Kompas.com - 15/03/2021, 14:37 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali saat membuka gelaran Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (09/01/2020) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali saat membuka gelaran Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (09/01/2020) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Vaksinasi Covid-19 terhadap para atlet dilakukan jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut, vaksinasi tidak hanya ditujukan untuk para atlet, tetapi juga akan menyasar masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi perhelatan PON dan Peparnas.

"Arahan Bapak Presiden (Joko Widodo) seluruh kontingen akan divaksin baik atlet, pelatih, ofisial, tenaga pendukung, bahkan juga Bapak Presiden mengarahkan masyarakat di sekitar-sekitar venue itu harus divaksin," kata Zainudin usai rapat terbatas bersama presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Baca juga: PON XX Digelar 2-15 Oktober 2021, Jokowi Tak Ingin Ditunda Lagi

Menurut Zainudin, vaksinasi terhadap para atlet, pelatih, dan pendamping sudah dimulai sejak 26 Februari 2021. Hingga saat ini proses tersebut masih terus berjalan.

Ditargetkan, vaksinasi terhadap atlet hingga masyarakat sekitar lokasi PON dan Peparnas rampung pada awal Oktober 2021.

Hal ini untuk memastikan kedua ajang olahraga tersebut tak menjadi media penularan virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau dilihat dari perjalanan pelaksanaan kegiatan vaksinasi saya kira saya juga optimis bahwa nanti pada saatnya itu sudah tervaksin semuanya," ujar Zainudin.

Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, PON XX dan Peparnas XVI tak akan ditunda lagi. Rencananya, kedua ajang tersebut akan dihelat pada 2-15 Oktober 2021 di Papua.

Baca juga: Lihat Perkembangan, Pemerintah Belum Tentukan Keterlibatan Penonton di PON XX

Gelaran PON dan Peparnas akan disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona.

Namun, mekanisme protokol masih dalam pembahasan. Pemerintah masih menimbang apakah kedua ajang itu digelar tanpa penonton, penonton dalam jumlah terbatas, atau penonton dengan kapasitas normal.

"Kita belajar dari Olimpiade Tokyo yang nanti akan dilakukan beberapa bulan ke depan kita akan lihat di situ penerapannya seperti apa. Protokol kesehatan tentu itu menjadi penting dan harus dilakukan dengan disiplin," kata Zainudin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.