanakan Vaksin Dosis Ketiga untuk Umum Tahun Depan

Nasional
Kasus RAPBD Jambi, KPK Periksa 3 Anggota DPRD 2014-2019 hingga Eks Plt Kadis PUPR

Kasus RAPBD Jambi, KPK Periksa 3 Anggota DPRD 2014-2019 hingga Eks Plt Kadis PUPR

Nasional
Luhut: Limbah Medis Selama Pandemi Covid-19 Persoalan Darurat

Luhut: Limbah Medis Selama Pandemi Covid-19 Persoalan Darurat

Nasional
Wapres ke Para Atlet: Saya Terharu atas Prestasi Kalian di Olimpiade

Wapres ke Para Atlet: Saya Terharu atas Prestasi Kalian di Olimpiade

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X