Kompas.com - 18/03/2021, 15:28 WIB
Presiden Joko Widodo menyempatkan mampir dan melihat-lihat galeri seni The Object di Jalan Raya Mas, Ubud, Gianyar, dalam perjalanan ke arah Kota Denpasar, di sela-sela kunjungan kerja di Bali, Selasa (16/3/2021). Presiden pada Selasa ini menyambangi Bali untuk meninjau langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 massal yang digelar di Kabupaten Gianyar. SETPRES/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo menyempatkan mampir dan melihat-lihat galeri seni The Object di Jalan Raya Mas, Ubud, Gianyar, dalam perjalanan ke arah Kota Denpasar, di sela-sela kunjungan kerja di Bali, Selasa (16/3/2021). Presiden pada Selasa ini menyambangi Bali untuk meninjau langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 massal yang digelar di Kabupaten Gianyar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengaku telah memerintahkan jajaran kepala daerah untuk secepat-cepatnya melakukan vaksinasi Covid-19 untuk warga di wilayah masing-masing.

Hal ini ia sampaikan saat meninjau vaksinasi massal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/3/2021).

"Kita berharap bahwa proses vaksinasi ini tidak hanya dilakukan di provinsi Sulawesi Selatan, di Makassar, tetapi juga di provinsi-provinsi yang lain juga saya telah perintahkan untuk secepat-cepatnya, sesegera mungkin melakukan vaksinasi," kata Jokowi di lokasi.

Jokowi ingin, vaksinasi dapat sesegera mungkin dilakukan terhadap para lansia dan petugas pelayan publik.

Semakin banyak masyarakat yang divaksin, kata dia, maka kekebalan komunitas atau herd immunity akan segera terbentuk.

Baca juga: Kunjungi Vaksinasi Guru di Makassar, Jokowi Harap Sekolah Tatap Muka Dapat Segera Diuji Coba

"Agar proses vaksinasi ini semakin hari semakin cepat dan semakin banyak, sehingga kita harapkan bisa mengurangi laju penularan Covid yang ada di negara kita," ujarnya.

Adapun vaksinasi massal yang digelar di Kota Makassar menyasar 8.000 guru. Pasca proses vaksinasi ini selesai, rencananya akan dilakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas.

Diharapkan, bulan Juni mendatang kegiatan belajar mengajar sudan bisa dilakukan secara tatap muka di sekolah, meskipun tetap dilakukan pembatasan.

"Dari situ nanti kita evaluasi apakah bisa dilakukan tatap muka penuh mungkin pada bulan setelah itu," kata Jokowi.

Adapun vaksinasi Covid-19 di Tanah Air sudah dimulai sejak 13 Januari 2021. Pada tahap pertama vaksinasi diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan.

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal Lansia hingga Sopir Angkot di Tana Toraja

Saat ini, vaksinasi sudah menginjak tahap kedua yang menyasar pada petugas pelayan publik dan lansia.

Ditargetkan vaksinasi dapat menjangkau 70 persen penduduk Indonesia atau sekitar 182 juta jiwa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saksi Ungkap Lakukan Demo Tolak Omnibus Law Bukan karena Tweet Jumhur Hidayat

Saksi Ungkap Lakukan Demo Tolak Omnibus Law Bukan karena Tweet Jumhur Hidayat

Nasional
ICW Sebut Ada Upaya Peretasan dalam Konferensi Pers soal Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

ICW Sebut Ada Upaya Peretasan dalam Konferensi Pers soal Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Nasional
Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Nasional
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

Nasional
Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

Nasional
Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

Nasional
Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

Nasional
Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

Nasional
Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

Nasional
7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

Nasional
Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Nasional
Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

Nasional
Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

Nasional
Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Nasional
Jaksa Tuntut Rizieq Shihab 10 Bulan Penjara dalam Kasus Kerumunan Megamendung

Jaksa Tuntut Rizieq Shihab 10 Bulan Penjara dalam Kasus Kerumunan Megamendung

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X