Update: 1,4 Juta Kasus Covid-19 dan Penularan Mutasi Virus Corona yang Harus Diwaspadai

Kompas.com - 14/03/2021, 06:36 WIB
Ilustrasi mutasi virus corona Brasil. Dalam suatu studi, ilmuwan menemukan varian baru virus corona Brasil lebih menular dan dapat meningkatkan risiko infeksi ulang Covid-19. Saat ini, varian virus P.1 itu telah muncul di Inggris. SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIAIlustrasi mutasi virus corona Brasil. Dalam suatu studi, ilmuwan menemukan varian baru virus corona Brasil lebih menular dan dapat meningkatkan risiko infeksi ulang Covid-19. Saat ini, varian virus P.1 itu telah muncul di Inggris.
|

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian corona N439K sudah terdeteksi di Indonesia sejak November 2020.

Meski demikian, Nadia mengaku, belum mengetahui jumlah pasti kasus mutasi virus corona N439K di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun juga masih mengkaji mutasi virus ini.

“Temuan itu baru pada tahap laboratorium nan masih perlu dikaji lebih lanjut,” terangnya dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: Eijkman Khawatir Perubahan Mutasi Virus B.1.1.7 Ganggu Diganosis Molekuler PCR

Selain varian N439K, pemerintah sebelumnya juga mengkonfirmasi penyebaran varian B.1.1.7 di Tanah Air.

Kemenkes mengumumkan, hingga kini, terdapat 6 kasus infeksi Covid-19 varian B.1.1.7. Penyebaran ini terjadi di lima provinsi yakni Jawa Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Namun demikian Nadia mengatakan bahwa semua pasien yang terkena infeksi Covid-19 varian B.1.1.7 semua sudah dinyatakan sembuh, serta tidak menunjukan gejala berat hingga memerlukan penanganan di ruang ICU rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Semuanya mengalami gejala ringan dan sedang, dan hanya melakukan isolasi terpusat, di tempat-tempat isolasi. Ada yang dirawat di rumah sakit dengan kondisi ringan sedang, tidak ada kondisi yang cenderung berat bahkan membutuhkan perawatan ICU,” ungkap Nadia dalam konferensi pers virtual Kementerian Kesehatan, Senin (8/2/2021) awal pekan lalu.

Disiplin protokol kesehatan

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menghimbau masyarakat tidak khawatir dengan ditemukannya mutasi baru virus corona di Indonesia.

Jokowi meminta masyarakat tetap tenang karena pasien Covid-19 varian B.1.1.7 dinyatakan sembuh. Namun demikian, ia meminta masyarakat tetap disiplin melakukan protokol kesehatan.

“Mari kita tetap berdisiplin menjalankan protokol kesehatan dengan ketat seiring dengan pelaksanaan vaksinasi yang semakin cepat,” kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Segala Hal yang Perlu Diketahui tentang Mutasi Virus Corona N439K

Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan untuk mencegah penularan strain baru Covid-19 tidak cukup hanya dengan program vaksinasi.

Menurut Dicky masyarakat harus terus disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan atau keramaian serta membatasi mobilitas dan interaksi.

Selain itu, lanjut Dicky pemerintah juga harus lebih menggencarkan upaya 3T yakni testing, tracing (penelusuran), dan treatment (pengobatan).

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Rutan Menurut Polri

Kronologi Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Rutan Menurut Polri

Nasional
Komisi III Jadwalkan Rapat Pleno Penentuan Calon Hakim Agung Selasa Pagi Ini

Komisi III Jadwalkan Rapat Pleno Penentuan Calon Hakim Agung Selasa Pagi Ini

Nasional
Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi 'Koki' MA

Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi "Koki" MA

Nasional
Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Nasional
Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Nasional
Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Nasional
Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Nasional
Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Nasional
Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Nasional
Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Nasional
Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Nasional
Pengembalian Aset Dinilai Lebih Penting Ketimbang Menghukum Mati Koruptor

Pengembalian Aset Dinilai Lebih Penting Ketimbang Menghukum Mati Koruptor

Nasional
Calon Hakim Agung Prim Haryadi Nilai Tak Ada Salahnya Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor

Calon Hakim Agung Prim Haryadi Nilai Tak Ada Salahnya Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor

Nasional
Duduk Perkara Pembunuhan dan Penganiayaan Nakes di Papua...

Duduk Perkara Pembunuhan dan Penganiayaan Nakes di Papua...

Nasional
Menkes Sebut Testing Covid-19 Capai 4 Kali Lipat dari Standar WHO

Menkes Sebut Testing Covid-19 Capai 4 Kali Lipat dari Standar WHO

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.