Majelis Hakim Tolak Rizieq Shihab Hadir Sidang Tatap Muka karena Punya Banyak Simpatisan

Kompas.com - 19/03/2021, 11:29 WIB
Massa simpatisan Rizieq Shihab mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021). KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADMassa simpatisan Rizieq Shihab mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyaknya simpatisan mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menjadi pertimbangan majelis hakim untuk menolak keinginan Rizieq mengikuti sidang secara langsung.

Rizieq bersikeras tidak bersedia mengikuti persidangan kasus kerumunan di Petamburan secara daring. Ia juga tak terima ketika dihadirkan secara paksa.

Saat mengutarakan protes, Rizieq pun sempat membandingkan pelaksanaan sidangnya dengan sejumlah terdakwa kasus korupsi.

Baca juga: Jaksa: Rizieq Shihab Menghasut Masyarakat untuk Hadiri Acara Kerumunan di Petamburan

“Kemarin seminggu yang lalu, kita sama tahu para koruptor Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki, Irjen Napoleon Bonaparte, bisa hadir dalam ruang sidang. Kenapa saya tidak bisa?” ucap Rizieq dilihat dari tayangan langsung di akun Youtube PN Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021).

“Maaf ya Habib, itu beda. Habib ini banyak simpatisannya. Ketika hadir di sini banyak kerumunan itu. Itulah perbedaannya Habib dengan yang lain,” jawab Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa.

Suparman pun menegaskan bahwa tidak ada diskriminasi dalam proses persidangan Rizieq.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, majelis hakim hanya mempertimbangkan keadaan adanya potensi kerumunan apabila Rizieq dihadirkan secara langsung.

Suparman pun meminta Rizieq untuk duduk dan tenang dalam mengikuti proses persidangan.

Rizieq pun mengaku siap untuk membantu majelis hakim apabila alasannya tidak dihadirkan secara langsung karena potensi kerumunan massa.

Baca juga: Datang Tonton Sidang, 1 Simpatisan Rizieq Shihab dari Jawa Barat Positif Covid-19

Akan tetapi, majelis hakim tetap tidak dapat memenuhi permintaan Rizieq.

“Tidak bisa Habib. Mohon maaf. Mohon maaf tidak bisa, ada perintah Undang-Undang yang harus kita penuhi. Itu tidak bisa Habib. Ini kan tidak mengurangi nilai persidangan ini,” ucap Suparman.

Adapun dalam sidang perkara nomor 221/Pid.B/2021/PN.Jkt.Tim pada hari agendanya adalah pembacaan dakwaan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.