Puan Berharap Masyarakat Dapat Kembali Shalat Tarawih Berjemaah

Kompas.com - 11/03/2021, 14:16 WIB
Ketua DPR Puan Maharani secara simbolis menyerahkan sajadah kepada Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, dalam peluncuran Gerakan Nasional Mengisi Masjid dengan 1 Juta Sajadah Pelindung Covid-19, Kamis (11/3/2021). Dokumentasi tim Puan MaharaniKetua DPR Puan Maharani secara simbolis menyerahkan sajadah kepada Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, dalam peluncuran Gerakan Nasional Mengisi Masjid dengan 1 Juta Sajadah Pelindung Covid-19, Kamis (11/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, ada kerinduan dalam hati masyarakat untuk bisa beribadah seperti biasa di tempat ibadah. Salah satunya, shalat berjemaah di masjid bagi umat Islam.

Untuk itu, Puan berharap Gerakan Satu Juta Sajadah Pelindung Covid-19 mampu memberikan kenyamanan bagi umat saat beribadah kembali di masjid pada bulan suci Ramadhan nanti.

"Kembali melaksanakan shalat tarawih berjemaah yang tahun lalu terpaksa tidak bisa dilakukan karena pandemi Covid-19," kata Puan saat menyampaikan pidato di acara peluncuran Gerakan Nasional Mengisi Masjid dengan 1 Juta Sajadah Pelindung Covid-19, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Wapres: Penanganan Covid-19 Butuh Optimisme dan Ikhtiar

Puan mengapresiasi organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila yang turut gotong royong menyediakan satu juta sajadah pelindung Covid-19 di masjid-masjid.

Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah solusi untuk mengobati kerinduan umat Islam dalam menjalankan ibadah secara aman di masjid.

Namun, politisi PDI-P itu menegaskan bahwa umat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 pada saat nanti dapat beribadah di masjid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebab, sajadah pelindung Covid-19 ini hanyalah sebuah ikhtiar agar kita bisa menjalankan ibadah shalat berjemaah di masjid di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19," jelasnya.

Baca juga: 1,3 Juta Kasus Covid-19 dan Prediksi Lonjakan Kasus Usai Libur Panjang

Selain itu, wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V ini mengapresiasi pembuatan sajadah pelindung Covid-19 yang melibatkan para perajin usaha mikro.

"Jadi kita bisa aman beribadahnya, sekaligus usaha mikro turut terbantu usahanya di tengah kesulitan di masa pandemi," tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap gerakan tersebut dapat menginspirasi semua komponen bangsa untuk terus bergotong royong di masa pandemi.

Baca juga: Satgas: Setelah Libur Panjang, Kasus Covid-19 Akan Mulai Naik

Adapun peluncuran Gerakan Nasional Mengisi Masjid dengan 1 Juta Sajadah Pelindung Covid-19 dilakukan secara virtual, Kamis (11/3/2021).

Menurut Puan, gerakan nasional ini dilaksanakan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat beribadah di masjid pada masa pandemi Covid-19.

Sajadah pelindung Covid-19 ini dibuat dengan bahan khusus polyester anti air. Sajadah ini juga dinilai efektif dan efisien pada kondisi Covid-19 karena mudah dicuci, dibilas, dan dikeringkan atau disemprotkan cairan pembersih virus.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala LAN: Birokrasi Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama untuk Tingkatkan Efektivitas

Kepala LAN: Birokrasi Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama untuk Tingkatkan Efektivitas

Nasional
Koopgabsus Tricakti TNI Sebut 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Koopgabsus Tricakti TNI Sebut 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Nasional
Propam Tunggu Izin MA untuk Periksa Irjen Napoleon atas Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Propam Tunggu Izin MA untuk Periksa Irjen Napoleon atas Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Nasional
Ombudsman Temukan Masalah Pendataan Terkait Vaksinasi Covid-19

Ombudsman Temukan Masalah Pendataan Terkait Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kemenkes Pastikan Jemaah Umrah Akan Dapat 'Booster' Vaksin Covid-19

Kemenkes Pastikan Jemaah Umrah Akan Dapat "Booster" Vaksin Covid-19

Nasional
Ombudsman Minta Koordinasi Terkait Distribusi Vaksin Covid-19 Dibenahi

Ombudsman Minta Koordinasi Terkait Distribusi Vaksin Covid-19 Dibenahi

Nasional
Pratu Ida Bagus Gugur Ditembak Saat Amankan Pendaratan Heli untuk Angkut Jenazah Nakes

Pratu Ida Bagus Gugur Ditembak Saat Amankan Pendaratan Heli untuk Angkut Jenazah Nakes

Nasional
Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Nasional
Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Nasional
Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Nasional
Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

Nasional
Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 8 Saksi

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 8 Saksi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.