Kompas.com - 18/03/2021, 14:42 WIB
Presiden Joko Widodo menyempatkan mampir dan melihat-lihat galeri seni The Object di Jalan Raya Mas, Ubud, Gianyar, dalam perjalanan ke arah Kota Denpasar, di sela-sela kunjungan kerja di Bali, Selasa (16/3/2021). Presiden pada Selasa ini menyambangi Bali untuk meninjau langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 massal yang digelar di Kabupaten Gianyar. SETPRES/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo menyempatkan mampir dan melihat-lihat galeri seni The Object di Jalan Raya Mas, Ubud, Gianyar, dalam perjalanan ke arah Kota Denpasar, di sela-sela kunjungan kerja di Bali, Selasa (16/3/2021). Presiden pada Selasa ini menyambangi Bali untuk meninjau langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 massal yang digelar di Kabupaten Gianyar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi kepada 500 orang guru di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/9/2021).

Jokowi berharap, vaksinasi ini nantinya segera diselesaikan untuk total sebanyak 8.000 guru di Kota Makassar.

"Sore ini saya berkunjung ke Makassar untuk melihat vaksinasi yang dilakukan di Kota Makassar oleh Pak Wali Kota dan Pak (Pjs) Gubernur. Di sini semuanya guru, ada 500 guru gang divaksin," ujar Jokowi dipantau dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Kamis sore.

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal Lansia hingga Sopir Angkot di Tana Toraja

"Kita harapkan, dari 8.000 total guru yang ara di Makassar, apabila sudah selesai diharapkan kita bisa melakukan uji coba (sekolah) tatap muka," lanjut Presiden.

Jokowi berharap percobaan itu bisa dilakukan pada pada Juli. Namun, uji coba itu akan dilakukan secara terbatas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari uji coba tersebut, kepala negara menyebut akan ada evaluasi apakah kegiatan belajar tatap muka secara penuh bisa segera dilakukan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Cetak Lagi Penyuluh Antikorupsi Bersertifikat, Total Ada 188 dalam Satu Semester Terakhir

KPK Cetak Lagi Penyuluh Antikorupsi Bersertifikat, Total Ada 188 dalam Satu Semester Terakhir

Nasional
Kasus Mingguan Naik 92 Persen, Satgas Covid-19 Minta Pemda Optimalkan PPKM

Kasus Mingguan Naik 92 Persen, Satgas Covid-19 Minta Pemda Optimalkan PPKM

Nasional
Guru Besar Universitas Udayana Sebut Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Varian Alpha dan Delta

Guru Besar Universitas Udayana Sebut Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Varian Alpha dan Delta

Nasional
Komnas HAM Layangkan Surat Panggilan ke BAIS, BIN, dan BNPT Terkait TWK Pegawai KPK

Komnas HAM Layangkan Surat Panggilan ke BAIS, BIN, dan BNPT Terkait TWK Pegawai KPK

Nasional
Pegawai KPK Minta Hasil TWK, BKN: Sudah Ketetapan Panglima TNI, Itu Rahasia

Pegawai KPK Minta Hasil TWK, BKN: Sudah Ketetapan Panglima TNI, Itu Rahasia

Nasional
Keterisian RS Covid-19 di 5 Provinsi Pulau Jawa Melebihi 80 Persen

Keterisian RS Covid-19 di 5 Provinsi Pulau Jawa Melebihi 80 Persen

Nasional
Satgas: Pulau Jawa Masih Jadi Penyumbang Terbesar Naiknya Angka Covid-19 di Indonesia

Satgas: Pulau Jawa Masih Jadi Penyumbang Terbesar Naiknya Angka Covid-19 di Indonesia

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Naik Tajam 4 Minggu Terakhir, Capai 92 Persen

Satgas: Kasus Covid-19 Naik Tajam 4 Minggu Terakhir, Capai 92 Persen

Nasional
Satgas Minta Pasien Covid-19 yang Membaik di RS Segera Dirujuk Isolasi Mandiri

Satgas Minta Pasien Covid-19 yang Membaik di RS Segera Dirujuk Isolasi Mandiri

Nasional
Tingkat Pasien Sembuh Rendah, Satgas Covid-19 Minta Daerah Evaluasi Kebijakan

Tingkat Pasien Sembuh Rendah, Satgas Covid-19 Minta Daerah Evaluasi Kebijakan

Nasional
Soal Ivermectin, BPOM: Untuk Pengobatan Covid-19 Harus dengan Izin Dokter

Soal Ivermectin, BPOM: Untuk Pengobatan Covid-19 Harus dengan Izin Dokter

Nasional
Kemenkes: Memasukkan Hasil Swab Antigen ke Laporan Harian Covid-19 Bukan Strategi Tekan 'Positivity Rate'

Kemenkes: Memasukkan Hasil Swab Antigen ke Laporan Harian Covid-19 Bukan Strategi Tekan "Positivity Rate"

Nasional
Satgas: Gap Kasus Positif dan Angka Kesembuhan Covid-19 Paling Besar Ada di Pulau Jawa

Satgas: Gap Kasus Positif dan Angka Kesembuhan Covid-19 Paling Besar Ada di Pulau Jawa

Nasional
Alasan BKN Libatkan Instrumen TNI AD dalam Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Alasan BKN Libatkan Instrumen TNI AD dalam Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Nasional
Satgas Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Penanganan Pasien Covid-19

Satgas Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Penanganan Pasien Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X