Tegaskan PPP Sudah Bersatu, Djan Faridz Nyatakan Siap Bantu Suharso Monarfa

Kompas.com - 12/03/2021, 16:51 WIB
Anggota Majelis Kehormatan PPP Djan Faridz dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dalam acara pembukaan Rapimnas I PPP, Jumat (12/3/2021). YouTube.com/Petiga TVAnggota Majelis Kehormatan PPP Djan Faridz dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dalam acara pembukaan Rapimnas I PPP, Jumat (12/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Majelis Kehormatan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz menyatakan, siap membantu kepemimpinan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Djan Faridz sempat tergabung dan menjadi Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta yang menjadi kubu seberang dari PPP yang kini dipimpin Suharso.

"Sahabat tercinta saya menjadi dan memimpin PPP. Selain doa, saya siap kok membantu beliau," kata Djan dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional I PPP, Jumat (12/3/2021).

Djan menyampaikan hal itu saat dipanggil untuk naik mimbar oleh Suharso yang sedang membacakan sambutan dan pidato politik.

Baca juga: Hari Ini, PPP Akan Gelar Rapimnas I untuk Pemilu 2024

Djan menuturkan, PPP kini telah bersatu dan harus tetap eksis di dunia politik serta membei manfaat untuk umat Islam secara khusus.

"Kita ini sudah bersatu, saya sudah bersatu dengan beliau, terus (jangan sampai) manfaat bagi PPP-nya kurang, jadi ini tantangan kita ke depan," ujar Djan.

Sementara itu, Suharso dalam sambutannya menyapa Djan sebagai seorang sahabat sejak dekade 1980-an.

"Sahabat saya, teman berantem saya dan kami bersahabat sejak tahun 80-an sama-sama mencari mengais seuatu rezeki di Jakarta, yang saya hormati, sahabat saya Pak Djan Faridz," kata Suharso.

Baca juga: Kemenkumham Teken SK Kepengurusan Baru PPP, Ini Susunannya

Suharso pun menegaskan agar jangan sampai terjadi gangguan-gangguan terhadap partai berlambang kabah itu.

"Kita tidak ingin sekecil apapun ruang yang setitik atau sebesar nila yang akan mengganggu Partai Persatuan Pembangunan ini, kita sudah lelah dengan hal itu," kata dia.

Adapun Rapimnas I PPP ini akan digelar dua hari yakni pada Jumat (12/3/2021) dan Sabtu (13/3/2021) besok.

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan, Rapimnas I ini digelar sebagai langkah awal konsolidasi PPP menuju Pemilu 2024.

"Sebagai tindaklanjut atas terbitnya SK Menteri Hukum dan HAM tentang kepengurusan DPP PPP periode 2020-2025. Kami akan menggelar Rapimnas I di Hotel Pullman, Jumat-Sabtu (12-13 Maret 2021) secara fisik dan virtual," kata Baidowi dalam keterangannya, Jumat (12/3/2021) seperti dikutip Antara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Nasional
UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

Nasional
Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Nasional
Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Nasional
UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

Nasional
Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Nasional
Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tolak Masuknya Seluruh WNA ke Indonesia di Tengah Pelarangan Mudik

Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tolak Masuknya Seluruh WNA ke Indonesia di Tengah Pelarangan Mudik

Nasional
UPDATE 9 Mei: Bertambah 170, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 47.012 Orang

UPDATE 9 Mei: Bertambah 170, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 47.012 Orang

Nasional
UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

Nasional
UPDATE 9 Mei: Bertambah 3.922 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.713.684

UPDATE 9 Mei: Bertambah 3.922 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.713.684

Nasional
Lakpesdam PBNU Nilai Soal-Soal TWK Pegawai KPK Ngawur dan Tidak Profesional

Lakpesdam PBNU Nilai Soal-Soal TWK Pegawai KPK Ngawur dan Tidak Profesional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X