Menag: Kebutuhan Al Quran di Indonesia 5 Juta Eksemplar Per Tahun

Kompas.com - 16/03/2021, 15:25 WIB
Ilustrasi kitab suci agama Islam Al Quran dan tasbih. FREEPIKIlustrasi kitab suci agama Islam Al Quran dan tasbih.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, kebutuhan Al Quran di Indonesia saat ini adalah 5 juta eksemplar per tahun.

Hal tersebut tidak sebanding dengan kemampuan Unit Percetakan Al Quran (UPQ) Kementerian Agama.

"Saat ini kebutuhan Al Quran di Indonesia mencapai 5 juta eksemplar per tahun. Sementara kemampuan UPQ Kemenag baru 1 juta per tahun," ujar Yaqut dikutip dari situs resmi Kemenag, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Arab Saudi Belum Tentukan Sikap, Menag Optimistis Ibadah Haji 2021 Terbuka

Bersamaan dengan kebutuhan itu, Kemenag menerima wakaf 5.000 Al Quran yang diberikan China-Indonesia Management Association (CIMA).

Wakaf Al Quran tersebut disampaikan secara simbolis oleh Chairman CIMA Arif Harsono di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Oleh karena itu, Kemenag pun menyambut baik adanya wakaf Al Quran tersebut untuk digunakan umat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi keterlibatan dan peran serta masyarakat untuk berupaya menyediakan Al Quran tentu saja amat bermanfaat," kata Yaqut.

Baca juga: Kemenag Segera Buka Pendaftaran Beasiswa Santri Berprestasi 2021

Di samping itu, Yaqut pun berharap wakaf Al Quran yang dilakukan CIMA dapat menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antaragama di Indonesia.

Sementara itu Chairman CIMA Arif Harsono mengatakan, wakaf yang dilakukan pihaknya merupakan wujud kepedulian pengusaha China dan Indonesia terhadap kehidupan keberagamaan di Indonesia.

"Kami ingin memberitahukan kepada para pengusaha, atau investor dari China bahwa Indonesia adalah negara yang amat menghargai keberagamaan dan kebudayaan. Mereka harus paham budaya kita," kata dia.

Baca juga: Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Dengan demikian, kata dia, apabila mereka ingin berinvestasi di Indonesia, maka harus menghargai agama dan budaya yang ada di Tanah Air.

Ia pun berharap, langkahnya ini bisa diikuti oleh para pengusaha lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

Nasional
Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Nasional
Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Nasional
Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Nasional
Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Nasional
Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Nasional
Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Nasional
Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Nasional
Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Nasional
Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Nasional
Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Nasional
Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X